Tiga puluh sembilan

245 14 2
                                        


" Yang soal........". Rian menggantungkan ucapannya.

" Soal apa jom?".

" Kepo". Setelah mengatakan itu Rian ngibrit lari dari hadapan Apri takut kalau kalau Apri akan mengamuknya.

" JOMBANG TAII". maki Apri pada Rian yang sudah tak terlihat.

" Hadoohh jangan jangan Jombang mau nagih utang lima rebu gue waktu beli cendol dulu". No ada Apri pada dirinya sendiri.






Di asrama nampak Kevin dkk minus Rian sedang memikirkan cara bagaimana bisa membantu Apri lepas dari teror tersebut.

Fajar sedang berfikir keras sambil bertopang dagu. Ginting sedang mencari cara di internet gublu memang. Sedangkan Kevin dengan watados nya dia malah asik asik ngupil. Durjana memang human satu ini.

" Pin bantuin mikir dong malah ngupil ni Dugong".

" Eh, upil semut diem ya lu, ini gua lagi bantu mikir". Terang Kevin pada fajar.

" Upil semut, upil semut kagak keliatan dong gue".protes fajar.

" Emang lu tu Dimata gue nggak keliatan dan nggak ada artinya".

" Mangsedih". Ejek gunting pada fajar.

" Tega kamu mas, aku salah apa sama kamu??".

" Hadohhhh drama lagi nih pasti". Ginting memutar bola matanya malas.

" Kamu masih nggak tau kesalahan kamu Andin?". Drama Kevin.

" Mas Al tolong kasih tau aku, kamu selingkuh kan sama tutup botol kecap ini". Tunjuk fajar pada Ginting. Serta tangannya mengguncang guncang bahu Kevin kelewat kencang sehingga membuat Kevin pusing.

" Pusing aing" kata Kevin setelah fajar berhenti mengguncangkan bahunya.

" CK, ah drama lu pada. Gimana udah Nemu caranya".

"AKU TAU!!".

" Kolor fajar Doraemon".

" ALLOHUAKBAR".

Begitulah kiranya latah fajar dan gunting saat kevin teriak tiba tiba.

" Ngagetin lu pocong". Seru Ginting pada Kevin." Trus apa yang lu tau, gimana caranya pin cepetan."

" Aku ta.."

" Tau apa". Potong fajar.

" Sebe....".

" Cepet ngomong". Sela Ginting.

" Aku tah..."

" Heh lu tinggal ngomong aja apa susahnya sih pin". Fajar menyela lagi.

" Aku...".

" Cepet bangsul emosi gue lama-lama, jangan bikin gue mukul lu ya". Ginting menarik kerah baju kevin.

" Vin..."

" DARI TADI GUE MAU NGOMONG BANGSUL TAPI LU BERDUA POTONG TERUS GIMANA GUE MAU NGOMONG". Kata Kevin ngegas sambil berdiri.

" He he ya maap pin". Kata fajar dan Ginting sambil cengengesan.

Kevin kembali duduk di tepian kasur nya. Meredakan emosinya.

" Sekarang gimana pin, ayo ngomong". Pinta Ginting pada Kevin.

Kevin tersenyum miring ke arah dua temannya itu.

" Sebenernya...."

" Sebenernya apa pin". Greget fajar.

Kevin berdiri dengan senyum miringnya

" Sebenernya AKU TAU ENGKAU SEBENARNYA TAU TAPI KAU MEMILIH SEOLAH ENGKAU TAK TAK KAU SEMBUNYIKAN RASA CINTAKU DI BALIK TOPENG PERSAHABATANMU YANG PALSU HUWOOOO HOWOOOO WOOOO". Nyanyi Kevin sambi menggoyang kan badannya Absurd.

"-_-"

Kevin berhenti menyanyi ketika melihat wajah kedua temannya itu seperti akan membunuhnya. Tak ingin menjadi korban pembunuhan kevin segera mengambil ancang-ancang lari.

" LARIIIII". Namun baru lari tiga Langkah....

BRAKKKK

GEDEBUK

" HAHAHAHAHAHAHAH". Tawa fajar dan Ginting melihat Kevin jatuh karna menabrak lemari.

" Hadohh bokong seksi gueee , huwaa mamaaaa".

" Karma lu sukurin Hahah".





why??Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang