"sudah nenennya, Zeus. sekarang waktunya makan" perintah Misha, tapi tetap saja tidak di hiraukan oleh Zeus yang masih asik nenen ke dadanya yang montoqqq.
"Tidwak Mwimwi" ucapnya dengan suara yang aneh akibat ia berbicara tapi masih tersumpal oleh puting Misha yang seksehh.
Dengan paksa dan menghiraukan rasa sakit, Misha pun menarik paksa putingnya dari mulut Zeus yang panas.
"Makan sekarang, Zeus" titahnya lagi. Misha kemudian beranjak di ikuti Zeus yang mengintil seperti ular anaconda.
Sesampainya mereka di ruang tamu yang bercosplay menjadi ruang makan, Misha pun segera menyiapkan makanan untuk Zeus yang sedang duduk.
"Ini, makanlah" ujar Misha sembari menyodorkan sepiring goreng sosis so nice kepada Zeus.
Zeus menerimanya dengan mata berbinar yang kemudian redup.
"Ada apa dengan ekspresi jelekmu itu?" tanya Misha.
"Zeus ingin di suapi, Mimi" pintanya dengan suara lirih.
"huftt, baiklah"
Baik hati sekali bukan boti semok ini? Tentu saja agar Zeus semakin cepat mau untuk di ajak ninuninu. Apalagi menurut Misha Zeus masih polos dalam hal berbau dewasa.
Nyam Nyam Nyam
Bunyi kecapan gembira Zeus
"Zeus, setelah ini kau harus membantu Mimi di mencari kayu bakar di hutan, okey?" suruhnya, bilang saja jika Misha mencari keuntungan, toh tidak ada salahnya bukan, ini adalah salah satu timbal balik.
"Baik, Mimi" patuh Zeus.
Saat akan menyuapi Zeus lagi, Misha salah fokus dengan beberapa nasi yang belepotan di sekitar mulut Zeus.
"ck, makan yang benar, Zeus" geramnya.
Cup
Eumm
Dengan modus Misha mencium bibir Zeus, yang hanya di terima-terima saja olehnya.
"ahh emm" desah Misha karena ia tidak menyangka bahwa Zeus membalas ciumannya dengan kasar.
Misha segera mengalungkan tangannya di leher berurat Zeus.
"Yes, akhirnya bisa ninaninu ama Zeus" batinnya bersorak senang.
Perlahan mereka berdua mulai berdiri dari duduk mereka, dan refleks mereka saling membuka baju sama lain hingga bertelanjang bulat.
"ahhh, lebih dalam Zeus, eumm" pintanya saat ia merasakan mulut panas Zeus mencium lehernya yang mulus. Ia sempat tidak percaya jika Zeus yang ia kira polos mengerti cara berciuman dengan hebat, berbeda dengan dirinya yang sering berciuman perempuan, walaupun dirinya 'ladyboy'.
Brak
Siapa sangka, Zeus tiba-tiba membanting Misha ke dalam kamar Misha.
Untuk lebih panas, Misha segera menggoda Zeus dengan membuka lebar kakinya memperlihatkan lubangnya yang berkedut dengan cantik.
"eumm, kemari Zeus, makan lubangku dengan mulut seksimu itu" ujarnya dengan wajah sensual sembari mengelus lubangnya yang pink menggoda.
"Shit" umpat Zeus, dalam beberapa detik aura Zeus langsung berubah menjadi pria dewasa, hingga tanpa sadar Misha sudah keluar hanya melihat kejantanannya Zeus, yang ternyata sangat waww.
"Kau sangat menggoda, Bunny" puji Zeus dengan suara yang tiba-tiba berubah menjadi berat dan serak.
"ahh, tentu saja aku menggoda" tantang Misha, dengan nekat ia memasukkan jarinya kedalam lubangnya yang tak pernah ia masuki apa-apa, demi menggoda Zeus.
KAMU SEDANG MEMBACA
Transmigran Abal-abal
RandomPemuda desa yang harus merawat pria asing yang ternyata orang penting.
