•BAB-23

1.4K 75 5
                                        

𝓱𝓲𝓲 𝓬𝓪𝓵𝓵 𝓶𝓮 𝓴𝓪𝓲 ~~

𝚂𝙴𝙱𝙰𝙶𝙸𝙰𝙽 𝙲𝙴𝚁𝙸𝚃𝙰 𝙰𝙺𝙰𝙽 𝙳𝙸 𝙿𝚁𝙸𝚅𝙰𝚃𝙴 𝙹𝙰𝙳𝙸 𝙵𝙾𝙻𝙻𝙾𝚆 𝙳𝚄𝙻𝚄 𝙱𝙰𝚁𝚄 𝙱𝙸𝚂𝙰 𝙱𝙰𝙲𝙰

-ICE CREAM-
_

_____________

𝐂𝐮𝐦𝐚 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐫𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐲𝐠 𝐚𝐝𝐚 𝐝𝐢𝐡𝐚𝐥𝐮𝐚𝐧𝐤𝐮, 𝐦𝐚𝐚𝐟 𝐚𝐩𝐚𝐛𝐢𝐥𝐚 𝐚𝐝𝐚 𝐤𝐚𝐭𝐚² 𝐲𝐠 𝐭𝐲𝐩𝐨 𝐤𝐚𝐫𝐧𝐚 𝐚𝐤𝐮 𝐣𝐮𝐠𝐚 𝐛𝐚𝐫𝐮 𝐩𝐞𝐫𝐭𝐚𝐦𝐚 𝐤𝐚𝐥𝐢 𝐦𝐞𝐧𝐮𝐥𝐢𝐬 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐲𝐠 𝐚𝐝𝐚 𝐝𝐢𝐡𝐚𝐥𝐮𝐚𝐧𝐤𝐮,𝐝𝐚𝐧 𝐦𝐚𝐚𝐟 𝐚𝐩𝐚 𝐛𝐢𝐥𝐚 𝐚𝐝𝐚 𝐤𝐞𝐬𝐚𝐦𝐚𝐚𝐧 𝐧𝐚𝐦𝐚, 𝐭𝐨𝐤𝐨𝐡, 𝐩𝐞𝐫𝐢𝐬𝐭𝐢𝐰𝐚, 𝐭𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭,𝐢𝐭𝐮 𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚 𝐤𝐚𝐫𝐧𝐚 𝐤𝐞𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐬𝐞𝐧𝐠𝐚𝐣𝐚𝐚𝐧.

Jangan lupa vote and coment ☆💬 kawan-kawan🤸

Makasih😘

HAPPY READING

"Hah suka sama harum gue ?"

"Iya, sama orangnya juga"

Vania langsung terdiam, apa sih Reyhan tidak jelas, semakin lama semakin sering menggodanya. Tapi Vania tidak akan masuk kedalam perangkap lubang buaya milik Reyhan, tidak akan pernah. Semoga.

"Rey !"

"Hm"

"Nanti jadi mampir dulu kan ?"

"Emang boleh gue mampir kerumah lo dulu ?"

Mendengar itu Vania memutar bola mata malas. "Bukan itu ih !"

"Nanti, mampir dulu ya kekedai ice cream ?!". lanjutnya.

"Oh"

"Lo mah oh-oh aja"

"Terus ? ah ah gitu biar lo suka"

Vania mencubit lengan Reyhan kesal. "Tinggal bilang iya susah amat sih lo"

"Awss ! i-iya iya, gausah pake segala nyubit gue juga kali sakit"

"Rey !"

Tak ada jawaban sama sekali dari Reyhan. "Rey lo bener- bener mau ngajak gue ribut hah ! dipanggil tuh jawab bukan cuma diem aja"

"Iya apaan Nia ?"

"Lo jangan ndusel-ndusel gitu bisa ga sih ? penggel nih punggung gue"

"Ga ! udah ah diem aja lo berisik". ketus Reyhan, sepertinya ia memiliki hobi baru yaitu mendusel-ndusel kan wajahnya dan menghirup wangi khas tubuh Vania.

Vania segera memarkirkan motor besar milik Reyhan lalu menggertak laki-laki dibelakangnya yang belum juga kunjung turun. Reyhan berdecak kesal kegiatannya diganggu, dengan berat hati akhirnya turun juga.

"Lagi modus juga, ga peka amat jadi cewe"

Wajah perempuan disampingnya terlihat sangat berseri melihat kedai ice cream didepan mereka, Vania berlari kecil meninggalkan Reyhan tanpa peduli apapun, yang ia mau sekarang hanya membeli ice cream, sudah lama sekali rasanya, sekitar dua hari yang lalu.

Wajah perempuan disampingnya terlihat sangat berseri melihat kedai ice cream didepan mereka, Vania berlari kecil meninggalkan Reyhan tanpa peduli apapun, yang ia mau sekarang hanya membeli ice cream, sudah lama sekali rasanya, sekitar dua hari yan...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
REYHAN || PERJODOHAN (ON GOING)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang