ㅤ
Sepasang gadis remaja duduk berhadapan di sebuah restoran di pinggir pantai, menikmati angin sepoi-sepoi yang berhembus menerpa wajah cantik keduanya. Tidak ada yang mengeluarkan sepatah kata pun diantara mereka karena keduanya tengah sibuk menikmati pemandangan matahari yang mulai terbenam diujung samudera sana, ah tidak- hanya si obsidian yang menikmati pemandangan itu, sedangkan si monolid lebih kearah termenung pada sebuah kapal yang tengah berlayar.
Atensi keduanya teralihkan oleh pelayan yang membawakan pesanan mereka, setelah berterima kasih kepada pelayan mereka berdua berpandangan dan saling melempar senyum lalu mulai menikmati hidangan didepan mereka.
"Seingetku kak Seulgi nggak suka sunset?"
Si monolid melirik kearah gadis didepannya, pipi gembulnya bergerak-gerak menggemaskan.
"Kan kamu yang suka."
Irene mengangguk, sesekali kepalanya menoleh menikmati sisa-sisa pemandangan sunset yang mulai tergeser hamparan langit gelap.
"Berarti suka sunrise?" Irene sedikit memiringkan kepalanya.
Seulgi terlihat berpikir sebelum menjawab, "Aku lebih suka hamparan langit biru sih, entah itu berawan ataupun enggak. Apalagi waktu langitnya bener-bener biru dan kerasa deket banget."
ㅤ
ㅤ
Suara deru ombak yang bergulung ke tepi pantai memenuhi suasana makan malam mereka, tak lama suara dengungan sound system menyentak seluruh pengunjung, mengalihakan atensi Seulgi untuk sesaat. Beberapa personil band live musik terlihat mulai menempatkan diri, Seulgi yang sudah menyelesaikan makanan utamanya memilih meneruskan memakan hidangan penutup sembari mengamati kelincinya yang terlihat sangat menggemaskan saat makan, bukan.. Irene menggemaskan setiap waktu bahkan tanpa ia harus berusaha.
ㅤ
"Rene, aku ke kamar mandi bentar ya." Seulgi bangkit dari kursinya sedangkan Irene hanya mengangguk.
Seulgi tidak pergi kekamar mandi, ia merencanakan sesuatu didalam benaknya.
Suara petikan gitar terdengar menggema memenuhi penjuru restoran lewat speaker sound system; intro sebuah lagu yang akhir-akhir ini meracuni pikiran Seulgi akibat Wendy yang terus memutar lagu itu.
ㅤ
ㅤ
Going back to the corner where I first saw you
Gonna camp in my sleeping bag I'm not gonna move
Got some words on cardboard, got your picture in my hand
Saying, "If you see this girl can you tell her where I am?"
ㅤ
ㅤ
Irene yang tengah menikmati hidangan penutupnya merasa bahwa suara penyanyi itu sangat familiar, tangannya otomatis berhenti beraktifitas dan menoleh kearah panggung, pupil matanya membesar melihat sosok beruangnya duduk di kursi vokalis.
ㅤ
ㅤ
Some try to hand me money, they don't understand
I'm not broke - I'm just a broken-hearted man
I know it makes no sense but what else can I do?
How can I move on when I'm still in love with you?
ㅤ
ㅤ
KAMU SEDANG MEMBACA
Sahabat Masa' Gitu?
FanfictionBagaimanakah kisah persahabatan Alnaya Seulgi dan Irene Elenora pada masa SMA mereka? Season 2 dari Middle School. Better you read Middle School first 😉
