20 + 9

4K 208 5
                                        

Adegan kenikmatan mereka pun terulang kembali, hingga tak terasa matahari sudah lelah untuk berada di atas, hingga ia memilih untuk digantikan oleh sang rembulan.

"Aku mencintaimu"

.

"Ck, berani sekali jalang itu kembali lagi saat aku akan mendapatkan Zeus sebentar lagi" gerutu omega setengah kekar, ia tidak terima jika mangsanya kali ini akan lepas.

"Aku harus mempunyai rencana untuk menyingkirkan cebol buntet itu" seringai mirip joker itu tercetak dengan jelas di bibir jontornya.

Satu persatu rencana liciknya mulai beterbangan diotak belutnya.

Ia semakin tidak sabar untuk menjalankan rencana-rencana yang sudah ia susun rapi didalam otak belutnya.

.

"Lebih nikmat mana lubangku semutku dan lubang kudanil Zayyan" todong Misha sekonyong-konyong.

Bangun tidur bukannya langsung mandi, ia malah langsung overthingking dengan Zeus, ia takut jika Zeus terpikat calon jalang kecebur got yang habis dicium babii.

Demi Naruto yang kayang pake bokong, ia tidak boleh berkata kasar, kasian anaknya.

Untuk menepis opertingking-nya, ia langsung mencerca Zeus dengan bertanya yang tidak berbobot, tapi berbeban.

apaan sih-Zayyan

"Apa maksud ucapanmu, Mimi. Bukankah tadi malam aku sudah bilang untuk tidak membahas ini lagi?" jawab Zeus tenang, walaupun dalam hati ia memikirkan pertanyaan Misha.

Ia jadi bingung, nikmat mana Misha dengan Zayyan.

Tapi menurut Zeus, tidak ada yang bisa mengalahkan geol-an maut Misha, termasuk lubang perjaka Zayyan.

"Ohh, tidak semudah itu, upil babi" sanggah Misha cepat sembari menggoyang-goyangkan jarinya di depan wajah setengah dugong Zeus.

Ia tidak terima jika kasusnya dihentikan secepat ini. Ia sangat penasaran, lebih jago dan lebih nikmat mana goyangan maut mereka di atas ranjang.

Tapi ia yakin, tidak ada yang bisa mengalahkan geol-an mautnya.

Lagipula tidak ada yang bisa mengimbangi nafsu kuda liar Zeus.

"Aku tidak suka mengulang perkataan, Mimi" jawab Zeus sekali lagi.

Terkadang ia jengah dengan sifat centil dan lebay Misha, itu membuatnya sedikit risih.

"Bilang saja jika kau suka dengan lubang sumur lower milik anak lele itu" tuduh Misha.

Sudah tau ia gampang emosi, tapi manusia kudanil Zeus ini malah tidak bisa mengerti dirinya.

Terlanjur suasana hatinya hancur karena sikap Zeus, ia bangkit dari posisi awalnya yang berada di atas burung baseball Zeus.

Mungkin mulai saat ini, ia harus belajar mengikhlaskan cintanya yang tidak terbalaskan.

Ia tidak bisa memaksakan kehendak takdir, lebih baik ia menerima daripada menentang.

Zeus yang merasa kehilangan kehangatan pun mencoba menghentikan Misha dalam acara merajuknya.

"Bukan seperti itu, Mimi. Aku bersumpah demi jari kelingking Haechan yang bengkong, tidak ada yang bisa mengalahkan geol-an mautmu" bujuk Zeus, Misha yang mendengar bujuk rayu Zeus pun tergoda.

Kan apa yang ia bilang, tidak ada yang bisa mengalahkan geol-an mautnya.

"Aku akan percaya dengan ucapan busukmu itu jika kau mengusir jalang jembatan kadal itu" tantang Misha, ia ingin melihat seberapa setia Zeus dengannya.

Zeus tanpa babibu langsung mengiyakan, lagi pula ia tidak merasa rugi, apalagi sekarang ada Misha yang siap 24 jam memuaskan nasfu kuda liarnya.

"Tentu, setelah kita menyelesaikan bercocok tanam kita, aku akan memerintahkan pengawal untuk mengusir anak dari bajingan Zeco itu" ujar Zeus menggoda dengan mata yang tertuju pada dada montoq Misha.

.

"Sudah saatnya kau kembali, walaupun skenariomu masih di tengah jalan"

.

"Haha, aku tidak sabar cebol buntet itu akan meminum ramuan ini, aku pastikan setelah cebol itu meminum ramuan ini, maka dunianya akan berubah, hahaha"

Kita tunggu saja, rencana apa yang telah disusun oleh jalang jembatan ancol itu.

.
.
.

haii guyss, gw kembali setelah sekian lama menghilanggg.

pada kangen cerita ini ga?

sebenarnya gw pgn update kemarin", tapi belum ada ide.

jdi gw baru update skrang.

beberapa part menuju ending nihhh.

jangan lupa vote dan komen yaa,

terimakasih kasih cengku cengkuuu 😍

Transmigran Abal-abalTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang