MENUSUK

129 12 0
                                        

HARI itu, kenangan buruk terjadi lagi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

HARI itu, kenangan buruk terjadi lagi. Menghadirkan sebuah peristiwa baru untuk Azkia.

Pagi hari. Azkia sedang melipat sajadahnya setelah menyelesaikan kewajibannya. Pagi itu Azkia tidak kembali untuk tidur. Ia memilih untuk membantu mamahnya didapur. Karena ia tau, mamahnya pasti sedang menyiapakan sarapan setelah menunaikan sholat subuhnya. Setelah membereskan sajahdanya. Azkia beranjak dari kamarnya dan menuju kedapur rumahnya. Terlihat mamahnya dan bi Imas sedang sibuk menyiapkan sarapan di pagi itu.

"Selamat pagi mah" ucap Azkia yang mendekat kepada mamahnya.
Sedangkan sang mamah sedikit kaget dengan kehadiran putri sulungnya di pagi itu.

"Selamat pagi juga sayang. Tumben kamu engga tidur lagi" tanya sang mamah yang mulai merangkur putri sulungnya.

"Aku engga bisa tidur lagi mah. Aku bantuin yah siapin sarapannya" balas Azkia

"Yasudah boleh ko kalo kamu mau bantuin mamah" balas sang mamah sembari mulai melakukan kegiatan di pagi itu. Azkia pun mulai membantu mamahnya.

Sang mamah sangat senang. Melihat putri sulungnya yang sesang membantunya itu. Baginya sungguh moment yang sangat langkah dan sudah lama ia tidak melihatnya.

***

Suara tawa memenuhi pagi itu didepan gerbang sekolah. Yang beriringan dengan murid-murid mulai memasuki sekolah. Beberapa murid yang baru saja tiba. Saling menyapa ketika saling bertemu. Obrolan kecil pun terjadi diantaranya. Seorang gadis terlihat diantara murid-murid itu, yang sedang berjalan memasuki gerbang sekolah bersama teman-temannya. Gadis itu sesaat menghentikan perjalanannya. Membuat teman sekitarnya pun mengikuti aksi gadis tersebut.

"Loh itu kan temennya Azkia. Mau apa mereka dengan temannya Azkia" ucap seorang gadis dan beberapa temannya. Yang baru saja tiba di depan gerbang sekolahnya.

"Itu kan gengan Arai" sambung dari salah satu teman gadis itu.

"Kayanya mereka berulah lagi dah. Lapor ka Oniel aja, nanti pas istirahat." Ucap juga dari salah satu teman gadis itu. Lalu mereka berlima pun mulai memasuki gerbang sekolahnya kembali. Tanpa mencoba untuk menolongnya. Karena mereka memang hanya disuruh untuk memantau gerak gerik gengannya Arai saja.

"Coba gua kasih tau Azkia juga deh pas istirahat" gumam gadis itu dalam hatinya.

Didalam kelas Cera. Ia baru saja mendudukan tubuhnya ditempat duduknya. Ia baru saja sampai. Setelah beberapa menit ia berada di dalam kelas. Ia belum melihat kehadiran dari Esha. Jam pelajaran pertama juga, sebentar lagi akan segera dimulai. Ia sudah mencoba menghubungin Esha melalui ponselnya. Namun yang didapat, ponsel Esha malah tidak aktif. Dengan tidak aktifnya ponsel Esha. Membuat Cera merasa sedikit panik. Karena sebelumnya ia masih saling bertukar pesan dengannya, dan ia juga tau bahwa Esha sudah berangkat.

THE PAST - (SELESAI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang