Apakah kalian pernah menemukan sosok laki laki yang rela tidak makan, tidak minum,dan tidak tidur selama satu Minggu lamanya.sosok laki laki yang rela berdiam diri di dalam masjid selama satu Minggu lamanya, hanya demi berzikir,berdoa, memohon petun...
Seperti biasa sebelum lanjut baca utama kan vote dulu,dan komen juga.
Kalau bisa usahakan untuk komen di setiap paragraf ya.
Kalau ada TYPO bantu tandai aja
Terimakasih
Mohon dukungan nya 🙏
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Waktu seakan berhenti saat kamu menggenggam tanganku,tanpa mengatakan apapun, tanpa mengharapkan apapun,kamu rela memberikan hatimu, senyuman mu dan separuh jiwamu untuk gadis seperti ku.kamu tau, ikatan suci yang kita ukir begitu sangat unik,kamu adalah teman hidup ku,berbagi suka duka ku,dalam kesendirian aku mulai merajut mimpi mimpi indah bersama mu,aku bahkan sampai berpikir pantaskah aku mendapatkan kebahagiaan itu bersama mu, tolong beritahu aku melalui doa mu itu."
Ayna Tarina Mentari
*****
Setelah berbincang-bincang lama dengan Abah Jafar,kini Rayyan mengajak Ayna untuk mengelilingi lingkungan pesantren AZ- Zahir.
"Luas banget mas pesantren nya,di sini udaranya segar lagi."Ucap Ayna terkagum-kagum saat ia melihat betapa luas nya gedung pesantren dan betapa indahnya suasana di lingkungan pesantren AZ- Zahir.
"Mas Rayyan ngajar di sini gak."Tanya Ayna.
"Tidak,tapi saya sering ke sini untuk mengecek keadaan pesantren."
"Lah kenapa gak ngajar,mas Rayyan cocok tau kalau jadi ustadz."
"Saya tidak pantas,saya belum bisa memantaskan diri untuk menjadi seorang ustadz, karena ilmu saya masih belum seberapa,saya masih berusaha belajar untuk menjadi yang lebih baik lagi dalam hidup saya."Jelas Rayyan.
"Masya Allah."Ayna mengulum senyum nya saat ia mendengar penjelasan Rayyan yang begitu luar biasa.
"Mas Rayyan,kalau di sana itu gedung apa,kok ada pembatas tembok nya."Tunjuk Ayna ke salah satu gedung yang di batasi oleh tembok.
Rayyan melihat ke arah yang di tunjukkan Ayna."Itu gedung khusus para santri laki laki."
"Tapi kenapa ada pembatas tembok nya."
"Karena di sini santri laki laki dan santriwati di batasi,agar mereka tidak bisa melihat lawan jenis mereka sendiri,itu di lakukan agar para santri tau batasan nya,dan mereka bisa menuntut ilmu dengan tenang dan nyaman tanpa adanya godaan setan yang membuat pandangan mereka teralih kepada lawan jenis nya sendiri."Jelas Rayyan.
"Masya Allah,jadi itu alasannya."Ayna kagum sendiri dengan penjelasan Rayyan.