⚠️𝗞𝗔𝗟𝗔𝗨 𝗠𝗔𝗨 𝗛𝗘𝗕𝗔𝗧, 𝗝𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗝𝗔𝗗𝗜 𝗣𝗟𝗔𝗚𝗜𝗔𝗧⚠️
UPDATENYA GA MENENTU HARI APA
[Baca cerita On Going itu kuncinya sabar]
[Yang ngga sabaran, tempat anda bukan disini ]
Dijodohin sama ketua geng?!
Hmm bagaimana jadinya dijodohi...
Guyss jangn lupa vote sm comment ya karna comment kalian tu mood boster aku banget😁 Apa lagi kalau comment nya tuh pada lucu"
Ingat makin bnyk kalian spam Aku makin semangat nulisnya Hehehe😁😘😘
Typo 📌
-HappyReading-
Tempat perbelanjaan lumayan ramai, mungkin jam pulang kerja kali ya, Vania langsung meraih keranjang sayur sekaligus troli untuk dijadikan tempat menaruh barang yang ia beli. Sedangkan Reyhan masih setia dibelakangnya sudah seperti seorang anak kecil untuk berbelanja. yang dibawa oleh ibunya
"Bawa nih". kata Vania menyodorkan troli.
Tanpa minat, Reyhan langsung mengambil alih. Lapar sekali, mau beli pun sayang, Reyhan ingin makan bikinan Vania yang rasanya sangat pas dengan seleranya.
"Rey?"
"Hm"
"Mau dimasakin apa?"
"Terserah"
"Yang cewe tuh gue bukan lo, terserah itu kamus mutlak cewe!"
Reyhan memutar bola matanya malas. "Ya udah, chicken katsu aja"
Vania mengangguk, mulai mencari bahan-bahan untuk memasak. memilah-milih yang menurutnya bisa membuat masakan menjadi lebih gurih.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Vania cepetan". desak Reyhan sedikit merengek, perutnya sedari tadi sudah mendemo untuk segera diisi. Bagai hilang semangat, Reyhan butuh makan!
Vania menatap Reyhan sinis. "Baru juga sampe, bisa ga bikin emosi ga? diem aja ikutin gue"
"Iya-iya"
Diam-diam Reyhan melirik perempuan itu, Vania terlihat sangat fokus mencari bahan makanan sampai tidak sadar kalau Reyhan sudah tertinggal jauh dibelakang. Tanpa mengikuti Vania, Reyhan kesal sendiri ditinggal, bahkan Vania tidak sadar kalau tidak ada Reyhan didekatnya.