Biarlah takdir mereka berjalan seperti semestinya.
Bagaimana pun Misha hanyalah pendatang, dan ia juga bukn tuhan yang bisa seenaknya merubah sesuatu.
Setelah sosok Zeus pergi dari hadapannya, barulah ia terduduk lemas, meratapi nasibnya yang harus di tinggal oleh orang yang di cintainya?.
Zeron yang melihat perubahan adiknya seketika sedih, dulu di kehidupan mereka, Misha juga pernah di tinggalkan orang yang ia kagumi diam-diam.
Namun sayang, om-om yang ia kagumi setengah bokong itu telah berpulang ke pohon beringin, menyisakan penyesalan yang teramat. Andai saat itu ia menyatakan cintanya, pasti ia tidak akan terlalu menyesal.
Tapi tak lama setelah kematian dari orang yang di kagumi adiknya, adiknya pun menyusul. Sungguh, cinta sejati.
.
Brak
Pyar
"Arghh, semuanya kacau" Zeus yang masih tak terima dengan kenyataan langsung melampiaskan kemarahannya kepada guci-guci yang banyak dosa. Untung KW bukan asli.
"Ini semua ulah dari Zeco dan Mirhael. Ck, semuanya menjadi kacau" emosi Zeus semakin menjadi-jadi.
"Andai saya tidak menjadi Zeco, pasti tidak akan seperti ini" pikirannya langsung menerawang ke masalalu.
"Apa maksud anda baginda. Tidak seharusnya baginda pilih kasih, Zeus dan Zeco seharusnya diperlakukan sama. Mereka sama-sama anak kita" marah seorang ibu. Tentu saja ia sebagai ibu harus menyuarakan ketidakadilan itu kan.
Ibu mana yang rela anaknya di perlakukan tidak sama, adahal anaknya sama, bahkan mereka kembar.
Apakah suaminya pikir jika salah satu anak mereka itu bukan anaknya?. Apakah suaminya pikir jika ini anak Jaeman?.
"tutup mulutmu, Heart. Omega rendahan sepertimu tidak pantas berpendapat. Anakku hanya Zeco, dan Zeus bukan anakku. Aku tidak akan menanggap anak haram itu anakku, karena bagaimana pun perkiraan tabib kepercayaanku tidak pernah meleset"
"Apa yang kau katan baginda, memang benar perkiraan tabib bahwa anak kita satu. Tapi kenyataannya yang keluar kembar baginda. Bahkan ia lebih mirip denganmu dari Zeco" siapapu tolong buka mata baginda kita saat ini menggunakan tang, agar ia tidak picek lagi untuk mengenali anaknya.
Bahkan jika ia masih belum mau mengakui anaknya, maka ia akan memanggil Johnny untuk menyentilnya, agar ia sampai di negeri konoha untuk di julidin.
"Aku bilang diam, Heart. Tidak ada yang bisa membantahku" sang kaisar pun langsung pergi dengan membawa salah satu anaknya, Zeco.
.
"Hidup yang mulai Zeus"
"Hidup"
Ketidakadilanadilan yang Zeus rasakan tetap mengesot sampai ia berusia matang, sematang usia mangga manalagi.
Tapi ia bersyukur, setidaknya namanya di gunakan oleh Zeco, kakaknya. Sebagai tanda bahawa ia masih menghargai Zeus sebagai adiknya.
Bahkan hari ini kakaknya menikah dengan janda pirang beranak satu, Mirhael.
Dan tentu saja ia melihatnya dari kejauhan, karena bagaimana pun ayahnya tidak ingin jika dia menampakkan diri dihadapan semua orang, sebab dunia mengetahui jika anaknya hanyalah Zeco.
Pernikahan mereka pun telah selesai, dan para tamu juga sudah pulang.
Bibirnya menyeringai seperti joker.
Ia tidak sabar menanti besok.
"Nikmati waktumu dengan dunia ini dan jandamu itu, Kakak. Karena sebentar lagi. Aku yang akan menggantikanmu. Sungguh baik sekali bukan diriku?, hahaha" tawanya menggema di menara terong yang ia tempati. Sungguh ia tidak sabar untuk besok pagi.
.
Pagi ini digemparkan oleh berita kematian sang kaisar kejam mereka. Kematian yang tiba-tiba ini menggemparkan mereka, karena bagaimana pun tidak ada pemberitaan kaisar sakit atau apapun itu.
Tanpa mereka sadari, bahwa yang mati bukan hanya Kaisar, tapi juga anak kesayangannya.
Ya, Zeus telah berhasil menjalankan rencananya untuk membunuh Zeco dan ayahnya yang bajingan.
Kini ia yang berkuasa, kini bukan hanya namanya yang di gunakan mempimpin, tapi raganya juga.
Dan ia menerima keuntungan banyak dengan semua ini, antaranya dengan dirinya yang bisa bersama Mirhael. Sangat menguntungkan.
Ia jadi tidak sabar merasakan nikmatnya lubang janda, apakah longgar atau masih sempit.
Apalagi Mirhael tidak sadar bukan jika dirinya bukan Zeco. Hahaha.
Tuhan sangat baik kepadanya kali ini.
.
"Sial, kenapa saya bisa berada di sini"
"Terakhir kali, saya sedang mengerjakan tugas kantor bukan?"
"Tempat apa ini. Apakah saya mendadak kaya raya? Tapi saya sudah kaya raya, tapi tempatku tidak seperti ini"
"Ataukah diriku bertransmigrasi seperti novel yang biasanya di baca oleh sepupu centilku itu?"
"Selamat siang, yang mulia kaisar" kini matanya di suguhkan oleh seorang wanita yang lumayan jelek mungkin?.
"???" ia pun menaikkan alisnya heran bercampur dengan kolang kaling, cincau, melon, apukat dan -ehh.
"Ini sudah waktunya yang mulia bangun" ucapnya dengan suara yang seperti tikus kejepit sixpacknya Yangyang dan bisepnya Jaemin.
Tapi setelah mendengar kata yang mulia dari mulut ikan itu, seketika kepalanya pusing 1000 sextriliun.
Grep
Seketika pandangannya menggelap. Kenapa ia bisa selemah ini?. Ia tidak pernah pingsan karena ia selalu sadar diri. Bahkan ia sekuat Jeno, tapi kenapa ia selemah ini.
Wanita gepeng yang tadi berbicara dengannya seketika panik, kenapa 'suaminya' tiba-tiba pingsan.
Ia langsung meminta bantuan kepada orang-orang di luar untuk memanggil tabib.
.
"Jadi saya berpindah ke dunia pokemon ini?"
"Ck, lebih enak di negeri konoha, walaupun negeri itu unik, itu lebih baik daripada disini"
Pikirannya seketika langsung tertuju kepada gadis yang ternyata adik dari sepupu sahabatnya.
Gadis nakal itu kadang mengganggunya dengan tingkahnya yang genit, bahkan pernah sekali gadis nakal itu pergi kerumahnya dan hampir mengintipnya saat mandi dengan bebek-bebek kecilnya.
"Sudahlah, di sini saya bisa seenaknya menyuruh orang-orang tanpa harus berkerja keras"
"Lagipula aku dengan mudah mendapat kenikmatan lubang dari istri dan anak tiri pria ini"
"Hahaha, nikmatnya hidup ini"
.
Hai hai, gw balik lagiii.
Maaf kalo g ngefeel
Makasih udah baca
Jangan lupa vote guyss
KAMU SEDANG MEMBACA
Transmigran Abal-abal
RandomPemuda desa yang harus merawat pria asing yang ternyata orang penting.
