Stay With Me - Jin Zhi Wen
💜💜💜
Carman menunggu beberapa saat lagi hingga keduanya benar-benar tenang. Sebagai seorang cenayang, dia memiliki banyak pengalaman dengan berbagai macam arwah. Sebagian dari mereka kesulitan untuk melepaskan ikatan dengan dunia fisik yang pernah mereka tinggali. Sebagian lain tidak menyadari bahwa mereka telah mati, sisanya pergi dengan tenang menuju cahaya.
Dia tidak tahu arwah sejenis apa yang dimaksud Yibo. Dia tidak pernah mendatangi dirinya sebelumnya, mungkin ia mendatangi Yibo, membuat ikatan yang seharusnya tidak terjalin, dan membuat Yibo terjebak di antara dua dunia.
Tetapi diakui Carman dengan ragu bahwa malam ini ada satu energi mencoba menggapainya, seolah dia menunggu untuk dipanggil sang cenayang.
"Seharusnya Sean yang kau maksud, dia sudah harus pergi dengan damai, bukan?" Ia mencari penjelasan sekali lagi agar ia bisa memiliki bayangan.
Yibo tidak menjawab, ia tidak yakin apakah Sean memang bisa pergi dengan damai. Sebaliknya, dia sangat yakin bahwa cintanya yang kuatlah yang membuat Sean tertahan.
"Dia harus datang padaku. Itu saja. Hanya kebersamaan yang bisa membuat kami hidup dalam damai," ujarnya sepenuh hati.
"Arwah akan memiliki ikatan atas peristiwa traumatis tertentu. Apa yang membuat kalian terikat sebelumnya?"
Yibo merenung sejenak, "Awalnya kepedihan, lalu cinta."
Carman Lee menarik nafas panjang, mengumpulkan keberaniannya.
"Akan cukup sulit membuat satu entitas tetap tinggal di sisimu selamanya. Terlebih kau ingin menjalin ikatan. Itu bertentangan dengan hukum alam. Kau mungkin akan kehilangan separuh hidupmu."
"Maksudnya?"
"Belum terlambat untuk mundur. Sekali entitas dipanggil, terkadang sulit mengirim mereka kembali. Dia akan menempel pada objek yang membuatnya nyaman. Setiap kali kalian bersama, aku khawatir, Sean akan menyerap energi dalam dirimu."
"Aku tidak peduli," Yibo berkata keras kepala. Rahangnya menegang.
"Aku tidak peduli bahkan jika aku harus mati."
Carman menyadari bahwa ia tengah berhadapan dengan pria yang putus asa untuk menemui kekasihnya yang telah mati. Dia ingin membantu, tapi masih ragu. Keraguan itu membuat ketidaksabaran Yibo perlahan muncul.
"Kenapa kau diam? Apa kau tidak bisa membuktikan kemampuanmu? Jangan katakan sekarang bahwa bertemu dan bicara pada arwah hanyalah omong kosong," protes Yibo lebih mirip erangan.
Sadar bahwa dirinya lah saat ini yang menjadi pusat pusaran kejadian inti malam ini, Carman Lee tidak punya pilihan di bawah paksaan pria malang yang duduk gelisah di depannya. Dia akan melakukan sebisanya untuk membantu Yibo, memanggil arwah dan membuatnya tetap tinggal dan menjalin ikatan. Agak menyimpang memang, tapi jika seseorang bisa melihat entitas lain di luar dimensi dunia nyata, seseorang tidak punya pilihan lain selain percaya.
Dia mulai menyiapkan sebatang lilin serta menyalakannya, dupa pembakaran dengan asap yang perlahan mulai naik. Aromanya pekat dan aneh, mengingatkan Yibo akan aroma kematian. Carman juga melukis beberapa simbol dan meletakkan minyak suci dalam mangkuk logam dan secangkir arak di meja. Itu mirip persembahan orang mati. Tetapi Yibo tidak banyak bertanya. Setelah semuanya selesai, Carman menjalin jemarinya, menutup mata dan berkonsentrasi.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐒𝐢𝐥𝐞𝐧𝐭 𝐋𝐨𝐯𝐞 𝐒𝐨𝐧𝐠
Fanfiction"Jika seseorang tak pernah ada, maka bagaimana dia bisa menghilang?" Kalimat yang terucap dari seorang penyanyi kafe malam bernama Sean itu selalu terngiang di telinga Inspektur Wang. Semua yang terjadi di sekitarnya selalu berbalut misteri. Kasus k...
