Hoy hoy ketemu lagi sama gue di cerita gaje penuh kebosenan ini, hah gue sadar cerita gue ini alurnya membosankan;(
Tapi ya mau gimana lagi, gue cuman bisa nyemangatin diri sendiri "it's okey, nggak papa ini masih proses belajar"
Lagian gue juga nggak mungkin berhenti di tengah jalan kayak gini, makanya gue lanjutin aja.
Happy Reading Guys ;)
"Chat aja nggak dibales, apalagi perasaan. Hahay"
•
•
•
Kejadian dimana menghebohkan sekolah bahkan menjadi trending topic. Ananta yang menangis akibat persoalan bakso dan yang lebih hot nya tentang Ananta dan Ezriel yang merupakan sepasang kekasih.
Dan hari itu dimana sekaligus merupakan hari potek nya para gadis dan pria yang memang sudah lama menyukai dan mengejar mereka berdua.
Pria yang tadinya terang-terangan mendekati dan menembak Ananta tiba-tiba mundur alon-alon menjauhi karena saingan dan pawangnya tidak bisa mereka lawan.
Namun tidak urung juga banyak yang mendukung dan menyukai sepasang kekasih itu.
Bahkan lebih menghebohkan perlakuan Ezriel adalah pria yang biasanya menampilkan wajah datar, dingin dan juga kejam bisa takluk kepada Ananta dan juga bisa melakukan hal romantis kepada Ananta.
Hari ini saja mereka di hebohkan sepasang kekasih itu masih menjadi perbincangan karena datang sekolah bersama. Wajarlah orang pacaran kalau yang misalkan itu bareng pacar orang baru itu tidak tahu malu namanya.
Bukan itu lebih mengejutkan lagi, pria itu membantu melepaskan helm, menata rambut yang sedikit acak-acakan sembari tersenyum manis dan mengecup puncak kepala Ananta dengan romantis.
Perlakuan itu membuat orang-orang iri melihat keuwuan mereka.
Anggota dari The Wolves saja menatap perlakuan Ezriel tidak percaya apalagi Ale yang sempat bilang bahwa Ezriel itu halu dan kalau halu jangan sampai ketinggian.
°°°
Ananta kini sudah berada di kelas setelah diantar sampai depan kelas oleh Ezriel.
Gadis itu duduk disebelah Keyra yang juga sedang memainkan ponsel.
Ananta sedikit mengintip apa yang sedang dilakukan oleh Keyra sontak menahan tawanya.
Gadis itu bangkit dan berdiri di kursinya.
"Woi" Teriakan Ananta mengundang tanda tanya, dan menoleh kepada Ananta. Keyra sendiri juga mendongak menatap Ananta.
"Dia online tapi nggak bales chat lo, ingat kata mbak-mbak kasir"
"Ada yang lain" Serempak semua murid menjawab dan tidak lama mereka tertawa.
Ananta menunduk."Oke hatur thankyou"
Setelah mengucapkan itu dan diacungi jempol teman kelas, Ananta kembali duduk menghadap Keyra.
"Lo ngerti kan?"
Keyra mengernyit tanda dia tidak paham. Ananta menghela nafas sebentar.
"Lo barusan chat Arga, tapi Arga nggak bales chat lo walau tu cowok online kan"
"Lo kenapa tahu?"
"Nggak penting, mau lo sampe ngetik berjuta-juta bahkan sampe spam sekalipun tu cowok nggak bakalan bales yang ada bakalan blokir lo"
KAMU SEDANG MEMBACA
Figuran Novel (END)
Fantasy(16+) WARNING!! [Banyak mengandung kata-kata kasar, harap bijak dalam memilih bacaan] Laluna Sky Deandra, gadis yatim piatu pencinta buku novel itu suatu hari menemukan sebuah buku kuno ketika pulang bekerja. Kemudian, membawa buku itu pulang dan t...
