TIGA PULUH ENAM

2.1K 107 32
                                        

Assalamualaikum

Sebelum lanjut baca yuk vote dan komen dulu.

Kalau ada TYPO bantu tandai aja

Maaf ya aku sering gak up,pengen aku up cepat,yuk tembusin target komentar nya dulu.

Target komentar 200,tembus aku up cepat.

Terimakasih

Terimakasih

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


*****

Tepatnya di rumah sakit, Rayyan yang tengah di tangani oleh tim medis, sementara Ayna kini tengah panik sendiri,ia berjalan ke sana ke mari,melihat lampu yang berada di ruang operasi yang di mana lampu itu masih berwarna merah menandakan operasi Rayyan belum selesai.

Bahkan di sana sudah ada Zainab, Raya,Kella, Raka, Arya,Tio,Susi,Bahar dan Nek Ijah yang ikut menemani Ayna. Bahar dan Nek Ijah terpaksa ikut pergi bersama Ayna untuk menemani Ayna.

"Ya Allah mas,mas Rayyan harus kuat mas.jangan tinggalin aku mas,aku gak mau kehilangan mas Rayyan."Lirih Ayna.

"Ay,kamu tenang ya, Mas Rayyan pasti akan baik baik saja."Ucap Kella,ia mendekap tubuh Ayna mencoba menenangkan gadis itu.

Ayna mengangguk."Iya mbak,aamin."

"Iya nak,mamah ada di sini,kita semua ada di sini,kita berdoa sama sama ya nak.mamah yakin Rayyan pasti kuat, Rayyan gak akan menyerah begitu saja, Rayyan pasti akan bisa menghadapi ini semua."Ucap Zainab.

Ayna tersenyum."Iya Mah."

"Mbak Ayna, maafin aku ya mbak,ini semua salah aku,aku penyebab semua ini,kalau aja aku gak nyuruh mbak pergi, mungkin semua ini gak akan terjadi seperti ini.maafin aku mbak Ayna,aku menyesal,aku sadar kalau ternyata Mbak gak salah,mbak wanita yang baik,mbak kakak ipar yang baik buat aku."Lirih Raya dengan berlutut di hadapan Ayna.

Ayna menggeleng,ia membangunkan tubuh adik iparnya itu untuk kembali berdiri.

Ayna menatap lekat Raya."Enggak Raya,ini semua bukan salah kamu,aku gak pernah menyalahkan siapapun,lebih baik sekarang kita berdoa sama sama ya,doakan mas Rayyan, semoga mas Rayyan baik baik aja."Ucap Ayna.

Raya mengangguk sambil mengulum senyum."Aamiin, sekali lagi maafin Raya ya mbak."

"Mbak sudah memaafkan kamu."Ayna memeluk tubuh Raya.

"Ayna, sebenarnya apa yang terjadi sama Rayyan, kenapa Rayyan sampai seperti itu, Rayyan terkena tembakan,siapa yang sudah menembak nya."Tanya Arya mengintrogasi.

Ayna terkesiap mendengar nya, jujur ia juga tidak tau apa yang sebenarnya terjadi pada suaminya itu, bagaimana suaminya itu bisa terkena tembakan,siapa yang sudah tega menembak nya."Ayna juga gak tau apa yang terjadi sama mas Rayyan.tadi Ayna sedang menimba air di sumur,tiba tiba saja selendang Ayna terbang ke bawa angin, Ayna mengejarnya dan tiba tiba Ayna bertemu sama mas Rayyan,saat Ayna bertemu mas Rayyan, keadaan mas Rayyan sudah seperti itu."Ucap Ayna menjelaskan.

Jalur langit Captain Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang