Hanbin menatap Rose dalam lalu menghela nafasnya.
"Seminggu sejak saat tante Sulli berkata akan membawa amma, kita sama sekali tidak berbincang. Ia juga jadi sangat diam"
"Kenapa?" Tanya rose.
"Awalnya aku berfikir kalau dia diam karena tak mau aku bertemu dengan Amma, Omongan nya kemarin hanya alasan nya supaya mendapat pandangan baik dariku, dan sekarang dia diam karena tidak bisa beralasan apa² lagi Padaku"
"Tunggu, Awalnya? Berati kau berubah fikiran saat itu oppa?"
Hanbin mengangguk.
"Jadi saat itu aku melihat.. "
Flashback
.
Aku mengerjakan tugas yg diberikan guruku.
Karena nilai ku menurun akhir² ini, tugas ku jadi lebih banyak.
Tante sulli masuk ke kamar dan tersenyum melihat ku.
"Ada apa?" Tanya ku tak perduli.
"Tante mau minta maaf"
"Kenapa?" Tanya ku ketus.
Saat itu aku berfikir dia ingin meminta maaf karena dia lah yang sudah menghalangi amma bertemu dengan ku. Tapi ternyata bukan itu yang ia ucapkan.
"Maaf Tante belum bisa membawa Amma mu untuk bertemu dengan ku"
"Apa maksud mu?" Tanya ku heran.
"Beberapa hari yang lalu, Tante sempat bertemu dengan Amma mu.. Tapi ntah mengapa Amma mu seperti marah dengan Tante.."
"Apa kau sedang mengadukan amma ku?! Cihh.. Berhenti lah mengarang cerita tante sulli"
"Bukan itu maksudku hanbin, tapi.. Sudahlah Tante sulli juga tidak bisa menjelaskan nya padamu"
Aku diam menatapnya.
"Bagaimana kalau sore nanti tante ajak kamu bertemu dengan amma mu?" Serunya tersenyum.
Aku mengerutkan kening ku.
Kenapa dia mau mengajakku, bukan kah ini rencana nya? Atau aku salah paham padanya?
"Kenapa?"
"Yaa karena Aku tidak bisa membawa amma mu padamu.., tapi aku bisa membawa mu kepada amma mu" Jelasnya.
"Tapi.. "
"Tapi kenapa hanbin?"
"Tapi Appa melarang ku bertemu dengan Amma.. Jika appa tau, appa akan menukar ku dengan Jisoo. Aku tak mau seperti itu"
"Tenang, aku bersama mu"
Dia menatap ku dan tersenyum.
"Jika appa mu tau, aku akan jelaskan semua padanya.. Kamu ga perlu khawatir oke.. Asalkan Hanbin ikut pulang lagi dengan tante Sulli, pasti tidak akan terjadi apa²" Lanjutnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
We Are Family
Teen Fiction"Kita Sahabat Ok" janji Lisa & Rose 2 orang sabahat yg saling menyanyangi bak kakak beradik... canda tawa menghiasi persahabatan mereka.. Namun bagaimana Nasib Persahabatan Mereka saat mengetahui fakta sebenarnya tentang orang tua mereka?!:v "Jadi...
