Special versi Yuno

484 26 1
                                        

Perempuan bersurai hitam itu keluar dari sebuah rumah penginapan, mencoba untuk menghirup udara segar dipagi hari.

Matanya itu menangkap siluet seorang yang ia kenal. Ah--Yui lupa jika dia sedang ditugaskan oleh sang Kaisar Sihir untuk menyelesaikan masalah dikota pinggir ini bersama Yuno.Menghela pelan gadis itu terbang, mencoba menyusuri kota itu dari atas agar terlihat jelas.Kegiatannya itu terhenti saat melihat beberapa orang berpakaian hitam  berlarian masuk ke dalam hutan.

Pada awalnya Yui hanya mengikutinya, sampai dimana para orang-orang itu berhenti disebuah rumah yang Yui pastikan itu adalah markas mereka.

Mereka adalah sekelompok bandit yang bekerja diperbatasan, mereka lebih brutal saat malah hari datang. Bahkan mereka berani mencuri hasil tanam milik penduduk setempat, sampai-sampai mereka pernah menculik beberapa warga untuk dijual dijadikan budak.

Tanpa menunggu lebih lama lagi, perempuan itu langsung turun, dan memberikan serangan kejutan. Saat kakinya mendarat, banyak tangan-tangan dari sihir bergerak cepat mencengkram hampir mencekik leher setiap orang-orang itu.

"Kau siapa hah? Beraninya dirimu datang kesini!" teriak salah seorang yang lehernya tercengkram tak jauh dari Yui berdiri.

Pria itu melihat jubah yang dikenakan musuh didepannya, "huh? Ternyata kau hanya dari pasukan jelek ini? Lepaskan kami atau kau yang akan dibunuh pemimpin kami!"

Tanpa pikir panjang Yui langsung memutuskan kepala dari tubuh seseorang dengan mengeratkan tangan dari sihir hitamnya, teman disebelah pria yang berani mengatainya."Sialan kau! Kenapa kau membunuhnya hah! Lepasakan kami brengsek!" teriak pria itu dengan mencoba melepaskan cengkraman kuat itu.

Yang lainnya juga ikut bersuara, mereka juga mencoba untuk melepaskan serangan yang masih menghentikan mereka. Perlu diingat posisi orang-orang berpakaian hitam itu melayang dari tanah beberapa centi, membuat kaki mereka berayun-ayun mencari pijakan.

"Tunjukan jalan dimana kalian menyembunyikan orang yang kalian culik," mata tajamnya itu menatap sang lawan sinis.

"Hahh! Orang yang kami culik? Mereka pasti sudah dijual oleh ketua kami dipasar gelap! Kau tak kan sempat kesana dalam waktu singakat."

Menghela pelan, perempuan itu mencoba untuk sabar menghadapi lawan yang terus memprovokasinya, "kau itu terlalu banyak sialan!" Tanpa belas kasihan Yui membuah semua orang disana, menyisakan dua pria. Yang satu besurai putih dengan masker hitam yang menutupi setengah mukanya, dan satu pria bersurai coklat yang sedari tadi menjawab.

"Kalian berdua, cepat tunjukkan jalannya!" Tekanan aura yang Yui buat tidak main-main. Dua orang jahat itu sampai tersedak ludah mereka sendiri. "Ba-baik akan kami tunjukkan, lewat sini," pria dengan surai coklat itu mendahului Yui berjalan, sedangkan pria satunya ia berada dibelakang.

Tiba-tiba saja keduannya menghadap Yui, dan mengeluarkan senjatanya, "kau pikir kita akan mengikuti kata-katamu hah?! Terima ini wanita sialan!"

Sebenarnya Yui sudah memprediksikan jika kemungkinan ini bisa terjadi, sebab itu sebelum pedang kedua pria jahat mengenai Yui, ia sudah lebih dulu memotong kedua tangan lawannya dengan kecepatan yang tidak bisa dilihat oleh mata.

Dua pria itu sama-sama terkejut, mata mereka melotot melihat tangan kanannya terbelah menjadi dua. "Apa yang kalian rencanakan hah!?! Bajingan berengsek inii!! Kalian cukup mengikuti kata-kataku dengan patuh, dan aku tidak akan menyakiti kalian, tapi... Sudahlah kalian tidak berguna." Yui sedikit melepaskan mana-nya guna untuk mengancam kedua bandit itu.


Sllaasshhh....


Dua kepala manusia itu lepas dari tempatnya, Yui hanya menatap mayat-mayat yang ia habisi tajam. Dengan sihir kegelapannya Yui membuat sebuah gumpalan awan hitam kecil yang akan menuntunnya. "Cari kereta kuda yang membawa para warga cepat!"Awan itu langsung terbang dengan cepat, diikuti Yui yang dibelakannya juga bergerak dengan cepat. 

Special | Black CloverTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang