Mereka pun masuk ke dalam rumah untuk beristirahat, dan kebetulan rumah Zeron memiliki 2 kamar, namun sayang kamar satunya tidak pernah di bersihkan, sehingga harus di bersihkan dulu sebelum di tempati.
Setelah selesai berberes, Misha mulai merebahkan dirinya di tempat tidur yang sudah bersih dari dosa-dosa jahannam.
"Kalo Zeron tau gw hamidun, dia gimana ya? Apa gw di usir?"
"Nggak nggak, ga boleh. Gw ga rela kalo gw gagal dapetin mangsa gw kali ini. Gw harus pandai nyembunyiin anak ini" rencana Misha.
Entah mengapa ia berpikiran seperti itu, karena di pikirannya ia hanya ingin bersama Zeron. Saat berada di samping Zeron, ia merasa nyaman sampe pingin di keloni.
Tapi rasa nyaman yang mendeskripsikannya adalah rasa nyaman sebagai kakak dan adik. Karena bagimana pun semenjak di dunia ini ia tidak pernah bertemu dengan kakaknya.
Walaupun ia selalu bertengkar dengan kakaknya, tapi yakinlah, ia menyayangi kakaknya seperti ia menyayangi penis besar.
"Dahlah, itu urusan belakangan. Yang penting gw bisa tinggal ama Zeron" gumamnya dengan raut yang menjijikkan.
Tapi seketika rautnya berubah sedih saat teringat dengan Zeus.
Bagaimana pun ia mencintai Zeus setengah bokong, apalagi semenjak mengandung ia selalu rindu penis Zeus.
Hiks, malang sekali nasib omega yang semoq ini. Tolong ninuninulah dengannya, agar ia tidak terlalu bekasi.
Otak kelingkingnya seketika langsung memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi saat ia pergi jauh dari bajingan Zeus.
Ia takut jika Zeus dan Zayyan memiliki hubungan ayah dan anak, apalagi Zayyan adalah omega.
Seperti kata orang-orang, alpha dan omega yang berada di suatu ruangan pasti akan melakukan suatu kegiatan yang menimbulkan suara "ah ah ah".
Membayangkannya saja ia sudah panas. Apalagi melihat body Zayyan yang bohay, ia kan jadi ciut. Tapi tak apa, kalau Zeus dengan yang lain, maka ia bisa dengan Zeron.
Toh tidak menutup kemungkinan jika penis Zeron lebih besar atau sama besar dengan Zeus, karena badan Zeron juga lumayan kekar.
"Tenang nak, selagi lubang semut ibumu ini sempit, pasti kamu akan mempunyai ayah yang hebat, dalam urusan ranjang tentunya" Tawa licik Misha menggelegar di ruangan yang sempit ini.
Tanpa tau kejutan apa yang akan membuat bokong semoqnya bergetar manja.
.
"Arghhh, kenapa semuanya menjadi kacau seperti ini. Ini di luar prediksi BMKG" Zeus dengan sikap tempramennya langsung membanting barang-barang yang ada di sekitarnya.
"Semua ini gara-gara Zedo dan Mirhael. Saya harus kehilangan Mimi dan anakku" seperti alpha kita kalo ini bodoh, terbukti dengan dirinya yang tidak menggunakan kekuasaannya untuk menemukan Misha dan anaknya.
"Saya harus secepatnya menemukan Mimi, saya sudah terlalu rindu dengan lubang semutnya. Tapi jika tidak ada lubang Mimi, masih ada lubang Zayyan bukan?" Zeus tertawa licik, bahkan ia sudah membayangkan betapa sempit lubang anaknya. Ia tidak peduli lagi dengan hubungan darah, yang penting ia puas.
.
"Kenapa aku merasa Misha memiliki ikatan denganku?"
"Dia seperti adik nakalku, tapi Misha terlalu alim untuk menjadi seperti adikku"
Ck, kasian sekali Zeron belum tau sifat asli Misha, mungkin jika ia sudah tau sifat asli Misha, ia akan salto di atas pohon semangka.
"Sudahlah, sudah ada dirinya saja aku bersyukur. Hitung-hitung bisa mengurangi rasa rinduku kepada adik nakalku dulu" ia tersenyum tipis saat membayangkannya.
.
.
.
Hai guys, gw kembali lagiii setelah sekian episode.
Sorry gw baru up, gw baru ada mood buat nulis, jadi maaf kalo ga ngefeel.
Gw harap kalian masih mau baca dan mau voment.
Gw selalu nungguin vote dan komen kalian loh.
Bye bye di part selanjutnya....
KAMU SEDANG MEMBACA
Transmigran Abal-abal
RandomPemuda desa yang harus merawat pria asing yang ternyata orang penting.
