Sweet Home - 06

7K 498 11
                                        

Daddy John & Papa Jae, ft Baby Jaemin

•Sweet Home•


~ Liburan ~

"Jaemin, lihat ini."

Jaemin yang berada di gendongan Papanya, langsung menoleh ke arah sang Daddy. Melihat kalau Ayahnya itu tengah menggendong anak dari adiknya Johnny.

"Lucu, 'kan? Jaemin mau satu tidak?" Ini jelas, Johnny memberi kode ke Jaehyun yang hanya diam dan memperhatikan.

Kedua mata Jaemin menyipit, tangan kanannya terangkat.

Plak!

"Heh!"

Johnny dan Jaehyun langsung menjauh. Jaehyun memeluk anaknya erat, sedangkan Johnny menenangkan keponakannya yang hampir menangis karena dipukul oleh Jaemin.

"Daddy!" pekiknya, wajahnya tampak kesal. "Mine!"

Johnny meringis, dia buru-buru kembali ke ruangan sang adik. Mengembalikan keponakannya itu ke orang tuanya.

"Jaemin, tidak boleh seperti itu." ujar Jaehyun, menatap Jaemin yang masih terlihat kesal. "Jangan suka memukul orang sembarangan, apalagi tadi itu adik bayi."

Jaemin tampak tidak peduli. Wajahnya memerah kesal, dan pipinya menggembung. Ngambek dia.

"Daddy! Daddy punya Jaemin!" pekiknya dengan kedua tangan terulur ke arah Johnny.

Jaehyun memberikan Jaemin ke suaminya, membiarkan Jaemin memonopoli sang kepala keluarga. Lagipula, tumbenan sekali Jaemin posesif ke Daddynya. Biasanya juga abai. Tapi memang, ini baru pertama kalinya Johnny gendong bayi. Biasanya cuman gendong Jaemin, dan paling jauh, sih, Renjun. Oh! Jaehyun juga.

"Ya sudah, kita pulang aja, ya." ajak Johnny, melirik Jaemin yang menyembunyikan wajahnya di leher Johnny. "Atau Jaemin mau makan di luar?"

Jaemin hanya mengeratkan pelukannya, tidak membalas perkataan Johnny sama sekali. Alhasil, kedua orang tuanya yang berpamitan. Jaemin diam saja, tidak tertarik sama sekali dengan bayi yang tadi Johnny gendong.

"Sepertinya tidak akan ada bayi lagi di rumah." ujar Johnny pelan, namun masih bisa didengar oleh Jaehyun.

"Aku juga tidak berniat memiliki anak lagi." balasnya, lalu tersenyum.

Melihat senyum lebar Jaehyun, Johnnya mau tidak mau ikut tersenyum. Dia tidak mau memaksa kalau Jaehyun memang tidak mau. Lagi pula, dengan adanya Jaemin juga sudah membuat keluarga mereka lengkap. Sangat malah.

"Ayo makan di luar." ajak Jaehyun semangat.

Mendengar nada semangat sang Papa, Jaemin mengangkat wajahnya. Dia tersenyum, "Mau! Mau mie!"

Johnny terkekeh, "Baiklah, ayo kita cari mie."

~•~

"Nah! Jaemin pake garpu aja."

Jaemin menerima garpu dari sang Papa. Dia masih kesulitan jika harus menggunakan sumpit, jadilah Jaehyun meminta garpu pada pelayan restaurant.

"Terima kasih, Papa."

"Sama-sama, baby."

Johnny meletakkan mangkuk milik Jaehyun yang sudah ia pisahkan seledri atau apa itu Johnny tidak tau. Jaehyun tidak suka, jadi Johnny mengambilnya satu persatu dan ia letakkan di mangkuknya.

Jaehyun menepuk-nepuk lutut Johnny, "Terima kasih." ucapnya pelan. Ingin memberi kecupan, tapi tidak mungkin. Jaehyun bukan orang yang suka mengumbar kemesraan di depan banyak orang. Di depan Jaemin juga jarang.

Sweet Home ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang