$$$$$$$$////////$$$$$$$$$$$
Lanjut gak nih !!!! Lanjut yokkk guyss
Drrrttt..drrrttt.. ponsel Devi bergetar. Devi mengambil nya namun belum sempat tangan nya menggapai ponsel tsb.
Afan telah lebih dulu mengambil nya,kemudian membuka nya.
"Hanya dari operator."
"Kembalikan ponselku tukas Devi berusaha mengambil ponsel nya dari tangan Afan.
"Aku pinjam sebentar saja, aku hanya ingin tahu apa isi dari ponsel snag matahari yang di idola kan banyak orang ini"ujar Afan berkelit karena Devi terus berusaha mengambil kembali ponsel nya.
"Tidak boleh itu privasi ku,kau sangat lancang. Jangan membukanya aissshhhh" pekik Devi kesal.
"Hanya sebentar astaga pelit sekali''
"Gak mau balikin ponsel aku"rengek Devi
"Pinjem dulu"
"Gak boleh. Balikin!!"
"Aku baru sadar sama suara mu cempreng sekali"
Devi mendengus kesal, kemudian memukul pelan bahu Afan dengan kesal.
"Dasar menyebalkan!! Rese!! Udah gitu tengil!!" Teriak Devi,dan ini kali pertama Devi berteriak pada nya.
Bukan nya marah Afan malah tertawa geli.
"Dasar cempreng!!"ledek nya.
"Ishhh cepetan balikin ponsel aku"tukas Devi.
"Diem..atau mau aku cium hehh'' ujar Afan.
Dan sukses membuat Devi mengerjap,kemudian duduk kembali di sofa yang ada di apartemen nya sembari memanyunkan bibirnya.
"Nahh gitu dong, cantik kan kelihatannya" Afan tersenyum puas,melihat Devi yang ciut karena ancaman nya.
Afan pun duduk di samping Devi yang cemberut,dengan tenangnya ia mengotak-atik ponsel Devi. Di bukanya setiap file yang ada di ponsel Devi.
"Kamu namai apa kontak ku di ponsel kamu??"
"Lihat saja sendiri''tukas Devi
"Hahh!! "Afan" doang.. tidak istimewa sekali"gerutu Afan.
"Hehhh.. memang itu kan nama mu,memangnya harus ku namai apa??" Sambar Devi.
"Sebentar biar ku ganti" Afan pun mengganti nama kontaknya di ponsel Devi.
"My bee"
Afan tersenyum puas melihat nama kontak nya.
"Kenapa harus bee??" Tanya Devi
"Karena aku suka panggilan itu,dan yah mulai sekarang kamu harus memanggil ku dengan sebutan bee." Ujar Afan
"Apaan sih gaje bgt.. gak mau nama kamu kan Afan ngapain harus manggil kami bee??" Sahut Devi
"Aku gak mau tahu mulai saat ini dan seterusnya,kamu harus memanggil ku bee dan aku tidak menerima protes apapun" tegas Afan.
Devi mengerjap,ia tahu arti dari sebutan yang di minta Afan itu.
"Coba,aku ingin mendengar nya kamu memanggil ku bee" ujar Afan.
"Hahh!! Nggak aku nggak mau" Devi menyambar ponsel nya dari tangan Afan..
"Aku sudah bilang tidak akan menerima protes cepat panggil aku bee" Afan terkekeh.
Devi gugup kemudian menghela nafas begitu akan mengatakan kata sesuatu yang menurut nya penuh makna.
"Cepat. Afan tak sabaran
"B...b..bee'' suara merdu Devi mengalun memanggilnya dengan sebutan bee.
"Hati Afan menghangat,perasaan nya membuncah bahagia. Senyum manis terukir di wajah tampan nya.
"Devi ikut tersenyum kemudian mengulang kembali panggilan nya, sekarang terlihat lebih tenang dari pada sebelumnya.
"Bee"dan reflek Afan merengkuh Devi kedalam pelukannya kemudian menatap lekat wajah Devi yang kini bak kepiting rebus karena malu.
Kemudian dengan tiba-tiba membaringkan kepalanya dipangkuan Devi.
Devi telonjak, apalagi nafas Afan terasadi kulit perut nya.
"A...ap..apa yang kau lakukan??" Tanya Devi gugup
"Aku ingin tidur sebentar saja,jangan mengusik ku.aku sedang bahagia"tukas Afan membenamkan wajahnya di perut Devi. Membuat Devi menahan nafas beberapa kali. Tubunya menegang karena tingkah Afan.
Tak lama Afan pun tertidur dengan pulas dipangkuan Devi ,Nafasnya teratur menandakan begitu nyaman nya Afan tidur. Tangannya yang melingkar erat di pinggang Devi.
Melihat pemandangan indah di depan matanya ini Devi tersenyum kalem. Pria ini begitu sukses membuat nya menurut tak pernah bisa protes ataupun berkutik.
Tangan Devi terulur mengelus rambut Afan dengan lembut.
Tampan, sangat tampan,wajahnya begitu tegas,dengan mata tertutup damai,bulu mata sedikit lentik,hidung mancung,pipi yang terasa kasar namun nyaman,bibirnya yang tipis namun bewarna pink alami,rahang nya begitu keras.
Benar-benar sempurna,pantas saja Afan di nobatkan sebagai pria tertampan di dunia menurut sosial media.
Afan menggeliat merasakan belaian tangan Devi di wajahnya. Namun tetap melanjutkan tidur nya.
Devi terkekeh melihat tingkah Afan yang begitu manja dan menggemaskan.
Bagaimana jika semua orang tau tingkah lucu Afan ini,, akan bagaimana reaksi merek?? Menggelikan sekali,
Lelah sendiri hingga pada akhirnya Devi pun ikut tertidur..
Dengan posisi Devi bersender di sofa,dan Afan yang tidur di pangkuannya.
Andai saja ini benar-benar ada di dunia nyata..pasti baper banget Wak kita....
Yuhhuuuuu..gimana nih udah romantis belum??
Baper nggak??.. segini dulu yahhh buat part ini..jangan lupa Vote and comment nya guys!!
Jangan lupa follow IG aku @defanlove02
Mohon maaf yahh..kalo nggak ada feelnya...
Masih mikir mau di gimanain nih cerita..
Gak janji update setiap hari yah... Tapi bakalan aku usahain insyaallah.
Maka dari itu kerja sama kalian sangat berpengaruh.. kritik dan saran saya terima.
Salam damai semuanya. Defanfanlovers, SFL, sahabatafan... Semangat menjalani harinya yah..
Seeyouall.... Wassalamu'alaikum
~~~~~happy reading~~~~~~
KAMU SEDANG MEMBACA
perfect love Defan
RomanceBerawal dari sebuah pertemuan yang tidak sengaja. Tanpa afan dan Devi sadari. ini adalah awal kisah mereka. Senyum nya mampu membuat jantung ini tak terkendali, Berdetak tak karuan dan susah untuk kembali di normal kan. ~Serly Artika Sridevi Bolehka...
