Menikah dengan Ketua geng motor yang sangar, kejam , badboy dan juga tengil nya itu membuat siapapun kesal di buat nya
Nikah muda ataupun perjodohan tidak terlintas di pikiran mereka berdua ,dari orangtuanya pun sama ingin sekali menjodohkan mereka...
Gue cinta sama Bella, gue sayang sama Bella. Gue gak akan lepas Bella hanya satu yang bisa gue lepasin dari Bella yaitu takdir tuhan
Lanjut 🗡️
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Happy reading
Menguncir rambut coklat nya dan memakai celemek untuk memasak agar bumbu tidak terkena baju. Memotong, mencuci dan juga memasak sudah keseharian Bella saat ingin sarapan dan juga makan malam.
Bella menoleh ke arah tangga saat melihat Malvenzo yang habis bangun tidur, masih bertelanjang dada dan juga belum cuci muka.
"Bell, lo masak apa?"Tanya Malvenzo duduk di kursi makan.
"Masak sayur sama ayam balado", Jawab Bella yang fokus memotong sayuran.
Malvenzo menyenderkan kepalanya di atas meja makan itu."Hah?, Ayam balapan?".
Bella menghela nafasnya pelan."Ayam balado, lo kalau masih ngantuk tidur aja Venzo. Nanti gue bangunin"Jelas Bella yang kesal masak nya di ganggu oleh Malvenzo.
"Bell, pindah rumah bell",Ajak Malvenzo membuat Bella berhenti dari mengaduk sambal goreng nya.
Bella menoleh."Hah?, Pindah rumah?"Tanya Bella.
Malvenzo mendekatkan dirinya ke Bella membuat Bella was was."Ngapain lo?"Tanya Bella menyelidik.
Memeluk tubuh mungil Bella dari belakang."Pindah rumah, kita pindah ke Jerman gimana?"Tanya nya.
Bella melanjutkan memasaknya."Venzo, duduk gih", suruh Bella.
Malvenzo menggeleng di ceruk leher Bella."Gak mau ah".
Bella bergidik geli karena Malvenzo mendusel dusel hidung mancung nya di leher Bella."Venzo, jangan rusuh sehari aja. Bisa gak?"Tanya Bella dengan wajah garang.
"Udah mandi bell?"
Bella menggeleng "Belum,"Jawab Bella membuat Malvenzo melepaskan pelukannya itu.
"Belum? Gak mungkin"Sahut Malvenzo tak percaya.
Bella mengacuhkan bahunya."Terserah lo",
Cup
Bella membulatkan matanya kala bibir tebal Malvenzo mendarat mulus di pipi kanan Bella.
"Venzo mesum!!" Teriak Bella saat Malvenzo lari ke ruang tamu dengan tertawa terbahak-bahak.
Malvenzo
"Venzo, ganti napa tontonan nya!",Suruh Bella dengan wajah cemberut nya.