5. Gagal Malam Pertama

1.1K 94 9
                                        

Hayy semuanya....

Aku kembali lagi dengan cerita JenoKarina yang paling fenomenal!!!

Semoga kalian bisa selalu men-support cerita ini dengan vote dan komen kalian!!!!

Mumpung cerita ini gratis yah!!!

Happy Reading

Karina kembali menghela napas kasar. Pantas saja suaminya itu langsung meninggalkannya. Ternyata mereka tak satu kamar. Kamar Karina terletak di bawah sedangkan Jeno di atas. Karina sih tidak merasa sangat kesal. Dengan begitu hidupnya bisa bebas. Dia bisa tidur semaunya dan bergerak semaunya.

Karena kalau sampai ia tidur bareng Jeno, pastinya Jeno akan melihat wajahnya tanpa menggunakan kaca mata. Sebenarnya Karina itu tak memiliki mata minus, hanya saja ia sengaja memakai kaca mata itu agar tak terlalu menarik perhatian para kaum adam terhadap wajah cantik yang ia miliki. Meskipun wajahnya tetap saja cantik walaupun dengan kaca mata.

Ia melihat isi kamarnya yang cukup besar. Walaupun masih besaran kamarnya yang ada di rumah. Tapi, ia sudah cukup bersyukur untuk tinggal di sini. Seenggaknya ia akan jauh dari ibu tiri dan saudaranya yang jahat itu. Karina dapat membayangkan jika dia di rumah setiap harinya. Pasti akan selalu ada perang dunia dua di sana.

Karina sungguh kesal dengan sikap dua orang itu. Padahal mereka lah penyebab keluarganya jadi hancur. Karena kedatangan Freya bersama anaknya, Lia, itu yang menyebab Mamanya terkena serangan jantung hingga meninggal.

Karina melepas kaca matanya dan mengusap air matanya yang mengalir. Ia sungguh merindukan sosok Mamanya itu. Senyumnya dan pelukannya yang hangat. Ia mengambil sebuah pigura di dalam tasnya. Itu adalah foto dirinya bersama dengan Mamanya, Helena. Dia memang sangat mirip dengan Mamanya itu.

"Aku kangen banget sama Mama. Semoga aja Mama bisa bahagia di sana. Doakan aku di sini yah Ma. Semoga aja aku bisa memiliki kehidupan yang bahagia," lirih Karina memeluk foto itu.

Kruyukk~

Karina memegangi perutnya yang berbunyi. Ia baru ingat kalau tadi tidak sempat makan banyak karena rasa canggungnya.

"Kenapa harus sekarang sih kamu bunyinya? Udahlah, daripada aku enggak bisa tidur gara-gara kelaparan," gumam Karina seraya membuka pintu kamarnya dan menuju dapur.

Untung saja ia sudah berkeliling di sekitar apartemen ini. Karena apartemen ini sangat luas. Jadinya ia harus berkeliling sebentar untuk melihat beberapa ruangan. Saat membuka beberapa pintu, ternyata ada satu pintu yang tak bisa ia buka. Pintu bercat biru tua yang terletak di ujung lorong dekat perpustakaan.

Saat sampai di dapur, ia membuka kulkas dan melihat bahan masakan yang sangat lengkap.

"Sepertinya ini disiapkan oleh Mama Emily deh. Mana mungkin tuh cowok punya waktu untuk beli ini semua," gumam Karina

Ia beralih membuka lemari atas dapur dan menemukan berbagai macam makanan instan seperti mie, spaghetti, makaroni dan lainnya.

Karina memutuskan untuk membuat mac n cheese. Ia segera mengambil bahan-bahan untuk membuat makanan itu. Jangan ditanya kenapa dia mampu membuat itu semua. Meskipun dia tinggal di desa, tetap saja ia mempelajari banyak macam masakan dari neneknya itu. Karena neneknya itu mantan koki dari kapal pesiar. Jadi sangat tahu berbagai macam masakan barat.

Akhirnya tiga puluh menit yang dibutuhkannya dalam membuat makanan itu. Saat bersedia untuk memakan masakannya itu, sebuah suara mengintrupsinya.

 Saat bersedia untuk memakan masakannya itu, sebuah suara mengintrupsinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
YOUNG MARRIED Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang