Karena gw baik, gw lngsung up walaupun. blum smpe target
.
.
"Mi-Misha, apa yang kau la-
Tok tok
"Ck, sialan. Siapa sih yang ngetok pintu pagi-pagi. Mana bentar lagi modusan gw berhasil lagi" batinnya kesal, padahal kurang sedikit lagi ia berhasil.
Misha langsung menekuk mukanya cemberut, melupakan tangan Zeron yang sudah ia hempas dengan slay tadi.
Zeron yang tak tau harus melakukan apa langsung memutuskan untuk melihat siapa yang bertamu pagi-pagi.
Ceklek
"Mencari sia- Baginda Kaisar" dengan terburu-buru Zeron membungkukkan badannya. Mimpi apa dia semalam hingga ia di datangi Kaisar negeri ini.
Awalnya ia tidak tau jika titan di depannya ini Kaisar, apalagi kata orang-orang Kaisar negeri ini suka berdansa, makanya selalu memakai topeng dansa.
Tapi dengan otak bintang lautnya, ia bisa mengenali Kaisar dari lambang yang berada di dada sebelah kirinya.
"Tidak sia-sia aku mengikuti pelajaran tentang kerajaan" bangga Zeron di dalam ginjal. Padahal sebentar lagi ia akan menerima sesuatu yang tidak akan pernah ia sangka seumur hidup jagung.
"Dimana istriku?" tanya Kaisar yang ternyata itu adalah Zeus. Ck ck, jika Misha tau Zeus adalah kaisar, sudah di pastikan Zeus langsung turun tahta karena di tuduh korupsi. Tentu saja karena uangnya di habiskan oleh boti binal itu.
Dan lagi, Misha pasti menertawakan topeng yang di pakai Zeus. Untuk apa memakai topeng jika ia sudah tau wajah aslinya.
"Istri? Mohon maaf Yang Mulia, hamba tidak tau siapa istri Yang Mulia" jawab Zeron berusaha sopan, boro-boro tau istrinya, ia saja baru tahu jika Kaisar-nya ini sudah menikah.
"Saya tidak suka pengkhianat"
"Pengaw-
Siapa yang dat- ZEUSSS"
Misha yang berada di belakang Zeron pun terkejut, bagaimana si iblis mesum Zeus bisa ada di sini. .
Tapi ia tak menampik jika ia senang, mungkin mimpinya semalam adalah pertanda bahwa ia akan bertemu Zeus.
Mungkinkah ini ulah anaknya yang terlalu rindu dengan pencinta-nya.
Mata picek Zeus langsung mencari keberadaan boti lubang semutnya, dari jarak 100 km ia bisa melihat betapa makin semoq botinya.
Mungkin ini dampak dari kurangnya jepitan maut Misha.
Zeus yang tidak bisa membendung rasa rindu akan lubang semut Misha pun langsung bergegas menuju Misha.
Brak
Zeron yang memiliki dosa seberat spongebob langsung di hempas sayang.
Salahkan saja dia yang berdiri di depan pintu, merusak momen saja.
Grep
"Mimi"
Siapapun tolong beritahu Misha untuk melakukan sesuatu, karena jujur saja otak cacing Misha belum mampu mencerna apa yang tengah di lakukan Zeus.
Zeus yang merasa hampa karena pelukannya tidak di balas langsung melepas pelukannya dan melihat apa yang terjadi.
Dahinya mengernyit heran saat Mimi-nya hanya diam mematung, ada apa dengan Misha, kenapa ia tidak membalasnya?. Otak selangkangan Zeus langsung memikirkan hal-hal yang sekiranya penyebab sikap Misha saat ini.
Ekhem
Misha dan Zeus langsung menoleh ke asal suara. Zeron yang di tatap dengan dua ekspresi yang berbeda pun mematung canggung.
Ya gimana? Zeus menatap dirinya bagai singa garong yang kapan saja dapat membunuhnya, sedangkan Misha menatapnya kaget, mungkin baru sadar dari keterkejutannya akan kedatangan Zeus.
Misha yang masih belum mood bertemu Zeus langsung berlari menuju Zeron dan bersembunyi di belakang badan Zeron. Tapi jika ajak ninuninu, pasti dia langsung memeluk Zeus dengan tubuh telanjang, agar lebih mudah masuk.
Zeus yang melihat itu seketika naik tebing, ia tidak terima jika Misha-nya lebih memilih Zeron si ulat mangga daripada dirinya.
Zeron yang berada di posisi yang tidak menguntungkan pun bingung harus melakukan apa.
Jika ia langsung kabur, sangat tidak sopan. Bisa-bisa pedang pengawal Zeus langsung menyambit tubuhnya.
Tapi jika ia berdiam diri saja, sama saja ia menyerahkan diri ke mulut buay- singa.
Di tengah kekalutannya, Misha berbisik dengan suara yang lumayan kecil.
"Zeron, ayo pergi dari sini" bisik Misha.
Sret
Tanpa banyak bicara seperti banci di pinggir lumpur lapindo, Zeus langsung menarik Misha ke dalam pelukannya.
Tentu saja Misha memberikan perlawan, kali ini ia akan jual mahal. Tapikan ia tidak punya harga diri? Karena ia tidak sedang jualan. Ck, lupakan itu sejenak.
"Lepasin, aku tidak mau tinggal dengan iblis sepertimu"
"Pulang, Mimi. Di sini bukan tempatmu"
"Aku tidak mau, aku mau di sini saja dengan kekasihku"
Duarr
Bagai di lempari pisau jagal ulat bulu, Zeron takut setakut takutnya.
Mungkin hari ini hari terakhir ia hidup.
Kenapa mulut Misha berkata seperti itu, sama saja ia membiarkan Zeron mati.
"Sudahi hayalanmu, Mimi. Pulang sekarang" marah Zeus sembari menarik-narik dada semo- tangan Mimi.
"Tidak, aku tidak mau pulang. Kecuali ke-
.
.
.
Hai gyss, gw kembali
Gimana? Nyariin cerita gw ga pas gw unpub?
Sorry gw unpub bentar, ini jg gara" vote cerita ini yg dikit.
Makanya jgn lupa vote guys, biar gw makin semangat but cerita.
Part kali ini rda panjang loh. Part berikutnya mungkin ada plot twisnya. Udah siap nunggu plot twisnya?
Segitu dulu. Jangan lupa vote, komen, dan follow ya,
Eh iya, gimana kalo kita buat grup TAA di WA?
Bye bye
KAMU SEDANG MEMBACA
Transmigran Abal-abal
AcakPemuda desa yang harus merawat pria asing yang ternyata orang penting.
