Happy reading
Kaylia menatap pantulan dirinya dari cermin. Cantik, dengan seragam khas SMA melekat di tubuhnya dan Rambut yang ia urai.
Mengambil handphone di dekat meja riasnya dan mengambil tasnya.
Mengetikkan beberapa kata di sebuah grup chat lalu menggenggam kembali handphone nya.
Ia langsung berjalan dan tak lupa menutup pintu kamarnya. Turun dari tangga tatapannya tertuju kearah meja makan tersenyum kecil lalu berjalan kesana.
"Kaylia, sini sarapan dulu" panggil Mama membuat Kaylia mendekat, di sana terdapat Mama, 1 orang pria dan 2 remaja dengan seragam sama sepertinya.
"Iya, Ma"ucap Kaylia lalu duduk. Tak ada yang menyadari. 1 Tangannya yang menggenggam hp mengetikkan sesuatu.
Tak lama terdengar suara panggilan dari hp, membuat semua yang ada di sana menatap Kaylia.
Kaylia mengangkat panggilan itu, ekspresinya berubah murung lalu membalas "iya, aku kesana" lalu mematikan sambungan.
Kaylia berdiri "Ma, maaf aku engga bisa sarapan, temen aku bilang dia butuh bantuan aku mobilnya mogok"ucap Kaylia dengan nada sedih. Mama pun menggangguk memaklumi.
"Aku sarapan di sekolah aja ya Ma"ucap Kaylia lalu berjalan tapi belum sempat ia melangkah lebih jauh lagi suara seorang pria terdengar.
"Kaylia, apakah uang yang papa berikan itu cukup?jika kurang katakan saja"ucap Papa dengan nada sedikit tegas. Kaylia berbalik "cukup, Pa. Hanya saja Kaylia ingin membeli sesuatu." Ucap Kaylia ragu.
"Sini" panggil Papa. Kaylia hanya menurut lalu berjalan kembali kemeja makan.
"Jika perlu habisin"acuh papa lalu memberikan 2 kartu ATM berbeda warna. Dan melanjutkan meminum kopinya.
"Aaa makasi Papa, Kayli berangkat" ucap Kaylia lalu pergi.
Kedua remaja yang sendari tadi memperhatikan drama keluarga tersebut hanya bisa terdiam, merasa seakan tak di anggap.
"Lumayan beli cilok"gumam Kaylia menatap kedua ATM itu.
Memasuki sebuah mobil berwarna merah menyala. Ia Tadi sudah meminta salah satu bodyguard untuk memanaskan mobil kesayangan itu.
Mobil merah itu melesat menyalip beberapa pengendara, usai lampu merah muncul 3 mobil lain yang berbeda warna dan sama cepatnya dengan mobil Kaylia. Orang yang melihatnya tercengang seakan mereka sedang melihat balapan.
Arah ke4 mobil tersebut sama, yaitu SMA galaxy.
Citt
Hening
Suasana yang tadinya ramai menjadi hening saat melihat ke4 mobil mewah itu. Kenal, bahkan mereka sangat kenal dengan pemilik mobil tersebut.
Mobil tersebut terbuka menampakkan 4 gadis cantik dengan kacamata hitamnya masing masing.
"Gue berasa seleb"ucap salah satu dari mereka, Lauza Lixeva. anak tunggal dari keluarga kaya raya dengan perusahaan di mana mana.
"Diem Lo, mereka itu fans gue"balas salah satunya. Vinera Elyzia, berasal dari keluarga yang cukup di takuti di dunia hukum. Mengingat kedua orangtuanya pengacara hebat sekaligus agen internasional begitupun dengan kakaknya. Tak lupa pula dia anak perempuan satu-satunya di antara keluarga besarnya yang berprofesi sebagai pengusaha.
"Berisik"ketus seorang gadis dengan aura gelap. Lexana Zeulvea, gadis dengan aura menakutkan khasnya. Berasal dari keluarga dengan tahta tinggi di dunia gelap membuat tak jarang orang akan ketakutan saat berada di dekatnya. Banyak yang sudah mengetahuinya begitupun pihak hukum tapi karna keluarga lexana hanya membunuh yang harus di bunuh membuatnya tak berurusan dengan pihak berwajib.
"Udah lah"ucap gadis lainnya. Yeah ia adalah Kaylia. Dan yang lain adalah sahabatnya.
____
Sampai disini, intinya Kaylia memiliki 3 sahabat yang sama berpengaruhnya seperti dia
_
Spam next?
_
531 kata
_
07-10-2022
____
-Indonesia, Bali-
KAMU SEDANG MEMBACA
Antagonis? yes! i'm?
Acak"Oh, masuk novel?"ucap seorang gadis dengan perban yang melingkar di kepalanya. ---- Bukan cerita transmigrasi ke orang berpengaruh di dunia melainkan ini kisah seorang penulis yang jiwanya berpindah ke novel buatannya sendiri. Bahkan lebih parahny...
