Untuk tau update² soal ckb kalian bisa langsung join gcnya ya, linknya ada di bio profil aku😊.
VOTE SEBELUM MEMBACA!!
hy gaes sebelumnya aku minta tolong ke kalian yg belum follow hhe follow ya, sama minta tolong bantu share/promotin cerita ini ketemen temen kalian, bantu ramein ya gays. tq kalian masih mau nunggu cerita aku up, maaf banget aku upnya lama2 hhe. pokoknya i love yu gaes ♥️
*****
Pulang dari rumah sakit Fano dan Nisa langsung menuju kerumah Nisa. Seperti hendak ujian sekolah lagi Nisa dan Fano kini sangat takut dan tegang. Dihadapan mereka kini sudah ada Jihan dan Rahmat papa Nisa.
"Kalian mau ngomong apa?"tanya Rahmat
"Nisa?kamu abis nangis ya? Kamu juga kaya takut gitu kenapa?"tanya jihan
Nisa semakin takut meremas bajunya kuat. Fano memberikan amplop yang berisi surat kehamilan Nisa ke Jihan. Jihan dan Rahmat yang heranpun segera membuka amplop tersebut dan membacanya.
"APA?!Gamungkin kan ini cuman becanda pasti"ucap Jihan
"Engga ma kita ga becanda"jawab Nisa
"Keterlaluan"Jihan berdiri mendekati nisa dan
Plakkk
Satu tamparan keras mendarat dipipi mulus Nisa
"Nisa! Mama gapernah ngajarin kamu nakal ya, mama sering bilang ke kamu jaga diri baik-baik jangan sampe sesuatu yg tidak diinginkan terjadi sama kamu tapi apa sekarang? Kamu juga Fano, saya juga pernah bilang ke kamu titip Nisa jaga dia baik-baik tapi kenapa kamu malah merusaknya? Laki-laki bejat kamu ya!"Jihan kini sangat emosi
"Ma, maafin Nisa dengerin penjelasan kita dulu ma ini bukan salah Fano"ucap Nisa mencoba menenangkan jihan
"Bukan salah dia? Dia sudah merusak kamu tapi bukan salah dia?"tanya Rahmat dengan nada tinggi
"Bukan dia yang ngelakuin"jawab Nisa lantang sambil menangis
"Mak , maksudnya?"Jihan dan Rahmat pun bingung apa maksud Nisa
Fano dan Nisa menceritakan semua yang sebenernya dengan jelas pelan-pelan.
"Itu bukan urusan Nisa atau keluarga saya terus kenapa Nisa yang jadi korbannya? Saya gamau tau saya mau bertemu sama orang tua kamu sekarang"ucap Rahmat beranjak dari duduknya dan mengajak jihan menaiki motornya dan pergi kerumah Fano
Fano dan Nisa pun langsung mengikuti mereka dari belakang. Sampai dirumah Fano Rahmat dan Jihan sudah berteriak-teriak memanggil Adi
"Pak Adi saya minta pertanggungjawaban anda"panggil Rahmat dengan volume tinggi
"Ada apa ini? Kenapa anda teriak-teriak anda tidak punya sopan santun?"tanya Adi turun dari tangga bersama Sarah
"Saya tidak peduli saya minta pertanggungjawaban anda"jawab Rahmat
"Pertanggungjawaban apa ya? Mari duduk dulu"Sarah mempersilahkan Rahmat dan Jihan untuk duduk
"Gara-gara ulah anda anak saya jadi korban dan sekarang dia sedang hamil! Saya dan keluarga saya tidak ada masalah atau hubungannya sama masalah pribadi anda tapi kenapa anak saya yang kena? Saya pikir anda orang terhormat yang punya hati baik dan segalanya tapi ternyata gini"ucap Rahmat dengan emosi
"Bentar, hamil? Nisa?"bingung Sarah
"YA!"Jihan melemparkan amplop kehamilam Nisa tadi kemeja
"Lihat, karna ulah anda anak saya yang tidak tau apa-apa tidak salah apa-apa kena imbasnya"tambah Jihan
"Saya gabisa bayangkan gimana nasib anak saya nanti, dia masih muda bahkan dia baru lulus sekolah perjalan hidup dia masih panjang tapi karna ulah anda masa depan anak saya hancur seketika"ucap Rahmat
KAMU SEDANG MEMBACA
Cold Ketua Basket (END)
Ficção AdolescenteFOLLOW DULU BARU BACA NDE?? ENJOY;-) Mungkin cerita tentang seorang cowok dingin sudah biasa tapi cerita ini tidak biasa dan berbeda dengan cerita lain. Kisah seorang ketua tim basket yang sangat dikagumi para manusia di SMA Citra Bangsa ini REFANO...
