6

28.9K 2.1K 68
                                        

Wiliam tengah berkutat pada fikiranya, Ucapan Andrean terus teriang di kepanya "Apa gue terlalu jahat."Gumam William mengingat semua perlakuan dia ke Vania.

"Haah, Perbaiki sebelum terlambat dan menyesal dulu gue sama Vania sahabat kecil oke Will sudahi Dramanya."Ucap William.

William kemudiam tersenyum melihat Foto masa kecil Dia dan Vania dimana Vania yang Risih dengan William yang selalu dekat dengan dia.

"Haah, Kenapa jadi gini sih."Lirih William dengan Ari mata yang sudah keluar dari matanya.

William kemudian teringat denga Juniornya Andrean,"Eh..Siapa yaa Andrean kok kayak wajahnya gal asing ya."Ucap William.

"Andrean Askala."Gumamnya mengingat nama itu ada ketika MOS, Dimana Andrean Adalah siswa terpintar dan mendapatkan Pringkat Satu saat seleksi masuk.

"Bukanya dia Murid Nerd yang dulu sering ikut olimpiade."Ucapnya mengingat Bahwa Andrean Dan William pernah di dapuk patner olimpiade.

"Kok gue Curiga akan sesuatu."Ucap William yang teringat ucapan Ayahnya yang memiliki Seorang Anak hasil jebakan.

"William turun makan."Ucap Laras.

"Baik Bun."Ucap wiliam kemudian ia keluar dan berjalan menuju lift rumahnya.

William kemudian duduk di kursi yang biasa ia duduki saat makan."Makan."Tutah Adrian.

mereka kemudian makan dengan tenang tanpa adanya gangguan sama sekali."Ayah bunda selesai makan Ada yang mau William bicaraain serius."Ucap William kemudian melanjutkan makanya.

Sekarang mereka sudah selesai makan malam, Dan kini mereka sedang berkumpul di ruang keluarga "Jadi Apa yang mau kamu bicarakan Wil."Tanya laras.

"Sepertinya aku menemukan Anak Ayah yang Ayah ceritakan itu."Ucap William membuat orang tuanya kaget.

"Beneran Will."Tanya dang Ayah hati-hati.

"Hanya dugaan yah, karena semuanya menjurus Ibunya sudah meninggal tapi."Ucap William.

"Kalo itu Ayah sudah tahu, Karena itulah kita mencari dia william."Ucap Laras sedangkan William menatap datar.

"Segera selidiki will dia tidak bersalah."Ucap Adrian Menatap William Dengan penuh harap.

"Iya yah akan William selidiki lagian dia juga Adek william kali yah."Ucap William.

"Haah, Aku harap semua akan baik-baik saja."Ucap Laras mengehela Nafas panjang.

Thing !

Ponsel William berbunyi menampilkan pesan dari seseorang, Pesan itu dari Vania Wlliam membuka pesan itu, Melihat semua pesan Vanua yang tidak pernah ia balas.

Vania

Will !!

Sudah makan ??

Jangan lupa maian will

selamat pagi will

istirahat ya

selamat tidur william.

William sedikit terasa sesak melihat betapa perhatian Vania padanya yang terpnah ia respon "Apa Aku keterlaluan sama Vania ??"Celetuk William membuat Adrian dan Laras kaget kemudian Saling pandang dan Tersenyum.

"Itu semua kamu yang bisa jawab Will."Ucap Laras.

"Cepet sadar Will sebelun menyesal."Sambung Adrian.

Andrean (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang