Setelah perjalanan studytour ke Yogyakarta beberapa hari lalu, sekolah memutuskan untuk seluruh siswi kelas 10 melakukan test urin. Banyak siswi yang mengantri di toilet untuk bergantian.
"ini gimana caranya woi!" teriak Retha frustasi.
"ya lo tinggal pee." jawab Caca.
"GAK BISAA!" teriak Retha.
Teman-temannya mendengar teriakan Retha hanya bisa menghebus nafas berat karna kelakuan Retha.
Setelah bergelut dengan kesulitan Retha dengan mengambil sample-nya, akhirnya mereka berempat memutuskan untuk kembali kekelas. Diperjalanan menuju kelas, mereka harus melawati koridor demi koridor, suasananya tak terlalu ramai karna sebenarnya bel sudah berbunti sejak tadi.
"lo manusia ter-ribet si Reth." tutur Grezy.
"ya sorry deh, gue bingung kalo disuruh malah ga kebelet." balas Retha.
"eh kalo beneran dari anak Garuda gimana ya?" tanya Caca penasaran.
"ya di drop out." jawab Grezy.
"tapi kayanya kalo langsung di DO keliatan banget gak si?" ucap Retha "maksudnya ya langsung ketauan kalo dia itu.." sambung Retha ragu yang dibalas anggukan paham oleh ketiga temannya.
Mereka sudah sampai dikelasnya, namun mereka melihat sosok guru yang sedang mengajar didepan kelasnya, guru itu adalah pak Indra guru kesenian.
"anjirt, cabut aja yuk." ajak Grezy
"ayo, gue cape denger cerita pak Indra dan keluarganya yang alur-nya udah gue apal." jawab Retha.
"gue ikut, lo gimana Lau?" tanya Caca.
"ikut juga deh, cape belajar." jawaban Laura ini membuat mata ketiga temannya langsung menoleh kaget kearahnya karna terkejut.
"kesurupan Retha ya lo jadi cape belajar." ledek Grezy.
"kampret lo." balas Retha tak terima.
"udah ayo cabut rooftop." ajak Caca yang langaung disetujui oleh ketiganya, kemudian mereka langsung memutar balik kearah rooftop.
Diperjalanan menuju rooftop, mereka berpisah dipertigaan antara koridor kelas 12, kantin dan koridor kelas 10 menuju rooftop.
"gue sama Caca beli makanna dulu, kalian nitip apa?" tanya Retha.
"gue apa aja, yang penting minumam dingin." jawab Grezy, "sama gue juga apa aja." sambung Laura yang dibalas anggukan kecil oleh Retha dan Caca.
Mereka berpisah diantara pertigaan itu, Caca dan Retha kearah kantin sedangkan Laura dan Grezy langsung kearah rooftop.
Baru Laura dan Grezy melangkah kan kakinya di tangga menuju rooftop, tangan Grezy ditahan oleh seseorang yang ternyata adalah kakaknya.
"anjir lo ngangetin aja!" protes Grezy, "gue kira guru." sambungnya.
"bantuin gue dulu bentar." bisik Rayhan kepada adik perempuannya itu.
"Lau, lo duluan aja." ucap Grezy yang dibalas anggukan oleh Laura.
Sekarang, Laura melangkahkan kaki di tangga menuju rooftop, namun pendengarannya menangkap suara isak tangis yang Laura yakini ber-sumber dari rooftop.
Laura yang penasaran dengan suara isak tangis itu, langsung mempercepat langkahnya menuju rooftop. Benar saja, di rooftop ada perempyan dengan seragam yang sama sedang menangis dan terlihat akan melompatkam dirinya dari atas. Laura terkejut saat tau siapa perempuan itu ternyata , Abel.
KAMU SEDANG MEMBACA
Between Us [end]✔️
Любовные романыLaura, perempuan yang berhasil membuat Naufal menjauh dari dunia malamnya yang kelam. Namun kisah mereka tak semulus kelihatannya. Ada masalah keluarga mereka yang membuat hubungan mereka menjadi renggang. Apa Naufal dan Laura bisa tetap bersama ata...
![Between Us [end]✔️](https://img.wattpad.com/cover/274678815-64-k424473.jpg)