~45~
Tidak Mudah
🍃
"Aku menyukaimu, tapi aku sudah memberikan hati ini dan kata-kata ini untuk seseorang yang jauh di sana. Aku sudah memberi semua terbaikku. Lalu, jika kau datang sekarang, apa lagi yang bisa aku berikan untukmu? Aku tidak punya lagi selain memberimu rasa sakit."
~Alighty Christalin~
🍂
Janet and Dave's Apartment
Alighty, bersiap-siap dengan segala perlengkapannya. Besok ia berencana meninggalkan apartmen milik Janet dan Dave. Selama 2 pekan lebih ia menginap di sana bersama mereka. Janet sudah seperti keluarga baginya.
"Kau bisa tinggal di sini lebih lama sebanyak yang kamu inginkan, Alighty," ucap Janet dan duduk di sebelahnya.
"Iya, aku akan datang lagi untuk mengunjungimu, Janet. Aku sangat berterimakasih dan tidak bisa melupakan kebaikanmu."
"Ingat, aku dan Dave selalu senang menyambutmu," balas Janet dan mereka berpelukan satu sama lain.
"Aku sangat bersyukur mengenalmu, dan Dave. Kalian orang yang sangat baik."
"Kami juga sangat senang mengenalmu, Alighty."
"Sebentar lagi, aku akan mengantar Jordan ke bandara."
"Ya, aku dan Dave akan ikut bersamamu," ucap Janet dan mengukir senyum manisnya.
Alighty masuk ke dalam kamarnya, setelah mengobrol beberapa saat bersama Janet. Tapi pandangannya tertuju pada jaket tebal milik Jordan. Ia lupa mengembalikannya saat Jordan meminjamkan padanya beberapa hari lalu. Alighty meraih jaket itu lalu ke luar dan menuju ke kamar Jordan.
Ia mengetuk pintu kamar itu, dan tidak lama kemudian pintu kamar terbuka lebar. "Aku mengembalikan jaketmu," ucap Alighty spontan seraya menyodorkan jaketnya.
Jordan bukannya menyambut jaket yang di sodorkan Alighty, tapi ia malah menariknya masuk ke dalam ruangan dan menutup rapat pintunya.
Jordan memegang kedua lengannya. Ia menatap mata Alighty terus menerus. Kemudian tangannya bergerak pelan memegang dagunya yang manis, lalu perlahan ia mendekatkan bibirnya sampai akhirnya melekat pada bibir pinky itu dalam beberapa detik.
Alighty tak bekerjap. Ia tak menyangka dengan sikap Jordan. "Jord," cegahnya dengan mata menyorot tajam.
"I wanna kiss you, Alighty," ucapnya jujur kepada Alighty.
Suasana menjadi hening. Kemudian ia mengulanginya lagi, tanpa memberinya ruang untuk menolak. Jordan berhenti dan kembali menatap mata polos itu.
"Apa yang kau rasakan? Apakah kau merasakan getaran yang sama denganku sekarang? Atau, apakah kau masih ingin bersikap dingin padaku?" Jordan tak bisa lagi menahan perasaan yang ingin diutarakan.
Alighty terperanjat. Matanya masih tak berkerjap. Ia terus fokus memandang Jordan. Ada perasaan kacau yang terjadi, tapi ia berusaha untuk tetap berbicara.
"Sebentar lagi kita akan ke bandara, jadi bersiaplah. Aku mengantarmu bersama Janet dan juga Dave," ucapnya lalu berbalik ingin meninggalkan Jordan.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Choose You [Complete]
Mystery / ThrillerRomance & Action/Crime [18+] Cerita ini juga saya upload di Gwp ya... Note: -Alur cerita novel ini hanyalah fiksi. Hasil dari ide, kreatifitas dan imaginasi penulis sendiri. -Cerita dengan riset yang serius -Thriller (action) -Romance, comedy -Secre...
![I Choose You [Complete]](https://img.wattpad.com/cover/302415236-64-k896600.jpg)