Accident

827 152 20
                                        

Vote Dulu ya😉
.
.
.
.
.
.
.
.
.
















Dengan perlahan Sakura mengerjapkan matanya, cahaya lampu didalam ruangan serba putih ini cukup menyilaukan matanya. Kapala nya masih sedikit berdenyut namun seketika ingatan tentang kejadian yang menimpa Ino kembali membuat Sakura menangis sambil memeluk lututnya.

"menangis lah...keluarkan semua kepedihan hatimu Sakura" Sasuke yang baru saja keluar dari kamar mandi segera memeluk sang gadis saat melihat Sakura yang tengah menangis sesegukan

"Ino...Ino...aku kehilangan sahabatku hiks...Sasuke....Ino...hiks...hiks..."

"dia sudah tenang bersama Sai"

"hiks...saat aku mendandaninya tadi dia berkata jika dia akn jalan-jalan bersama Sai, aku kira itu hanya ucapan melantur dari Ino, tapi ternyata dia benar-benar memilih pergi agan bisa bersam Sai...hiks"

"tadi?? Itu kemarin Sakura" ucap Sasuke yang membuat Sakura terkejut

"aku pingsan selama itu? apa yang terjadi, bagaimana Ino?"

"dokter berkata kau mengalami shock dan soal Ino dia sudah dimakamkan kemarin sore di samping makam Sai"

"hiks...hiks..aku sahabat yang buruk, aku bahkan tidak ada di hari pemakaman nya hiks"

"dia pasti mengerti kondisimu hem... dan setelah kau sehat kita akan mengunjungi mereka berdua" Sasuke melepaskan pelukannya dan menghapus air mata Sakura

"sekarang beristirahatlah, Naruto dan yang lainnya akan segera sampai" Sasuke kembali membantu Sakura berbaring

.

.

.

.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

.

"kita tidak bisa menunda ini lagi"

"aku setuju dengan Sasuke, lebih baik kita cepat selesaikan semua ini"

"lagi pul kita sudah mendapat sedikit petunjuk dari peramal itu, semoga saja ini bisa membantu" sambung Shikamaru sambil menatap secarik kertas yang saat ini tengah Sasuke baca

"jujur saja aku tidak terlalu pahamdengan isi yang ada di kertas itu"

"hem ini petunjuk arah dobe, gunakan lah sedikit otak mu itu" ucap Sasuke malas

"iya aku tau tapi tulisannya benar-benar random, aku rasa tidak akan semudah itu menemukan tempat nya"

"apa boleh buat...kau dengar sendiri kan dari anak peramal itu jika hanya inilah pesan terakhir ini yang dia temukan masih dalam genggaman tangan peramal itu saat ditemukan meninggal"

"aku rasa sebelum meninggal dia sempat menuliskan petunjuk untuk kita dari apa yang ada dalam penglihatannya" sambung Sasuke sambil menatap fokus pada kertas yang berisi petunjuk arah itu

"baiklah kita bertiga akan perti besok lusa dan sayang sebaiknya kau disini bersama Sakura" ucap Shikamaru sambil menatap kekasihnya Temari

"sebenarnya aku ingin ikut bersama kalian tapi baiklah aku dan Sakura akan menunggu kalian kembali disini" Temari hanya mampu menyetujui apa yang diperintahkan kekasihnya

"kami akan lebih tenang jika kalian berdua disini, setidaknya saat disana kami akan tau jika kalian berdua baik-baik saja"

"bagaimana kalian begitu yakin jika kami akan baik-baik saja?" ucap Sakura yang tiba-tiba keluar dari kamar rawatnya. Ternyata sejak tadi Sakura hanya berpura-pura tidur dan ia sudah mendengar segala rencana yang telah sahabat-sahabatnya buat

The MovieCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang