Kini Syaqeela dan si kembar tengah berada dirumah karena berhubung mereka mendapatkan libut syuting jadi mereka lebih memilih untuk pulang kerumah.
Syaqeela --- si anak sulung dari keluarga Chadwick itu menatap jengah kearah sang adik, Fariz yang sedaritadi misah misuh tidak jelas dan itu sangat mengganggu pemandangan indah nya.
"Sono out lu atau ke kamar"usir Syaqeela seenak jidatnya.
"Lu nyuruh siapa ???"tanya Faraz.
"Adek lu noh"
"Adek lu juga dia"
Fariz menatap datar kearah kakak serta kembaran nya itu. Terbesit di otak nya bahwa hanya ia lah yang paling waras dikeluarga ini setelah sang Mommy, Aqeela.
Daddy --- Rassya, pria itu sangat lah bulol terhadap Mommy nya dan itu membuat nya jengkel karena Daddy nya adalah saingan nya dalam mendapatkan kasih sayang sang Mommy. Walaupun nyata nya Aqeela selalu membagikan kasih sayang nya secara rata.
Maklum lah ya bunda, namanya juga anak bungsu :)
Faraz --- kembaran nya itu sangat dingin layak nya kulkas, bahkan menurut nya Faraz cocok untuk tinggal di planet Neptunus karena sama sama dingin.
Dan Syaqeela --- kakak pertama bahkan kakak perempuan satu satu nya itu sangat lah barbar dan itu membuat nya kesal setengah mati.
"Berisik lu semua"sinis Fariz.
"Daripada lu, plin plan"ejek Syaqeela enteng.
Syaqeela memang sudah mengetahui apa permasalahan antara Fariz-Millya dan Faraz-Princess, itu karena si kembar bahkan Millya dan Princess sudah bercerita kepada nya. Curhat lah namanya.
"Gua harus gimana ya ??? Gua ga mau Al dibenci"bingung Faraz angkat suara.
"Yaudah jadiin aja pacar lu"balas Syaqeela enteng dan langsung mendapat toyoran dari Faraz.
"Gua ga suka sama dia, gua cuma anggep dia adek. Ga lebih"
Syaqeela tersenyum miring mendengar nya "lu bisa anggep gitu karena lu ga ada diposisi Princess atau bahkan Millya. Seandainya lu ada diposisi mereka lu juga bakalan ovt"
"Kasih sayang kalian ke Al itu ngelebihin kasih sayang kakak ke adek, kasih sayang kalian ke Al itu kayak orang pacaran. Lagian kalian itu ga ada ikatan darah sama Al jadi wajar mereka cemburu dan jangan salahin Al kalau dia baper sama kalian, tapi salahin diri kalian sendiri yang ga bisa bagi porsi kasih sayang kalian"jelas Syaqeela membuat si kembar termenung.
...
Mata Alister membulat senang karena melihat kekasih nya, Flora akhirnya sadar. Bahkan pemuda itu sampai refleks berteriak membuat Vio dan Arie yang barusaja kembali dari kantin rumah sakit menatap kaget kearah nya.
"Kamu kenapa teriak teriak ???"tanya Arie bingung.
"Flora udah sadar Tante,Om"beritahu Alister membuat Vio dan Arie saling pandang.
"AAA ALHAMDULILLAH YA ALLAH, ANAK GUA SADAR"pekik Vio senang dan itu membuat Arie meringis, bahkan Alister sampai menutup telinga nya.
Bukan nya apa, tapi suara Vio sangat lah kencang dan melengking.
"Sayang jangan teriak teriak"peringat Arie dan hanya dibalas senyuman bodoh oleh Vio.
Tak lama kemudian seorang dokter datang dan mulai memeriksa Flora.
"Alhamdulillah pasien sudah melewati masa kritis nya, sekarang tinggal tunggu masa pemulihan dan pasien boleh pulang"ujar Dokter tersebut.
"Terimakasih dok"ujar Arie dan dibalas anggukan oleh Dokter tersebut.
"Sudah menjadi tugas saya pak, bu. Yasudah kalau gitu saya permisi"pamit Dokter tersebut.
Tak lama setelah dokter tersebut pergi, Flora --- gadis itu tiba tiba saja berdecak kagum membuat pasangan suami istri bahkan seorang pemuda itu menatap kearah nya dengan tatapan bingung.
"Kamu kenapa ?"tanya Alister bingung.
"Aku keren, akhirnya sanggup tinggal di rs"beritahu Flora membuat mulut Alister menganga, bahkan Vio dan Arie sampai menepuk jidat mereka masing masing.
"Untung anak"lirih Arie.
"Untung sayang"lirih Alister membuat Flora terkekeh mendengarnya.
...
Braaak
"MASYA ALLAH KAKTUS, LU BISA SADAR JUGA ???"pekik Millya.
Memang, tadi Vio bahkan Arie sudah mengabarkan para sahabat serta orangtua mereka bahwa Flora sudah sadar.
"Kurang ajar ya lu"sinis Flora membuat Millya terkekeh mendengarnya.
Millya dan Princess sepakat untuk tidak memberitahu kan kepada Flora bahwa ia dan Princess tengah merenggang hubungan nya dengan si kembar. Ia tak mau partner gelud nya itu banyak pikiran walaupun nyata nya gadis itu tidak pernah mikir :v
"Nyenyak bener tidur nya, gua kira ga bakal bangun"ejek Fariz dan langsung mendapat toyoran dari Alister.
"Sakit bang"lirih Fariz membuat mereka semua terkekeh.
Syaqeela --- gadis itu berjalan kearah brankar Flora dan langsung memeluk sepupu nya itu.
"Lu kelewatan berita tau, bahan gibah banyak"
"KAAAK JANGAN KOMPOR"pekik Millya,Princess,bahkan si kembar.
"Paham lah ya Ra, kalau masalah nya mereka ga jauh jauh dari salpah"ledek Risa.
"Salpah mulu, ribut sampe jambak jambakan nya kapan ???"tanya Pangeran yang barusaja datang bersama dengan Sabrina.
"Sesat"ejek Sabrina.
...
"Ada kabar ga Rey ???"tanya Rassya membuat Rey yang tengah makan kacang goreng nya langsung menatap malas kearah sahabatnya itu.
"Ck udah itu tugas gua, gua duduk manis aja bersikap seolah olah ga tau"balas Rey enteng.
"Duduk manis mata lu, gua ga mau ya keluarga gua hancur bahkan gua cerai sama Qeela. Ga sanggup aku tuh, ga ada yang meluk, ga ada yang elusin kepala"cerocos Rassya sembari memperagakan gaya seolah olah ia tengah memeluk.
Tentu kelakuan Rassya barusan membuat Rey,Kiesha,Jefan,Arie,Emyr, bahkan Clay menatap geli Rassya. Harus nya mereka sudah tidak heran lagi dengan kelakuan Rassya yang satu ini. Bulol akut terhadap Aqeela.
"Cerai tinggal ke komnas ham"celetuk Arie.
"Pengadilan agama, ogeb"ralat Kiesha.
"Nah iya tuh"
"Ga ada akhlak lu semua"sinis Rassya.
"Lagian lu bawel anjir, udah biarin Rey ngerjain tugas sampingan nya"suruh Clay.
"Ga bisa, gua takut"
"Baca doa"saran Rey dan langsung mendapatkan tatapan tajam dari Rassya.
...
"Hallo, kapan mulai nya ???"
"Tunggu kandungan Aunty Qeela membesar, kalau bisa udah sembilan bulan baru kita celakain mereka"
"Ck kelamaan, gua ga mau hidup mereka tenang sedangkan gua engga !!!"
"Udah santai aja abang ku tersayang..."
"Jijik"
Tut
Pemuda itu dengan enteng nya mematikan sambungan telfon secara sepihak. Mata nya menatap lurus kearah depan nya itu. Tak lama kemudian sebuah senyuman sinis tercetak jelas di bibir nya.
"Keluarga kalian harus mendapatkan apa yang keluarga gua rasain dulu. Enak aja hidup kalian enak sedangkan gua menderita"
Haaaiii guys, author comeback 🥳🥳🥳
Gimana sama chapter kali ini ??? Semoga kalian suka yaaa :)
Oh ya jangan lupa untuk klik like, and see you the next chapter guys :)
KAMU SEDANG MEMBACA
2 Tom And Jerry (END)
Teen FictionSequel CLBK DON'T BE DARK READERS !!! JANGAN PLAGIAT !!! Kakak ngisengin adek ❌ Adek ngisengin kakak ✅ Yaaa itulah yang dirasakan oleh Arsyilla Aurelia Syaqeela Chadwick atau kerap dipanggil Syaqeela, anak pertama dari Rassya juga Aqeela harus saba...
