25. pulang kampung horor

58 0 0
                                        

POV KINAN

Lebaran idul fitri taun ini, pertama kali nya aku pulang kampung bersama suami ku,, rasa nya memang sangat bahagia namun ada hal yang membuat ku sedih juga, karena tepat di bulan ini pernikahan ku sudah 1 tahun dan aku belum juga mempunyai anak.

"Sayang udah siap semua nya ?" Tanya mas Roy pada ku

"Sudah mas, semua nya sudah aku masukin koper, mobil nya jemput jam berapa mas ?"

"Nanti abis isya baru kita berangkat"

"Yaudah aku mau sholat magrib dulu ya mas"

Aku segera melakukan sholat magrib, entah kenapa pulang kampung ku kali ini membuat hati ku merasa aneh seakan berkata jangan pulang, selesai sholat segera aku bersiap karena ternyata mobil yang menjemput kami sudah datang.

"Hati-hati ya nak, kalo sudah sampai kabari kami" Ucap mama mertua ku

"Iya mah, pasti" Jawab ku

"Yasudah kami berangkat ya mah pah" pamit mas Roy

Mobil pun mulai berjalan meninggalkan rumah kami, akududuk sendiri di belakang sementara mas Roy di depan karena sang supir meminta untuk menemani nya ngobrol supaya tidak mengantuk.

"Sayang kamu ngantuk ?" tanya mas Roy pada ku

"Enggak mas, aku lagi baca novel" jawab ku

Mas Roy dan pak supir sedang asik mengobrol sementara aku? Aku haya diam dan sesekali melihat ponsel ku, saat kami melewati tol palimanan, entah apa yang terjadi dengan tubuh ku, seketika keringat dingin ini keluar begitu saja, bau anyir tercium dimana-mana hingga bau melati pun muncul.

"Mas, apa kamu mencium sesuatu ?"

"Hiraukan sayang, jangan memulai pembicaraan nanti mereka akan senang mengikuti kita"

Mulut ku langsung terdiam saat mas Roy berbicara seperti itu, bahkan aku tidak berani berkata apapun lagi. Namun semakin aku diam kan bau anyir ini semakin menyengat saja, membuat perut ku menjadi mual.

"Mas perut ku mual, aku engga tahan sama bau nya"

"Pake ini sayang" Ucap mas Roy memberikan satu botol kecil minyak wangi, benar apa yang mas Roy bilang seketika perut ku menjadi baik-baik saja.

°•°•°•°•°

Sekitar pukul 02.00 dini hari aku sampai kerumah ku yang ada di kampung, mama ku pun menyambutku dengan mas Roy.

"Alhamdulilah, sampai dengan selamat" kata mama ku

Barang-barang pun di masukan ke dalam, aku yang sudah sangat lelah memutus kan untuk langsung tidur.

Pagi hari nya, sama seperti biasa jika dirumah ku sendiri aku bangun agak siang karena memang kondisi ku yang kecapean, hari ini pun aku tidak puasa.

"Mas kamu puasa?"

"Perut ku sakit sayang, mungkin hari ini aku tidak puasa dulu"

MATA BATINCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang