TEMAN DI LANGIT

99 12 1
                                        

TIBA-TIBA, aku terbangun

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

TIBA-TIBA, aku terbangun. Tepat diatas hamparan rumput-rumput hijau yang sangat luas. Pemandangan yang sangat indah terpampang jelas didepanku. Bunga-bunga yang tersusun rapih saling berdampingan. Pepohonan yang rindang dengan lebatnya buah yang terlihat sangat indah. Lalu buah apa itu. Kenapa aku baru melihatnya. Sungai-sungai yang mengalir kecil disekitarnya.
Sempatku berpikir, tempat apa ini. Yang berada disini sangat indah semua, saat dipandang. Suasana disini sangat damai, tenang. Begitu terasa menyejukan di dalam hati. Di mana aku. Kenapa aku bisa ada disini. Apakah ini surga.?

Aku mencoba mengelilingi tempat ini. Mengitari hamparan yang luas. Tak kutemui sama sekali seseorang ataupun kehidupan yang berada ditempat ini. Entah audah berapa lama aku berjalan mengitarinya. Aku merasa sudah lama aku melangkahkan kakiku ini. Namun anehnya tidak ada rasa lelah sama sekali dari tubuh ku. Sesaat ketika melihat tubuhku. Aku sekan mengingat sesuatu. Sesuatu yang sedang terjadi dengan tubuhku. Tetapi aku juga tidak bisa mengingat akan sesuatu itu. entah apa itu. Aku juga tidak tau.

Aku mencoba mendekati salah satu pohon yang ada di tempat ini. Aku mencoba mengambil buah dari pohon itu. Yang aku rasa, baru pertama kalinya aku melihat buah tersebut. Aku pun memetiknya, karena jangkauannya tidak terlalu tinggi. Aku hanya mengambil secukupnya dan tidak banyak. Setelah aku mencoba buah ini sembari mendudukan tubuhku di dekat sungai. Aku sangat terkejut. Akan dari rasa buahnya. Rasanya sangat enak. Bahakan bisa aku bilang sangat lezat. Aku pun melahap dengan sedikit lebih cepat karena sangking enaknya buah ini.

Ketika sedang enak menyantap buah yang aku makan. Sekilas aku seperti mendengar seseorang memanggil namaku. Dari arah sebrang sungai. Awalnya aku hanya menghiraukannya saja. Karena aku tadi sudah berkeliling tidak melihat ada seorang pun di tempat ini. Aku kembali memakan buahnya.

"Azkia" suara panggilan itu terdengar lagi, dan sekarang suaranya semakin jelas. Terdengar seperti suara seorang perempuan yang memanggilku.

Aku pun mencoba mengikuti arah suara itu terdengar. Aku menyebrangi sungai yang memang airnya dangkal. Suara itu seakan semakin menjauh dan seakan sedang menuntunku. Aku terus ikuti suara itu. Hingga menuju ketempat awal dimana aku terbangun. Aku terheran kenapa aku bisa kembali ketempat awal aku terbangun tadi. Padahal langkahnya terus maju.

Ketika sudah berada di tempat ini, dan suara itu telah berhenti. Aku melihat seseorang yang sedang duduk di hamparan rumput dengan menatap langit. Aku yang merasa heran melihat kehadiran orang itu cukup membuat aku bingung. Lalu aku pun mencoba mendekati orang itu dai pada pusing memikirkan hal yang membuatku bingung. Setelah aku sudah hampir mendekati orang itu. Aku melihat untaian rambutnya. Seakan aku mengenal orang itu. Walau hanya baru melihatnya dari belakang, namun perasaanku seperti sudah mengenal orang itu.
Aku mulai mendekatinya. Belum saja aku melangkahkan kaki ku lagi. Orang itu atau gadis itu sudah mengatakan sesuatu yang membuat ku kaget.

THE PAST - (SELESAI)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang