Langsung baca aja yah!!!
"Tolong berjalan lah 7 langkah ke samping kiri mu dan lihat ada apa di sana"
Devi menurut. Ia pun berjalan 7 langkah ke samping kiri nya.
Devi celingak celinguk mencari kira kira apa yang ada disana.
Hingga akhir nya penglihatan nya tertuju pada kekasih nya yang sudah berada di depan nya.
Afan merubah posisi nya dengan bertekuk lutut di depan Devi dan mengeluarkan sebuah kotak kecil berwarna merah dari saku jas nya...
Devi menutup mutul nya tak percaya, begitu Afan membuka kotak kecil itu, terlihatdi sana sebuah cincin putih sederhana, dengan hiasan berlian kecil di atas nya tidak terlalu mencolok, tapi malah terkesan cantik dan indah.
Jadi.. Jadi Afan melamar nya?! Apakah Devi bermimpi??!! Ia mengira, kalau Afan akan merayakan monthsarry mereka.
Afan mendongak menatap wajah wanita yg sudah menjadi satu satunya wanita yang mampu membuat seorang Ahmad Afan Khadafi bertekuk lutut di hadapan nya. Wanita yang selalu ada di dalam hati Afan.
"Sayang aku tidak pandai dalam berkata kata romantis, tidak juga pandai dalam hal merayu, aku tak punya kemampuan dalam hal itu.
Yang pasti malam ini aku ingin mengatakan. Aku mencintai mu.. Aku menyayangi mu.. Aku ingin terus menjaga dan melindungi mu...
Dari awal kita bertemu, aku tak pernah bisa untuk mengenyah kan fikiran ku yang terus tertuju pada mu..
Keinginam terbesar dalam hidup ku adalah aku bisa hidup bersama mu, membuat kisah hidup yang berkesan hanya dengan mu bukan orang lain.
Aku sadar, aku bukan lah pria yang sempurna, aku adalah pria yang mempunyai banyak kekurangan. Aku bukan pria kaya, bukan pula pria tampan.
Hanya saja keinginan ku terlalu kuat untuk mendapat kan mu. Aku tak mau kamu berpaling pada pria lain selain aku..
Aku tahu kau wanita dengan segala keunggulan yang melekat dalam diri mu. Dan boleh kah aku berharap lebih?? Aku ingin memiliki mu seutuh nya.
Untuk itu Serli Artika Sridevi, maukah kamu menjadi istri ku. Menjadi ibu dari anak anak ku, membuat kisah yang lebih berkesan, menyongsong masa depan dengan saling merangkul erat, Mau kah kamu menghabis kan sisa umur mu bersama ku, melengkapi segala kekurangan ku, mendampingi ku, menyayangi ku, mencintai ku" Ujar Afan menatap wajah Devi dengan cemas.
Menunggu jawaban yang akan di lontar kan devi.
Devi tak berkata, ia masih terkejut dengan lamaran Afan ini, devi tak tahu harus bicara apa.
Perlahan di raih nya tubuh Afan yang masih bertekuk lutut, untuk berdiri berhadapan dengan nya.
Mata mereka saling menatap dalam, penuh makna, dan sorot nya menyatakan kecintaan yang luar biasa.
Tangan kiri devi melingkar dipinggang Afan, sedangkan tangan kanan nya membelai pipi pria itu.
"Terima kasih telah mencintai ku sedapam itu bee... Terimakasih telah memilih ku untuk menjadi istri dan juga ibu dari anak anak mu kelak.
Aku bukan lah orang yang sempurna seperti bee katakan tadi.. Akujuga banyak sekali kekurangan.
Bee,, tuhan tahu bagaimana aku sangat mencintai mu.. Aku menyayangi mu.. Aku juga ingin bahagia bersamamu.. Membangunkisah kita yang mengagumka .. Aku ingin hiduo dengan mu bee.. Menghabiskan seluruh waktu dan usia ku hanya dengan mu...
Hadirnya bee dalam hidup ku adalah anugerah untuk ku dan memiliki mu adalah kebahagiaan ku.. "Balas devi panjang lebar.
Tatapan Afan tak sedikit pun memalingkan wajah nya dari perempuan cantik ini.
Jujur tak dapat di pungkiri Afan berdebar, menunggu jawaban devi.
" Jadi.. " tuntut Afan meminta kepastian.
Devi tersenyum, dikecup nya lembut bibir Afan yang sedari tadi di gigit oelan oleh sang emou nya, karena cemas.
"Bagaimana bisa aku menolak bee.. Aku mau bee.. Aku mau menikah dengan mu,, akhirnya jawaban yang memuaskan pun keluar dengan indah mengalun merdu terdengan di telinga afan.
Perasaan yang membuncah, hatinya membengkak bahagia. Dengan secepat kilat Afan membawa devi ke dalam pelukan nya, didekapnya tubuh mungil itu dengan erat.
Terima kasih sayang.. Terimakasih.. "bisik Afan bahagia.
" Dipakai dulu sayang.." Afan mengambil cincin dari kotak yang di pegang nya.
"Pakein!!" Manja devi dengan mata berkaca kaca penuh haru.
Afan tersenyum, kemudianmemakai kan cincin itu di jari manis tangan devi.
Sungguh pas dan indah di lihat.
Cuppp... Dikecupnya lembut jemari devi yang kini terdapat cincin indah melingkar dijari manis nya.
Mereka kembali menatap.
"I Love You" bisik Afan mesra, menangkup wajah cantik devi.
Devi tersenyum manis.
"I love You More and Always" Balas Devi.
Entah siapa yang memulai.. Kini kedua bibir mereka telah menyatu, berpelukan mesra, tak ada nafsu di dalam nya.
Ciuman ini seakan mengungkap kan betapa bahagia nya mereka.
Aaa tolong author terbaper baper nih🙃
Gimana tanggapan kalian untuk bab kali ini??
Uhhh akhirnya selesai juga bab lamaran, sekarang tinggal tungguin persiapan pernikahan!!
Jangan lupa vote and coment sebanyak banyak nya yahhh!!
Salam damai defanfanslovers, Sfl, Sahabat Afan.
Wassalamualiku wr.wb
KAMU SEDANG MEMBACA
perfect love Defan
RomanceBerawal dari sebuah pertemuan yang tidak sengaja. Tanpa afan dan Devi sadari. ini adalah awal kisah mereka. Senyum nya mampu membuat jantung ini tak terkendali, Berdetak tak karuan dan susah untuk kembali di normal kan. ~Serly Artika Sridevi Bolehka...
