Dan benar saja, di sebuah rumah yang bernama rumah singgah itu banyak orang yang tengah berkumpul.
Misha pun di kenalkan Dila kepada orang-orang yang tengah bergurau ria itu.
Ternyata mayoritas disini adalah lansia, mereka bukan di buang oleh keluarga mereka, tapi karena para lansia ini tersesat di hutan yang berada di sekitar desa.
Dan juga banyak anak-anak yang telah di buang oleh orang tua-nya hingga akhirnya mereka di bawa tinggal disini.
Untung saja rumah singgah ini besar, sehingga bisa memberikan tempat tinggal kepada mereka yang membutuhkan rumah.
Begitu pula Misha, setelah berkenalan dengan seluruh orang di rumah singgah, ia langsung di arahkan ke kamar yang akan ia tempati.
Dan betapa baiknya anggota rumah singgah ini, saat Misha di beri baju dari masing-masing anggota, karena bagaimana pun ia tidak membawa apa-apa dari istana Zeus.
Bahkan mereka menerimanya dengan gembira. Karena akhirnya setelah 5 tahun ada suara tangisan bayi di rumah ini.
Mereka juga tidak menghina Misha, saat Misha bilang jika ia tengah mengandung, dan beralasan di tinggal mati oleh suaminya.
Dila yang mendengarnya sempat terkejut, karena salah satu syarat untuk bekerja di istana Zeus adalah belum menikah. Tapi bagaimana bisa Misha yang telah menikah dan sekarang janda bisa bekerja di istana Zeus?.
Karena tak terlalu ingin memikirkannya, Dila pun menghiraukan pemikiran itu.
Misha yang sudah terlanjur lelah dan pusing langsung berpamitan istirahat.
.
.
.
"Hukuman kalian akan di laksanakan besok" titah Zeus telak.
Bagaimana tidak, saat ia kembali dari misi berburu hewan blasteran ia tidak menemukan jalan pribadinya.
Ia mencari penyebabnya, dan ternyata ia lupa mengunci pintu.
Tapi ini bukan kesalahannya, tapi kesalahan para pengawal dan robot, mengapa tidak bisa mengawasi omega kecil itu.
Tak lupa, ia juga memeriksa CCTV tersembunyi yang tidak di ketahui Misha.
Ia tersenyum licik saat tau penyebab kepergian Misha.
"haha, akhirnya omega bodoh itu tau juga" kekehnya dengan suara tikus kejepit, eh ngga, maksudnya kaya kakek-kakek, i i ini salah nih. Yang bener tuh dengan suara yang berat.
Sedikit ia sayangkan salah satu rahasianya telah terbongkar dengan cepat, padahal ia telah menyiapkan kejutan untuk rahasia ini. Tapi tak apalah, toh dia masih memiliki 'banyak'.
Dan juga ia tak khawatir kemana Misha kabur, ia pasti pergi ke salah tempat tinggal para pelayan itu, ia hanya tinggal memeriksa data para pelayan itu.
.
Hari telah berganti, dan matahari mulai bertugas. Hingga akhirnya omega seksi itu terbangun akibat rasa mual yang membangsatkan.
Huek hoek huek huek
Ahh huhh
"gila sih, kenapa harus gw yang mual, kenapa ga bapaknya aja" dumelnya setelah mendesah lega saat mualnya berhenti.
Huek ho hoekk
Panjang umur sekali mualnya ini. Ia berdoa agar si iblis Zeus merasakannya.
Enak saja ia hanya colok-colok buang tapi tidak ikut menanggung. Sedangkan ia harus mual, mengandung, melahirkan, dan yang lainnya.
Bukannya ia iri, tapi ia marah.
Ia di hamili Zeus dengan imajinasi Zeus yang telah menghamili orang yang di cintainya, Mirhael.
Shit, memikirkan itu membuatnya ingin menangis. Padahal semalam ia sudah lupa dengan kenyataan sepet itu.
Sudahlah, lebih baik ia keluar kamar untuk bertemu keluarga barunya.
.
.
.
Hai hai, gw double update.
Buat yang udah vote dan komen, makasih bangett ya, gw ga nyangka udah buat cerita sejauh ini. Apalagi dengan readers, vote, dan komen yang semakin bertambah setiap gw update.
Gw berdoa semoga kalian tetep menanti update-an gw, dan ga lupa untuk vote dan komen di setiap part.
Untuk yang belum vote, itu terserah kalian untuk vote atau enggak-nya. Tapi tau ga vote kalian tuh berharga bagi setiap penulis, termasuk gw. Jadi di pikirkan lagi ya kalo udah baca setiap part.
Papayy, smpai jmpa lgi besok~~
KAMU SEDANG MEMBACA
Transmigran Abal-abal
RandomPemuda desa yang harus merawat pria asing yang ternyata orang penting.
