Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bab 15. Cinta Dalam Diam
_____
"Mencintainya dalam diam dan mendoakannya secara diam-diam."
-ALHUDA-
_____
Motor sport hitam lengkap dengan helm bogo milik sang empunya membelah jalanan beraspal.
Citttt....
Huda menghentikan motor sport hitamnya tepat di sebuah toko buku yang mirip seperti perpustakaan besar bertuliskan 'Toko Buku ZUKAH'. (singkatan dari Azzura, Azka, dan Huda.)
Ya, memang ZUKAH sendiri seperti perpustakaan besar karena disana adalah sebuah toko buku yang terhubung dengan perpustakaan. Perpustakaan ZUKAH sendiri gratis jika ingin membaca disana sudah difasilitasi namun jika ingin meminjam akan ada biaya tambahan.
Tadi sehabis sholat Maghrib di Cafe Millenial ia langsung ke toko buku milik sang uminya ini.
Cowok itu mengedarkan pandangannya. Sambil tersenyum elegan seperti biasanya senyumannya gak ada obatnya.
Alhamdulillah rame, batinnya.
Ada yang sibuk membaca atau pun hanya sekedar numpang WiFi. Maklum, rata-rata isinya para anak remaja yang hobinya membaca atau anak remaja yang sedang menyelesaikan beban negara.
Toko Buku ZUKAH adalah salah satu toko buku yang dibuat ala anak remaja jaman now. Sengaja dibuat karena memang Azzura-Uminya Huda itu pecinta buku garis keras.
Sang suaminya-Abi Azka pun mendirikannya khusus untuk sang istri tercintanya.
Disana terdapat berbagai macam buku tersusun rapi di rak-rak sesuai genrenya. Yang sudah dibagi melalui sekat-sekat sebagai pembatasnya. Seperti buku fiksi, novel, cerpen, komik, dan buku non fiksi pun ada seperti biografi, iqra', buku paket, sejarah, majalah, karya tulis ilmiah, dan masih banyak lagi. Bahkan, Al-Qur'an pun tersedia.
Di toko buku ZUKAH ini special. Terdapat kursi-kursi panjang lengkap dengan mejanya ditata rapi sedemikian rupa bergaya ukiran khas yang di desain khusus disediakan untuk tempat untuk membaca.
Selain itu, uniknya disana juga terdapat Musholla. MasyaAllah.
"Yusuf!"
Atensi Huda teralihkan. Ia pun menghampiri seseorang itu. Tetap dengan senyumannya yang elegan.wkwk