Setelah pembicaraan mereka selesai, mereka semua pergi kecuali Mew dan Vegas yang masih membicarakan sesuatu.
Sedangkan Mile menghampiri Build, karena Mile mencurigai Build yang baru pertama kali dia lihat.
"Apa aku mengenal mu? " Tanya Mile yang menghentikan langkah Build
Build membalikan tubuhnya menatap Mile yang telah mencurigai dirinya"Maaf tuan...kenapa? "
"Apa kau mewakili tuan Han? " Tanya Mile, tuan Han adalah salah satu pembeli Narkoba yang sangat besar, beliau merupakan anggota Kejaksaan yang korupsi
"Ohh tuan Han... Aku adalah kaki tangannya, karena beliau ada urusan lain" Jawab Build meyakinkan Mile
"Ohh pantas aku tidak melihatnya" Ucap Mile yang masih merasa curiga karena Build datang ke pertemuan ini sendirian tanpa di temani pengawal satupun.
Build pamit untuk pergi tanpa Mile cegah, iya terus memperhatikan kepergian Build dan langsung menyuruh anak buahnya mencari tahu apakah tuan Han tidak menghadiri pertemuan lalu menyuruh salah satu anak buahnya untuk datang.
"Cari tahu dan kabari secepatnya... " Ucap Mile lalu masuk menemui Mew dan Vegas, tapi dia tidak memberi tahu siapa yang ia temui barusan
Karena Mile adalah penghianat di antara mereka semua, ia seperti ini hanya karena menginginkan kedudukan dan bahkan semua harta Suppasit.
Wajar dia memiliki sifat yang serahkan karena dia adalah seorang mafia, apapun akan di lakukan demi kekuasaan sepenuhnya.
"Dari mana saja kau? " Tanya Vegas menatap kehadiran Mile
"Pengawal Ku memberitahu ada sedikit masalah di perusahaan... " Jawab Mile yang di anguki percaya
"Sepertinya waktu kita akan di percepat untuk mengambil semua barang di pelabuhan" Ucap Mew membuat mereka bingung
"Kenapa mendadak? " Tanya Mile
Mew tidak menjawab dan pergi meninggalkan mereka berdua yang saling bertatapan.
"Masih seperti biasanya!" Mile meneguk wine nya yang di tatap Vegas
Sementara itu di sisi lain, Juyeon sedang bersama Kevin menuju sekolahan pemuda itu. Di perjalanan Juyeon tidak berbicara sedikit pun, sampai pada akhir Kevin yang membuka pembicaraan di antara mereka
"Apakah aku tidak bisa menemui ayah ku bos? " Tanya Kevin dengan wajah yang penuh harapan
Kevin masih belum mengetahui jika kedua orang tuanya telah tiada, karena semua orang tidak ada yang berani untuk memberi tahu Kevin. Apa lagi semua media tidak ada yang membicarakan kejadian itu lagi, Ya pasti karena telah mendapatkan ancaman dari para Mafia ini.
"Suatu saat kau akan bertemu! Bersabarlah dan terus berlatih untuk menghasilkan uang agar mereka bangga... " Juyeon meyakinkan yang membuat Kevin kembali bersemangat
"Baiklah bos! " Kevin turun dari mobil menuju kelasnya karena telah tiba di sekolahan
Juyeon menatap Kevin dengan rasa kasihan, dulu dirinya juga seperti Kevin sebelum menjadi seorang Mafia. "Maafkan aku... "
Sementara Kevin,dia melihat Bright yang sekarang menjadi seorang pendiam bersama Win. Kevin ingin menanyakan sesuatu tapi Bright selalu menghindar termasuk Win yang tak ingin ikut campur lagi dengan masalah Kevin atau berurusan lagi dengan dirinya.
"Kenapa mereka? " Tanya Kevin bingung dengan tingkah mereka berdua beberapa hari ini yang menjauhi dirinya
Tentu saja mereka berubah karena mendapatkan sebuah ancaman juga dari Juyeon.
"Kevin ayo...! " Ajak Hanna untuk memasuki kelas
Merekapun berjalan menuju kelas dengan santai tanpa menyadari sesuatu jika Kevin sedang di awasi?
Ya Kevin terus di awasi oleh bawahan Juyeon untuk menjaga anak itu agar tidak kabur.
KAMU SEDANG MEMBACA
LOSER HOME (End)
Random⚠️⚠️WARNING⚠️⚠️ BxB Area! Cerita ini tentang seorang pemuda berumur 22 tahun yang menanggung semua harapan orang tuanya... Menanggung beban sejak ia terahir ke dunia, ekspentasi keluarga yang besar membuat ia menjadi anak yang tertekan d...
