•BAB-42

1.1K 46 9
                                        

𝓱𝓲𝓲 𝓬𝓪𝓵𝓵 𝓶𝓮 𝓴𝓪𝓲 ~~

📍🚫DILARANG SALAH LAPAK ATAUPUN MENYEBUTKAN NAMA TOKOH LAIN YANG TDAK ADA SANGKUT PAUTNYA DENGAN LAPAK REYHAN🚫📌

𝚂𝙴𝙱𝙰𝙶𝙸𝙰𝙽 𝙲𝙴𝚁𝙸𝚃𝙰 𝙰𝙺𝙰𝙽 𝙳𝙸 𝙿𝚁𝙸𝚅𝙰𝚃𝙴 𝙹𝙰𝙳𝙸 𝙵𝙾𝙻𝙻𝙾𝚆 𝙳𝚄𝙻𝚄 𝙱𝙰𝚁𝚄 𝙱𝙸𝚂𝙰 𝙱𝙰𝙲𝙰

-PERLAWANAN-
_______________

Ok berubung sekarang votenya dah nembus 1K aku bakalan up REYHAN, gimana kalian pada nungguin yakan pasti?atau engga

++++

Ingat  ya makin bnyk kalian spam
Aku makin semangat nulisnya
Hehehe😁😘😘

Typo 📌

-Happy Reading-

Perjalanan menuju kelas masing-masing terasa sangat begitu cepat, Reyhan dan Vania jalan berdampingan membuat siswa-siswi yang menggemari keduanya patah hati.

"By the way. Gue mau nanya Nia, emang tuh si Galon sering minta lo buat masak?" tanya Reyhan tiba-tiba.

Vania mengerutkan dahinya, apa galon? Galon saha coba. "Galon siapa? Gue ga kenal sama yang namanya Galon tuh"

"Yeilah Nia, Galon tuh itu loh Dillon"

"Lah lagian sih pakai segala pake nyebutnya Galon, yakan gue jadinya ga kenal og"

"Malas gue nyebut nama tuh orang, udah lo jawab aja pertanyaan gue yang pertama tadi"

"Yang mana? Gue lupa, hehe". ujar Vania sambil menyengir.

"Yang gue tanya lo tentang tuh orang emang sering nyuruh lo buat masak?"

"Lumayan sih, kalau dia lagi mau aja"

"Kenapa lo ga nolak?"

Vania mengangkat bahunya bingung. "Kalau gue masakin dia, dibeliin bensin kan lumayan"

"Gue juga bisa kali, kalau cuman beliin lo bensin!" ucap Reyhan ketus tidak mau kalah.

"Ga nanya tuh"

"Gue ga suka berbagi"

Vania  menoleh. "Berbagi? emang bagi apaan?"

"Gue ga suka liat lo deket sama Dillon, ga suka lo masakin Dillon, ga suka kalau lo ketemu Dillon, pokoknya gue ga suka, titik ga pake koma"

"Lah lo siapa? Ngatur-ngatur gue"

Reyhan menaikkan satu alisnya, perempuan disampingnya nanya dia siapa? masa iya harus ditandain dulu baru bisa paham?

"Suami lo, lupa tadi habis ngapain?"

Blush !

"Apa sih ga jelas"

Vania berusaha mengulum senyumnya, pasti pipinya sudah memerah, duh. Jalan cepat untuk menghindari Reyhan dari pada laki-laki itu jadi besar kepala.

"Hey tungguin aku"

Aku?! ayo jantung bisa kerja sama dong please.

Grep !

"Tungguin, sayang"

"Apa sih sayang-sayang! Pala lu peyang!" desis Vania ketus padahal mah jantungnya udah ting-ting woi, help.

Dahi Reyhan berkerut. "Emang salah kalau manggil sayang ke istri sendiri?"

REYHAN || PERJODOHAN (ON GOING)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang