Perhatian: Part ini khusus untuk Vanya, Kenan dan fiona jadi kalau kalian pengin baca yang Kevin dan Sania lebih baik di skip aja, Kevin dan Sania ada di part selanjutnya 😊 aku bikin selang seling biar nggak monoton tapi tenang aja aku lebih fokus ke Kevin&Sania kok;)
••••••
Viona sudah sampai dirumahnya pada malam hari sekitar pukul 20.00 wib.
Tadi ia sempat mampir kerumah mommynya setelah pulang dari rumah sakit untuk mencari Vanya tapi mommynya bilang Vanya tidak pulang kerumah, dan Viona tentu di buat panik karena Vanya tidak ada kabar sama sekali tapi siangnya ada SMS dari Vanya dan Vanya bilang sekarang berada dari rumah temennya karena ada urusan penting katanya, dan itu membuat Viona kesal setengah mati. Apa adiknya itu tidak tahu kalau dirinya sudah panik sekali dari tadi.
Viona memasuki rumah, rumahnya tampak sepi, dimana Kenan apakah dia belum pulang kerja?
"Bi, bibi!"panggil Viona.
Datang wanita paruh baya menghampiri Viona.
"Iya nyonya ada apa?"tanya bibi sembari menunduk.
"Apa Kenan sudah pulang bekerja Bi?"tanya Viona, bibi tampak diam dan gelagapan untuk menjawab.
Bibi Bingung harus menjawab apa. Bibi sudah diberi perintah oleh Kenan supaya jangan mengatakan apa-apa pada Viona tentang yang tadi siang ia lihat di kamar tamu, ia melihat tuannya kenan tengah berhubungan badan dengan seorang wanita.
"Bi, kok bengong aku tanya loh bi."perkataan Viona membuat bibi semakin panik dan panas dingin.
"Em i–tu non tuan...."bibi berkata dengan gugup membuat viona curiga.
"Bibi lama sekali tinggal jawab aja, lebih baik aku mencarinya sendiri,"ujar Viona lalu berlenggang pergi meninggalkan bibi.
"Kenan kamu dimana?!"panggil Viona masuk kedalam kamarnya.
Terlihat baju kerja Kenan masih tergeletak di atas ranjang belum tersentuh sama sekali, itu berarti Kenan tidak masuk ke dalam kamar dari tadi pagi. Sebelum pergi kerumah sakit Viona memang sudah menyiapkan semua keperluan kenan untuk bekerja.
Tapi disini masih terlihat seperti tadi pagi posisinya tidak berubah, itu tandanya kenan tidak berangkat bekerja, lalu dimana sekarang Kenan?
"Kemana Kenan jika dia tidak bekerja?"gumam viona lalu menaruh tasnya di sofa, selanjutnya ia memilih keluar kamar lagi.
"Kenan!"panggil Viona kembali sambil berjalan menyusuri dalam rumahnya.
Saat tiba di depan salah satu kamar tamu, viona menghentikan langkahnya saat mendengar suara misterius.
Sepertinya ada orang di dalam kamar tamu ini, apa itu Kenan tapi ngapain dia disini? batin Fiona.
"Mmhhh ahhh,"Fiona menutup mulutnya saat mendengar desahan seorang wanita. Ia benar-benar shock berat mendengarnya.
"KENAN BUKA PINTUNYA!"teriak Viona, berani-beraninya Kenan membawa jalang kerumahnya, ini sudah sangat melewati batas, ia sudah tidak tahan dengan semua ini selama ini ia berusaha bersabar menghadapi sikap Kenan tapi sekarang Kenan sudah melebihi batasannya.
"KENAN BUKA!"teriak Viona kembali sambil menangis lalu menggedor-gedor pintu kamar tamu itu.
Sedangkan didalam kamar, Kenan menggeram kesal saat kenikmatannya diganggu. Kenan menatap wanita dibawahnya yang terus saja mengeluarkan air mata dari tadi.
"Kenapa kamu menangis terus hem? Bukanya kamu menikmatinya juga? Jika kamu tidak menikmati kamu tidak akan klimaks berkali-kali sayang,"ujar Kenan sembari tersenyum lebar membuat wanita itu memalingkan wajahnya tidak sudi menatap wajah bajingan di hadapannya.
