20 + 4 + 4

4.7K 245 7
                                        

"Haha, persetan dengan bajingan, Mimi. Aku hanya ingin kepuasan saat kau meninggalkanku" licik Zeus bajingan opet.

Dengan perlahan Zeus mendekati Misha yang membatu seperti slime.

"Kau ingin ku puaskan seperti Zayyan, Mimi?" tawar Zeus sembari menarik pinggul Misha agar dekat dengan dirinya.

"Awalnya aku mau, tapi aku tidak sudi jika memakai barang bekas dari orang lain, apalagi itu anakmu sendiri Zeus, darah dagingmu" nada Misha meninggi, ia tidak habis fikri dengan otak piranha Zeus. Bagaimana ia dengan bejatnya menyetubuhi anaknya sendiri, sungguh di luar nurul.

"Haha, Mimi Mimi. Kau berkata seperti itu, karena kau belum mengetahui sebuah rahasia, Mimi" ujar Zeus sembari mengelus wajah Misha dengan dengan telunjuknya.

Misha menepis tangan Zeus, ia merasa ga mau ga suka gelayyy.

"Memang apa yang belum aku ketahui, bajingan?" tantang Misha, enak sekali congor Zeus berkata seperti itu, padahal ia tau segalanya.

"Belum saatnya kau tau, Mimi-ku Sayang"

Cup

Zeus mengakhiri ucapannya dengan kecupan manja pada bibir Misha.

"Cih, bajingan" gumam Misha yang tentu saja didengar oleh telinga badak Zeus.

"Sepertinya mulutmu ingin diberi pelajaran, Mimi?" tawar Zeus, ia tidak cukup sabar untuk menghadapi jalang kecil dipelukannya ini.

"Tentu, mulutku ini memang perlu diberi pelajaran, agar ia mengerti jika berbicara dengan seorang bajingan, ia harus berbicara kasar, bukan?" sepertinya boti satu ini memang ingin di hukum oleh kenikmatan duniawi?.

Baiklah, karena Zeus baik hati dan rajin selingkuh, ia dengan siap akan menghukum boti binal dan montoq satu ini.

"Kau yakin, Mimi. Jangan menyesal dengan ucapanmu, Mimi" ujar Zeus, dan tanpa bertele-tele ia langsung mencium kasar bibir ikan piranha Misha.

Misha yang dicium pun kegirangan di dalam hati, akhirnya ia akan ninuninu lagi setelah sekian lama.

"Emmm cpk eungg"

"Ahhh eummm"

Adegan panas mereka pun berlangsung lama, hingga kaki Misha berubah menjadi Nutrijell rasa darah.

.

"Eunghh" mata rubah itu perlahan-lahan mulai membuka dibarengi dengan gerakan tubuhnya yang seksi dan semlehoy.

Mata indahnya langsung disuguhkan oleh keindahan duniawi yang bersifat sementara, yakni wajah bajingan Zeus.

Sudah lama ia tidak merasakan momen seperti ini.

"Walaupun wajahmu seperti opet, aku tetap mencintaimu sepenuh ginjal, Kaisarku" tulus Misha sembari mengelus lembut wajah Zeus.

Hatinya sedang berbunga mekar, tentu saja, ia telah menghabiskan malam panjang dengan Zeus.

Bahkan sekarang saja, penis baseball Zeus bersarang didalam lubang semutnya.

Pagi-pagi ia langsung disuguhkan kenikmatan yang sangat luar biasa.

"Apakah kau senang nak? ahh, tentu saja kau senang, karena semalam ayahmu telah menjenguk dirimu" gumamnya lirih sembari mengelus perutnya yang sudah buncit.

Dug

"Ouch, iya-iya, jangan menendang terlalu keras. Nanti ayahmu terbangun" peringatnya kepada calon anaknya yang belum tau apa-apa.

Karena posisinya saat ini sangat menempel dengan Zeus.

Jika diingat-ingat, ia baru saja menjilat ludahnya yang telah ia buang.

Kemarin saja sok-sok'an tidak mau ninuninu dengan Zeus, tapi sekarang ia berada di satu selimut bersama Zeus.

"Aku jadi ingin lagi" gumamnya binal, ia mendongak melihat wajah opet Zeus.

Sepertinya kali ini ia yang akan memimpin.

Tidak buruk, dengan goyangan mautnya, ia akan membuat Zeus bangun dalam kenikmatan.

"Ahh, nikmathh sekalihh" desahnya saat ia memulai gerakan geol-an mautnya.

"Ahhh ouhhh"

plok plok plok

Seakan tak ada hari esok, ia terus menerus menaik turunkan bokongnya yang sangat sintal dan lembut bagai squisy.

Tanpa sadar orang yang sedang ia tunggangi sudah bangun dan bergabung merasakan kenikmatan bersama.

"ohh, binal sekali dirimuh, Mimi" geram Zeus sembari membantu Misha menaik turunkan dirinya.

"Ahh, tentu sajahh ini ajaranmuh, Kaisarkuh" ucap Misha di selingi oleh desahan.

Adegan kenikmatan mereka pun terulang kembali, hingga tak terasa matahari sudah lelah untuk berada di atas, hingga ia memilih untuk digantikan oleh sang rembulan.

"Aku mencintaimu"

.

.

.

hai guys, gue up lagi, maaf ya telat.

jngan lupa vote dan komen ya.

terima kasih,

paypay mailuvv

Transmigran Abal-abalTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang