22

6.4K 641 93
                                        

Hai...

apakah masih ada yang menunggu JIDIS???

yukkk ahh langsung aja baca, jangan lupa Vote dan Komennya ya.. readers yang baikkk :)

"masih mau disini?" pertanyaan Lucas membuat Gadis kini menoleh pada pria itu dengan tatapan sedihnya, sudah sejam lamanya ia berdiam diri didalam mobil Lucas setelah insiden diparkiran tadi, entah kenapa Gadis merasa dirinya begitu keterlaluan me...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"masih mau disini?" pertanyaan Lucas membuat Gadis kini menoleh pada pria itu dengan tatapan sedihnya, sudah sejam lamanya ia berdiam diri didalam mobil Lucas setelah insiden diparkiran tadi, entah kenapa Gadis merasa dirinya begitu keterlaluan mempelakukan Jihoon tadi, salahkan hormonnya yang hari ini begitu jengkel setiap melihat Jihoon, ditambah pria itu tadi bersama wanita lain.

"jadi dia yang bantu kamu dis? Aku udah nanya ini ke tiga kali kamu ga jaw-"

"ya kas.. dia" sela Gadis dan kini melirik ponselnya, membuka ruang chatnya bersama Jihoon dan tidak menemukan satupun panggilan atau pesan dari pria yang kini memenuhi pikirannya.

"kenapa harus dia? Dia Cuma karyawan biasa dikantor, junior kamu lagi, serius aku agak terluka sama keputusan kamu yang minta bantuan sama dia dis..., i'm lawyer and he's just a-"

"stop" sela Gadis yang menatap Lucas sengit.

"kenapa jadi bawa bawa profesi sih kas, mau dia junior aku atau tukang sapu jalanan sekalipun yang aku mintain tolong, ini ga ada urusannya lagi sama kamu, maaf... kalo aku kasar"

Gadis mengalihkan pandangnya kearah luar jendela mobil, dilihatnya rintik hujan yang berjatuhan kini membasahi luar jendela maupun jalanan.

"kamu mau turun dimana?" tanya Lucas dengan dinginnya.

"didepan aja" lirih Gadis dan baru menyadari jika ia meminta berhenti didepan Apartemen yang mereka lewati, masalahnya ini apartemen yang Jihoon dulu tinggali, entah pria itu masih tinggal disini atau tidak.

"kamu sekarang tinggal diapartemen?" tanya Lucas saat sudah menghentikan mobilnya dan melihat dengan jelas gedung apartemen yang menjulang tinggi.

"bukan aku yang tinggal disini, makasih ya kas, kayanya besok kita harus ketemu lagi untuk omongin semua yang tadi mau kamu omongin soal warisan papah"

Setelah mengatakannya, Gadis bersiap membuka pintu mobil namun ragu melihat rintik hujan yang semakin banyak.

"aku anterin sampe basementnya aja gimana diss, ujan lho ini"

"ga usah, sebentaran doang kok kena ujannya. Aku pergi ya kas, sekali lagi makasih" Gadis menoleh dengan senyum terpaksanya secara singkat lalu membuka pintu mobil.

"hati hati kas" ucapnya lalu menutup pintu mobil, menaruh tangannya diatas kepala guna menghalau air hujan, Gadis berlari kecil memasuki gedung apartemen.

Dimobilnya, Lucas menatap sendu pada punggung Gadis yang semakin menjauh, rasa denyut sakit pada hatinya akibat ucapan Gadis tadi ia lampiaskan dengan mencengkram kemudi mobil lalu tak lama kembali menjalankan mobilnya lagi.

Having a Baby - Park Jihoon (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang