GIRL ON FIRE (Dream chaser girl)
SMA itu masa terakhir menjadi remaja, dimana masih memikirkan, besok main kemana? besok nongkrong di mana? besok healing kemana?.
sama seperti geng Girl On Fire, geng yang beranggotakan 3 orang, orang-orang yang meng...
"Denger ya, gue bukan bahan taruhan kalian, kalo kalian emang suka sebaiknya berhenti sampe sini aja"
"Loh gak bisa gitu dong Gie, oh gue tau Lo beneran suka sama dia" ucap Putra melirik Kavin.
"Enggak lah"
"Kalau gitu, ada dong kesempatan buat gue" ucap Putra
"Apa lagi Lo, gue punya cowok yang gue suka dan itu bukan kalian berdua"
"Klencring" suara lonceng pintu kafe, ada orang yang masuk.
"Siapa?" Tanya Putra.
"Dia" Gie menatap lelaki yang baru saja masuk ke dalam cafe itu.
Kavin dan Putra menoleh ke arah belakang, lelaki itu Kazza, Kazza pun sadar jika ada Gie di sana, saat ingin menghampiri Gie tiba-tiba Putra mengerang Kazza begitu saja.
"Blam,," pukulan Putra mengenai perut Kazza.
Kazza meringis kesakitan, Gie dan Kavin dengan cepat menolong Kazza yang terjatuh kelantai.
"Lo gila ya, anjing Lo, kalo sampe ada apa-apa sama Kazza Lo bakal berurusan sama gue" dengan amarah Gie memarahi putra di tengah ramainya pengunjung cafe.
"Seistimewa apa dia dibanding gue?" Tanya Putra.
"Yang jelas dia gak temprament dan sakit jiwa kayak Lo" jawab Gie.
Kavin telah berhasil mendirikan Kazza dan menyuruh Kazza duduk di kursi "Put, mending Lo balik sana!" Ucap Kavin.
"Denger baik-baik, Lo bakal nyesel pernah ngomong gitu ke gue dan gue gak akan nyerah"