⚠️⚠️WARNING⚠️⚠️
BxB Area!
Cerita ini tentang seorang pemuda berumur 22 tahun yang menanggung semua harapan orang tuanya...
Menanggung beban sejak ia terahir ke dunia, ekspentasi keluarga yang besar membuat ia menjadi anak yang tertekan d...
"Dulu aku hanya ingin menjadi seseorang yang kalian banggakan! Tapi sejak kelahirannya harapan ku hilang... "
"Aku hanya bisa menyaksikan semua yang mereka lakukan terhadap ku tanpa membalasnya! "
"Dan sekarang aku menjadi monster yang tidak memiliki perasaan? Karena perbuatan kalian..."
Hufff
. . . . .
Saat keluar dari perusaahan, Apo berpapasan dengan seseorang yang ternyata Mew dan Vegas. Ia sungguh membenci pria di hadapannya sekarang ini.
"Seharusnya kau tidak muncul di hadapan ku jika masih ingin melihat dunia ini! " Ucap Apo santai tanpa memperdulikan sekitarnya
"Apa yang kau katakan huh? Dan apa yang sedang kau lakukan di sini? " Tanya Vegas yang membuat Apo menatap kearah nya
"Itu bukan urusan mu! " Apo berjalan pergi yang kemudian Mile turun melihat kehadiran temannya
"Ohh ada apa kalian kemari? " Tanya Mile menuruni anak tangga menuju teman-temannya dan melihat kepergian Apo
"Kenapa dia ada di sini? " Tanya Vegas menunjuk kearah Apo yang telah pergi menggunakan mobil mewahnya
"Dia hanya bertanya mengenai usaha mobil mewah keluarga Metawin" Jawab Mile sedikit meragukan bagi Mew
"Ahh sudah lah jangan perduli kan anak itu, lebih baik kita keruangan ku sekarang... " Ajak Mile yang di ikutan Mew dan juga Vegas
Sesampainya di ruangan,Mew membicarakan tentang penyelundupan Narkoba "Setelah pertunangan ku selesai satu bulan lagi kita akan mengambilnya di pelabuhan"
Mile menatap Mew dan Vegas "Kenapa mendadak? "
"Aku sudah memberitahu mu sebelum nya dan aku ke sini untuk mengingatkan mu lagi! Kau terlalu sibuk... " Ucap Mew santai
"Owh aku lupa hahah... "
"Bagaimana dengan bodyguard keluarga mu? Apa sudah sempurna? " Tanya Mile lagi
"Tentu, Juyeon yang mengurus semuanya. " Jawab Mew
Tidak lama dari percakapan itu pelayan Mile masuk keruangan dan memberikan mereka minuman sebagai pelengkap pembicaraan.
"Lalu bagaimana dengan Kin? Kau sudah mengurusnya? " Tanya Mile kepada Vegas
"Bukannya kau akan memberi mereka hadiah peperangan? Aku menantikan itu" Ucap Vegas tersenyum
"Sepertinya kalian ke sini memancing ku untuk menghabisinya? " Mile curiga jika mereka menyuruh dirinya untuk membunuh Kin
Bagaimana? Rencana Mile saja belum berhasil untuk membunuh Tn Suppasit, jika dia membunuh Kin maka rencananya akan kacau.
"Owhh sial... " Vegas hanya tertawa melihat kelakuan Mile lalu berdiri bersama Mew yang menghampiri dirinya
"Jangan mencoba berkhianat dari ku! Habisi dia dan bawa kepalanya dihadapan ku sebelum aku pergi kepelabuhan! " Ucap Mew mengancam lalu pergi yang di ikuti Vegas
Mile hanya tersenyum mendengar ancaman itu dan berteriak setelah kepergian mereka berdua "Brengsek! "
Mew memang tidak mengetahui jika Mile telah berkhianat, maka dari itu Mew menyuruh Mile untuk menghabisi Kin agar ia percaya terhadap pria itu dan tidak meragukan kesetiaannya lagi.
"Kau yakin dia akan membawa kepala Kin kepada mu? " Vegas berjalan beriringan dengan Mew menuju mobilnya
"Tentu! Jika dia tidak melakukan itu maka dialah penghianat nya... " Vegas tersenyum melihat Mew bertindak lebih cepat dari pada dugaannya
Sementara di sisi Mile ia menyiapkan rencana cadangan untuk membunuh Kin sebelum Mew pergi kepelabuhan untuk mengambil barang haram yang di selundupkan. Tapi Mile akan memastikan terlebih dahulu jika Tn Suppasit akan mati besok.
Karena jika Mile tidak membunuh Kin, maka dialah yang akan di bunuh oleh Mew dan usahanya untuk menguasai semua kekuasaan Suppasit gagal. Dan lagi Kin akan jadi penghalang bagi dirinya suatu saat nanti.
Keluarga Suppasit tidak hanya membeli Narkoba dari para mafia Italia, melainkan dari para penjahat dan gangster. Sedangkan dengan para mafia itu Tn Suppasit memberi dengan jumlah banyak. Maka dari itu ia menyiapkan penjagaan yang lebih untuk memastikan keamanan.
Jika barang itu di rebut oleh seseorang, sangat besar kemungkinan keluarga Suppasit akan kehilangan banyak uang, karena dia telah mengeluarkan uang sebesar 100juta dolar.
"Kau serius akan bertunangan dengan Davika? " Vegas menatap sahabatnya itu
"Kenapa? Kau menyukai nya? "
"Tidak... Keluarga Hoorne hanya tertarik akan harta, kau tau itu kan! "
"Itu bagus, aku akan memberinya lebih jika dia menjalankan bisnis nya dengan baik lagi"
"Lalu pria itu? " Vegas masih bingung dengan sahabatnya ini, jika akan bertunangan dengan Davika lalu kenapa dia menjalin hubungan dengan Gulf?
"Aku hanya ingin menikmati tubuhnya" Ucapan Mew membuat Vegas tak habis pikir
"Jadi status mu bertunangan dengan Davika hanya untuk menutupi kau seorang Gay? " Mew menatap kearah Vegas sinis
"Memangnya kenapa? "
"Ayolah bro, pria itu tidak tahu apa-apa... Aku rasa dia menyukaimu, jika dia tahu" Vegas menjeda ucapannya
"Dia akan terluka... " Ucapan Vegas tidak di perduli kan oleh Mew
Vegas hanya menghela nafas melihat Mew yang tidak pernah berubah sama sekali, masih sama seperti dulu. Egois dan keras kepala.
Disisi lain Gulf berusaha menemui Apo sahabatnya itu untuk menanyakan kenapa dia tidak ikut untuk membunuh Tn Suppasit? Gulf sampai di rumah Apo dan berusaha menelponnya namun tidak di jawab.
"Ok baiklah... " Gulf berjalan ke rumah Apo dan mengetuk pintunya
"Po buka pintunya ada tamu! " Teriak Nenek Apo yang mempersiapkan makan malam
"Iya iya! " Apo berjalan dari ruang TV menuju pintu untuk melihat siapa tamu itu
Saat Apo membuka pintu, mata mereka saling bertatapan. Kenapa seperti ini? Mereka dulunya bersahabat dan sekarang seperti tidak saling mengenal satu sama lain? Apa karena Apo baru menyadari jika dirinya menyukai Gulf? Sahabatnya sendiri.
Apo ingin memeluk tubuh Gulf, ia ingin menangis karena kesalahan nya telah menyukai Gulf. Tapi Apo tidak mau berbohong tentang perasaannya itu. Ia sungguh menyukai Gulf
"Kau... Mengenal ku cukup lama, tapi kenapa kau tidak mengerti perasaan ku? "
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
See you guys, jangan lupa Vote,komen, and Follow ya. 🤭🤭 Karena dukungan sangat berarti untuk saya🙏🙏selamat membaca🥰🥰