jangan lupa tinggalkan jejak guys. biar aku tambah semangat.
btw adik kelas udh tamat aku tulis, tinggal publikasi aja yg belum😭😭😭
kalo misalnya aku gk up up spam aja ya ges ya. kadang aku lupa saking sibuknya
selamat membaca
Adik Kelas
Yumna terbangun dari tidurnya karna merasakan seseorang menoel noel pipinya tanpa henti. Ia mengerjap, mencoba membiasakan penglihatannya.
"Selamat pagi. " Bisik seseorang dengan suara khas bangun tidurnya. Siapa lagi jika bukan Albi.
"Gimana tidurnya?" Tanya Albi sambil menyelipkan rambut Yumna ke belakang telinga.
Yumna balas menatap Albi sejenak, kemudian ia duduk dan bersandar di kepala ranjang.
"Albi, kok kamu tidur disini?" Yumna menoleh ke arah Albi yg kini juga ikut duduk di sampingnya sambil bersandar di pundak Yumna.
"Aku gak bisa tidur." Balasnya. "Morning kiss?"
Yumna melotot mendengar ucapan Albi. Ia mencubit pipi laki-laki itu gemas. "Apaan si, tuh cium tembok. "
"Tapi kan-"
"Dasar bocah. Ayo bangun. " Yumna kemudian beranjak pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Albi menatap cemberut ke arah pintu kamar mandi yang tertutup, tapi sedetik kemudian senyum terbit di bibir nya.
"Cantik banget." Gumamnya.
.
.
.
"Pagi Albi, kak Yumna." Nara tersenyum cerah, seperti biasa. Hanya Albi yang membalas sapaan itu. Yumna? Tentu saja lebih memilih mengacuhkan.
Tatapan Yumna jatuh pada seseorang yang duduk di sebelah Nara, Irish. Gadis dengan dress putih itu tersenyum lembut ke arahnya. Bukan, lebih tepatnya ke arah Albi.
Yumna dan Albi berjalan menuju meja makan. Ia dan Irish duduk bersebelahan.
"Selamat pagi kak Yumna, selamat pagi Ian." Sapa Irish. Yumna hanya mengangguk kecil sedangkan Albi tentu saja membalasnya.
"Sarapan ini Irish sama aku yang masak. Gimana? Enak nggak keliatannya?" Nara tersenyum sumringah.
"Belum di coba ya mana tau." Yumna mengambil piring dan menyendokkan nasi, lalu di ikuti yang lainnya.
"Ian. Kamu ada waktu sebentar setelah sarapan? Ada yang mau aku omongin, boleh?" Tanya Irish.
Yumna mengernyit lalu menoleh ke arah Albi.
"Boleh." Jawab laki laki itu.
Irish tidak bisa menahan senyum.
Suka sama tunangan gue nih bocah
.
.
.
Yumna duduk di balkon kamarnya, menatap pemandangan kolam renang dan dua orang yang sedang berbicara serius di bawah sana.
Yumna menghela napas, apa yang di bicarakan oleh Albi dan Irish sampai seserius itu. Yumna tetap memerhatikan, sampai tatapannya tak sengaja bertemu dengan Albi. Laki laki itu tersenyum ke arahnya.
"Apasih." Gumam Yumna, dengan semburat merah di pipinya.
Albi dan Irish terlihat kembali berbicara sebentar, sebelum Albi pergi dan masuk kedalam Villa. Irish pun pergi dari sana, menandakan jika pembicaraan mereka sudah selesai.
KAMU SEDANG MEMBACA
Adik Kelas
Fiksi Remaja[Romance & Teen Fiction] Yumna Putri Kencana, gadis cantik yang memiliki segudang cara menggait laki laki agar tertarik padanya. Fuckgirl, itu adalah julukannya, karna tak jarang ia bergonta ganti pacar. Namun semuanya berubah saat seorang laki laki...
