Chapter 11 ~ Close To You

351 119 94
                                        

~11~
Dekat Denganmu

🍃

"Where are we going, Sir?" tanya Alighty berpaling menatap Halvard.

"Go to Restauran," ucap Halvard menoleh sekilas. Mata Halvard melirik sabuk pengaman yang belum terpasang.

Alighty sadar, lalu mengangkat tangan kiri ke belakang untuk meraba sabuk tanpa melihat sama sekali. Akan tetapi, sabuk itu keras dan sulit ditarik. Sempat tiga kali Alighty mengayun tangan, tetap saja tertahan.

"Susah sekali sih? Biasanya aku tidak sesulit ini menarik sabuk. Ada apa ini? Aah, aku paling kesal kalau berada di dalam mobil yang tidak biasa kugunakan," lirih Alighty diam-diam cemberut. Ia belum sadar kalau tangannya menarik bagian yang salah.

Halvard memperhatikan dengan ekspresi datar. Meski raut wajah sebenarnya sedang menahan senyum, namun dengan tenang Halvard beralih mencondongkan diri lebih mendekat pada Alighty. Halvard menarik sabuk yang tertahan. Wajahnya sangat dekat dengan wajah Alighty yang kacau.

Alighty terpaku. Malu. Hanya dengan sekali tarikan masalah sabuk pengaman terselesaikan. Halvard memasangnya pada tubuh Alighty.

"Ada apa dengan sabuk ini?" katanya dalam hati. Alighty tak habis pikir.  Padahal dengan sekuat tenaga, ia sudah menarik sabuk itu namun tetap saja keras.

Sebenarnya Alighty hanya tidak sadar.  Saking merasa tegang, ia menarik bagian sabuk yang salah sehingga sabuk itu tidak mungkin akan terulur.

"Thank you, Sir," Alighty menatap kaku pada si pria dengan manik biru.

Halvard tidak bergeming. Ia memacu kendaraan untuk mencari restoran makan siang. Dalam perjalanan, Alighty yang canggung terus memainkan jemari. Halvard menyadari kecanggungannya dan mencoba membuat pertanyaan.

"Do you have any recommended places for our lunch?"

Alighty menoleh. "Ada, tapi aku biasanya makan di warung pinggir jalan. Warung-warung teras sederhana."

"You don't have any restaurant recommendations or something?"

"There is a restaurant, but the location is quite far."

"It does not matter, we will go there" tukas Halvard datar.

Alighty mengangguk.

Kendaraan itu melaju menuju tempat yang di sebutkan Alighty. Dalam perjalanan, nada panggilan telepon milik Halvard berdering. Halvard mengangkat telepon itu dan berbicara dalam bahasa Italia.

Alighty mendengar semua percakapan mereka, ia tahu bahasa sapaan yang digunakan Halvard dalam bahasa Italia, tetapi tidak memahami semua yang diucapkan. Alighty pun mencoba membuat percakapan walaupun tidak yakin dengan apa yang barusan didengarnya.

"Sir, what are you here for? Are you here for an assignment or a job, Sir?"

Halvard menatap serius mendengar pertanyaan Alighty. Tangan kiri Halvard mengemudi membentuk jarum jam 2, sementara tangan kanan menyandar pada jendela dengan gaya santai menopang dagu.

"I'm on vacation," ucapnya rendah.

"Ooh... Okay."

I Choose You [Complete]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang