23. hampir tinggal dialam gaib

56 1 0
                                        

Aku melangkah kan kaki ku ke arah Abizar yang masih terbaring dengan bunga di atas nya, tanpa kecurigaan apa pun aku masih terus melangkah kan kaki ku, setelah memasuki ruangan tersebut pintu ruangan itu tiba-tiba tertutup dengan sendiri nya. Suara mas Roy sudah tidak bisa aku dengar bahkan wujud Abizar yang sedang terbaring pun sudah tidak ada.

"Kemana Abizar? Kenapa dia menghilang?" tanya ku

Dari ujung tembok muncul sosok hitam yang sudah ku pastikan itu adalah sosok gerandong, taring nya yang menjulang serta air liur nya yang berjatuhan membuat ku jijik melihat nya. Sosok itu perlahan-lahan mendekati ku, perasaan ku mulai panik, aku mulai takut jika nanti ada apa-apa.

Ada tujuan apa kamu kemari terdengar suara bariton dari ujung ranjang, aku melihat ke arah tersebutdan ternyata ada sosok bapak-bapak yang sedang duduk disana dengan seragam hitam nya.

"Sejak kapan ada orang di situ ?" Batin ku

"Sudah saya bilang, jangan ikut campur dengan urusan saya !! Dan sekarang dengan berani nya kamu memasuki rumah saya" kata nya lagi

Bapak itu pun berbalik memperlihat kan wajah nya, terlihat ada goresan luka di bawah mata nya, kumis nya yang agak tebal serta pandangan mata nya yang tajam membuat aku tidak bisa mengeluarkan kata apa pun dari mulut ku ini.

"Kamu lihat ini" bapak itu memperlihat kan cermin dan terlihat di dalam nya mas Roy dengan yang lain sedang berusaha membangunkan ku, mas Roy nampak khawatir dia beberapa kali menggoyang kan tubuh ku tetapi aku tidak terbamgun juga.

"Tolong jangan apa-apa kan saya" mohon ku pada nya

"Apa kamu sedang memohon pada saya? Kemana keberanian mu tadi ?"

"Tolong biarkan saya pergi pak"

"Tidak akan semudah itu saya melepaskan mu, aura mu sangat bagus bahkan aku butuh kamu untuk mengalahkan musuh ku "

"Saya tidak mempunyai kekuatan apa pun, saya hanya manusia biasa"

"Dasar bodoh !! Di tubuh mu itu melekat selendang ratu harimau yang bisa memghancurkan kekuatan apa pun" Tegas bapak itu

"Selendang ? apa yang di maksud bapak ini sebenar nya ?" Ucap ku dalam hati.

"Maaf pak, saya tidak mengerti apa yang anda maksud itu"

"Benar-benar bodoh !! sekarang kamu diam disini, saya tidak mau melapaskan kamu sampai kapan pun !!" Teriak bapak itu lalu tiba-tiba menghilang.

Sementara sosok gerandong, dia masih ada di sini bersama ku, dia terus menatap ku dari kajuhan, aku benar-benar takut dengan nya.

"Mas Roy, tolong aku mas aku sangat takut" lirih ku,namun tidak ada suara mas Roy yang terdengar.

POV AUTHOR

Roy sedang panik dengan keadaan istri nya saat ini, pasal nya Kinan masih belum sadar semenjak raga nya dia suruh untuk melihat keadaan rumah depan.

"Sayang bangun sayang, kamu dengar aku kan" Teriak Roy

"Gimana ini pa, si teteh masih belum bisa sadar, aku takut dia terjebak di sana "ucap Roy pada papa nya.

MATA BATINCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang