ADIK KELAS
"Kita duduk di situ yuk." Sera menarik lengan Yumna menuju ke salah satu tempat duduk di kantin. Yumna menaruh nampan berisi dua mangkuk bakso dan dua es teh manis di meja depannya.
"Capek banget tau nggak. Kenapa MTK sesusah itu sih." Keluh Sera sambil mengaduk aduk bakso nya.
"Ya namanya juga MTK. Kalo mau yang mudah ya nikah." Sambung Yumna.
"Eh tapi lo bener kan Yum. Kok bisa sih tunangan sama Albi? Gue bener bener kaga nyangka banget." Sera mengecilkan volume suaranya agar tidak terdengar oleh orang lain.
"Mana gue tau. Mami Papi yang punya rencana."
"Eh tapi nanti lo nikah loh sama Albi. Lo mau emang?"
Yumna mengurungkan niatnya yang hendak menyuap bakso ke dalam mulut. Ia menatap Sera yang kini juga menatapnya.
"Albi bukan tipe gue." Bisik Yumna.
"Ya tapi kan secara gak langsung dia tetep calon suami lo."
"Masih calon anjir. Calon. Belum sah juga." Yumna memakan baksonya kembali.
"Tunangan nggak bikin gue terikat. Tenang aja." Sambungnya lagi. Sera hanya mengangguk mengerti.
"Anu kak. Boleh gabung nggak? Soalnya gak ada meja lagi."
Sera dan Yumna mendongak, menatap Albi yang kini berdiri di sampingnya dengan membawa kotak bekal.
"Pfffttt." Sera membungkam mulutnya sendiri agar tidak keceplosan mengeluarkan tawa. Yumna yang melihat tingkah sahabatnya hanya menggeleng. Jelas sekali jika Sera menertawai Albi yang membawa bekal seperti anak kecil, sedangkan kantin sudah menyiapkan berbagai macam makanan yang lengkap.
"Duduk aja."
Albi kemudian duduk di sebelah Yumna. Laki laki itu membuka kotak bekalnya dan menampilkan sandwich di dalamnya.
"Pffftt." Sera kembali membungkam mulutnya sendiri. Yumna menatapnya tajam seolah memperingatkan untuk jangan membuat Albi tersinggung.
"Ekhem. Eh Albi. Kenapa bawa bekel segala si lo. Noh liat kantin penuh ama makanan." Ujar Sera menatap Albi geli. Tapi seolah tuli, Albi tetap memakan sandwich nya dalam diam, menghiraukan ucapan Sera.
"Dih anjir syombong banget." Gumam Sera yang masih bisa di dengar oleh Yumna.
"Makan aja dah Ser. Banyak omong lo." Ucap Yumna memperingati Sera agar diam.
"Gue kan ngomong sama Albi. Bukan sama lo." Balas Sera yang membuat Yumna mendengus dan kembali makan.
"Eh Albi. Mau makan bakso kaga lo?"
Albi menggeleng.
"Makan aja nih gue kasih. Tukeran deh tapi. Gue makan sandwich, lo makan bakso." Sambung Sera yang membuat Albi kembali menggeleng.
"Siapa nih yang mau tukeran makanan." Vano tiba tiba duduk di samping Sera, membuat mereka yang sebelumnya berada di sana terkejut.
"Lo kenapa dah anjir?!" Vano tiba tiba menyeruput es teh milik Yumna, membuat Yumna menyerngit tak suka. "Minum lah. Nggak liat?" Balas cowok itu.
"Ya tapi kenapa minuman Yumna juga yang lo minum?!" Sambung Sera karna ikut kesal dengan tingkah Vano.
"Lah masalah? Yumna pacar gue jadi fine fine aja dong."
Mereka semua mengalihkan pandangan, menatap Albi yang tiba tiba berdiri dan pergi begitu saja tanpa mengatakan apapun. Yumna langsung menatap horor ke arah Vano.
KAMU SEDANG MEMBACA
Adik Kelas
Teen Fiction[Romance & Teen Fiction] Yumna Putri Kencana, gadis cantik yang memiliki segudang cara menggait laki laki agar tertarik padanya. Fuckgirl, itu adalah julukannya, karna tak jarang ia bergonta ganti pacar. Namun semuanya berubah saat seorang laki laki...
