Chapters 36

606 47 1
                                        

Mata Gulf langsung tertuju ke arah Kin, mereka bertemu seperti sudah ada takdir diantara mereka berdua. Setelah Gulf duduk tepat di samping Apo, Tuan Joong pun memulai rapatnya.

"Kalian pasti akan berhadapan dengan pria ini... " Lanjut Tuan Joong menunjukkan foto Nani, sebenarnya siapa Nani? Selain kaki tangan keluarga Suppasit? Sebegitu ditakutinya kah dia?

"Berhati-hatilah jika berhadapan langsung dengan nya! " Ucap Tuan Joong yang di mengerti

"Pertama kita akan membuat mereka melalui jalan yang sepi, kita akan menutup jalan utama agar mereka tidak bisa lewat...! "

"Selanjutnya kalian yang urus, walaupun kalian berempat yang akan turun langsung untuk membunuhnya! Kalian harus berhati-hati... Bagaimana pun dia adalah pimpinan mafia! "Ucap Tuan Joong yang khawatir terjadi apa-apa kepada anak buahnya

"Kenapa kita mengincar dirinya? " Tanya Apo yang membuat Tuan Joong melihat kearah Kin begitu pula sebaliknya

"Aku membayar kalian untuk membunuhnya tanpa harus ku jelaskan tujuan ku...! " Ucap Kin

"Bukankah kau anggota gangster? Kenapa tidak melakukannya sendiri? " Tanya Apo lagi yang menatap kearah Kin sinis

Sepertinya Apo berubah pikiran, untuk apa dia membunuh ayahnya Rose yang merupakan sahabatnya sendiri? Uang yang di berikan Kin tidaklah cukup untuk meminta maaf kepada seseorang yang telah mereka sakiti bukan?

"Apo! " Tuan Joong bingung melihat kelakuan Apo

"Aku tidak ikut dengan rencana ini! Aku ada urusan lain saat rencana ini di lakukan... " Ucap Apo pergi meninggalkan rapat itu mengabaikan semua mata yang menatap dirinya bingung begitu pula dengan Gulf

Ia tahu jika Apo masih marah pada dirinya, dia tahu sahabatnya itu kecewa pada dirinya. Tapi kenapa? Apa yang dia lakukan salah?

Hufttt

"Kenapa dia? " Build bertanya kepada Gulf yang masih menatap kepergiannya

"Aku tidak tahu! "

"Tidak masalah! Aku akan mengajak rekan ku untuk menggantikan nya... " Ucap Sehun yang di setujui oleh Tuan Joong

Setelah mereka selesai membicarakan semua rencananya,Gulf berjalan keluar yang diikuti oleh Kin bersama anak buahnya.

"Wah wahh... Tempat seperti ini tidak aman untuk bocah seperti mu! " Ucap Kin yang membuat langkah Gulf terhenti dan menatapnya

"Owh nak? Ada apa? "

"Apa yang kau mau? " Tanya Gulf

"Tidak ada... Aku hanya senang bertemu dengan mu lagi" Jawab Kin tersenyum

"Bagaimana keadaan orang tua mu? Ohh...maafkan aku" Kekeh Kin mengejek lalu pergi meninggalkan Gulf yang emosi

"Sial...! "

Setelah kepergian Kin, Gulf menatap ke arah kaca bening yang memperlihatkan kerumunan manusia beraktivitas. Ia hanya diam melihat semua orang tersenyum merasakan bahagia.

"Kenapa diri ku tidak bisa seperti itu? "

Gulf berlalu pergi menggunakan motornya untuk mencari keberadaan adiknya lagi yang sampai sekarang belum ia ketahui keberadaan nya.

Sementara di sisi lain, Apo menemui Mile yang telah memiliki rencana lain.
Ternyata Apo tidak mengikuti rekannya untuk menargetkan Tn Suppasit karena Mile telah mengetahui keberadaan Kevin.

Jadi Apo akan menyelamatkan Kevin sendirian tanpa memberi tahu Gulf, karena dia masih marah kepada sahabatnya itu. Bahkan Apo sendiri saja tidak tahu apa sebenarnya yang ia rasakan saat ini.

LOSER HOME (End) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang