Chapters 34

599 54 0
                                        

Disela sela ciuman Mew yang sangat menggairahkan ia berkata "Call Me Daddy... Baby!"

"Mengerti hmm? "

"Engtt hmmm... Me ahhh ng-erti enghtt"

"Ahhh Daddy... Hmmppp"

Gulf tidak henti-hentinya mendesah karena Mew terus bermain dengan adik kecilnya itu, saat Gulf telah mencapai puncak dan berhasil mengeluarkan klimaks nya. Mew menungging kan tubuh Gulf dan mengecup telinga pria itu

"Apa kau siap baby? " Ucap Mew dengan nada beratnya

"Ya daddy... Arghtttt... "

Tanpa aba-aba Mew memasukan kejantanannya ke hole milik Gulf yang membuat pria itu meneteskan air mata karena rasa sakit yang ia rasakan.Tubuhnya seperti terbelah menjadi dua

"Enggh ahhh... "Dan Mew yang berhasil memasukannya dengan paksaan

"Sial sakit sekali... Hmppttt" Gulf masih menahan perih yang ia rasakan

Mew mengabaikan nya dan mencium bibir Gulf dan berkata "Bolehkah ku gerakan sekarang? "

"Ya Daddy... Ahhh"

"Hmppp"

"Shh... Daddy ahhh le-bih cepat enghttt"

Gulf hanya bisa meremas sprei dan terus mendesah, menahan rasa sakit dan nikmat yang bersamaan hingga berakhir beberapa ronde yang membuat Gulf sangat lemas.

.
.
.
.
.
.
.

Sementara itu Apo masih di perjalanan menuju rumah Gulf dengan terburu-buru, ia yakin jika Gulf tidak mengingat apa yang ia ucapkan saat sahabatnya itu mabuk.

"Sedang apa sih pria ini? Kenapa tidak bisa di hubungi! "

Apo terus mengoceh karena sahabatnya yang tidak bisa di hubungi, sesampainya di rumah Gulf ia terkejut melihat mobil mewah yang terparkir di depan rumah sahabatnya itu

"Apa Gulf beli mobil? " Apo masih kagum melihat mobil mewah yang berwarna putih itu dan segera masuk ke rumah Gulf yang ternyata tidak di kunci

"Kenapa tidak di kunci? " Apo melihat seisi ruangan yang tidak mencurigakan sama sekali baginya

Saat ia berada tepat di dapat pintu kamar Gulf, Apo mendengar desahan dari sahabatnya itu. Apo berpikir jika Gulf sedang bermain solo

"Enghtt ahhh.... "

"Wah teman desahan mu indah! " Tawa Apo lalu membuka pintu kamar Gulf dan terkejut karena melihat sahabatnya itu sedang bersentuh tubuh dengan Mew

Matanya membulat tidak percaya, emosi melihat perbuatan mereka. Apo mengepalkan tangannya kuat hingga buku-buku kukunya memutih,
Ia emosi dan berteriak menghentikan perbuatan mereka.

"Apa yang kalian lakukan!? "

Apo menarik tubuh Gulf yang awalnya berada di atas tubuh Mew hingga terjatuh. Gulf terkejut melihat kehadiran sahabatnya itu yang tiba-tiba masuk ke rumah nya.

"Brengsek kau...! " Apo menarik tubuh Mew dan memukulnya

"Apo hentikan! " Gulf berusaha memisahkan mengabaikan rasa sakit di bokongnya tanpa Apo perduli kan ia kembali mendorong Gulf hingga terjatuh dan membuat jidatnya terjedut meja yang mengakibatkan berdarah

"Aww... "

Apo benar-benar emosi "Apa yang kau lakukan hah! "

"Apa yang aku lakukan? " Tanya Mew mengejek

"Aku hanya melakukan sesuatu yang di lakukan oleh sepasang kekasih " Jawab Mew yang masih terbaring di ranjang dengan Apo di atasnya yang masih memukuli nya

LOSER HOME (End) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang