Setelah tidak jadi menemui Mile dan pada akhir Apo akan memberitahu semua rencananya lewat ponsel. Mereka pun kembali melakukan aktivitas masing-masing dan untuk mempersiapkan diri sebelum hari itu tiba.
Apo mengantarkan Gulf kembali kerumahnya, setelah itu Apo izin pergi untuk mengikuti jadwal kuliah karena dia telah melewati 2 hari pelajaran .
"Aku pergi dulu teman! " Apo berteriak lalu pergi
Gulf hanya diam melihat kepergian Apo, ia bergegas masuk ke rumah dan melihat tidak ada siapa-siapa di sini. Bahkan adiknya sendiri ia tidak tahu keberadaannya sekarang.
Apakah keadaan dia baik atau tidak, Gulf tidak mengetahuinya
Hati Gulf kembali sedih karena merasakan kesepian yang amat dalam, "Aku merindukan mu ibu... "
Hufff...
Hanya helaan nafas yang sekarang terdengar, Gulf berjalan menuju kamarnya. Menyiapkan sesuatu hingga semua kegiatannya terhenti karena ada seseorang di luar yang mengetuk pintu rumahnya
"Iya sebentar... "
Saat Gulf membuka pintu itu, ia benar-benar terkejut karena yang datang adalah Mew
"Ini rumah mu? " Mew masuk tanpa izin dari Gulf yang hanya menatapnya heran
"Bagaiman bisa kau ke sini? " Tanya Gulf bingung
"Aku? Ya karena kau kekasih ku... Jadi aku bisa kesini" Mew berjalan menyelusuri ruangan ini dan tertuju pada sebuah pintu yang merupakan kamar Gulf
"Apa ini kamar mu? "
"Jangan masuk! Kau tidak sopan... " Langkah Mew terhenti karena ucapan Gulf
"Baiklah.... "
"Aku lapar, kau punya makanan? " Tanya Mew menuju kearah dapur
Gulf hanya menatap pria itu heran, bisa-bisanya dia tahu rumah Gulf "Cari saja sendiri! "
Gulf kembali masuk ke kamar dan menguncinya, ia segera membereskan semua alat yang ia gunakan untuk membunuh dan memasukkan nya kembali ke dalam kotak agar tidak diketahui oleh Mew.
Tok... Tok
"Kau sedang apa? " Mew mengetuk pintu kamar yang membuat Gulf bergegas dan menyimpan kotak itu di bawah ranjangnya
"Ayok kita makan" Gulf keluar dari kamar dan mengajak Mew untuk makan
"Apa yang kau lakukan di kamar? "Mew menatap kamar Gulf yang tidak ada apa-apa
"Kau tidak perlu tahu"
"Aku hanya punya mie tidak masalah kan? " Mew mengangguk dan Gulf segera memasaknya
Mew menunggu di meja makan menatap Gulf yang sedang memasak untuk dirinya, tanpa sadar Mew tersenyum bahagia.
Gulf yang menatap kearah Mew juga ikut tersenyum.
"Selesai... "
"Wahh kelihatannya enak... "
Gulf duduk tepat di sebelah Mew yang telah menunggu nya.
"Aku harap rasanya juga enak Gulf. "
"Tentu saja enak, kan aku yang memasak" Ucap Gulf mengambil Mie nya dan menaruh ke piring Mew
Pria itu mulai mencicipi nya dan ternyata enak "Eemmm... "
Mew dan Gulf pun makan bersama, menikmati suasana sederhana yang mereka rasakan sekarang. Seperti keluarga kecil yang sangat bahagia
Gulf kembali tidak bersedih karena kehadiran seseorang bersamanya.
Mew meneguk segelas air yang membuat Gulf menatapnya, jakun Mew naik turun yang membuatnya begitu sexy?
Gulf menelan ludahnya yang di lihat oleh Mew
KAMU SEDANG MEMBACA
LOSER HOME (End)
Casuale⚠️⚠️WARNING⚠️⚠️ BxB Area! Cerita ini tentang seorang pemuda berumur 22 tahun yang menanggung semua harapan orang tuanya... Menanggung beban sejak ia terahir ke dunia, ekspentasi keluarga yang besar membuat ia menjadi anak yang tertekan d...
