TIGA PULUH EMPAT

1.9K 102 24
                                        

Assalamualaikum

Sebelum lanjut baca utama kan vote dan komen.

Kalau bisa komen nya di setiap paragraf ya

Kalau ada TYPO bantu tandai aja

Terimakasih

Terimakasih

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

*****

Waktu Ashar sudah tiba,Rayyan,Arya, Raka dan para jamaah lainnya kini tengah melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah di masjid terdekat.

Rayyan terus saja memikirkan keberadaan Ayna,ia masih teringat dengan mimpinya itu.Rayyan yakin mimpi yang di alaminya,itu pasti sebuah petunjuk dari Allah.

Di saat para jamaah sibuk berdoa bersama setelah selesai melaksanakan sholat Dzuhur, Rayyan bangkit dari duduknya dan berlalu dari sana begitu saja tanpa memberi tahu siapapun.

Kerinduan nya pada istrinya sudah sangat menggebu dan ia tak bisa menunggu lagi, hingga akhirnya Rayyan memutuskan untuk pergi ke pulau yang ada di dalam mimpinya itu,karna ia di mana pulau tersebut.

Rayyan pergi ke pantai menggunakan mobil,dan ia pergi hanya seorang diri.sesampainya di pantai Rayyan langsung memesan kapal zet laut untuk menuju pulau tersebut.

Sesampainya di pulau tersebut, Rayyan langsung bergegas masuk ke dalam pulau,yang pasti untuk mencari keberadaan Ayna, karna ia yakin Ayna berada di pulau itu.

"AYNA."Teriak Rayyan.

"Ayna kamu di mana, Ayna saya datang ke sini,kamu di mana."

"Saya gak boleh menyerah,saya yakin mimpi itu benar,dan saya yakin itu pasti petunjuk dari Allah tentang keberadaan istri saya."Gumam Rayyan kala rasa putus asa mulai menghampiri nya.

*****

Di sisi lain, Arya,Raka dan para jamaah lain, mereka semua mencari keberadaan Rayyan yang tiba tiba menghilang usai berdoa, mereka khawatir dengan kondisi Rayyan yang tidak baik-baik saja, bahkan mereka juga khawatir Rayyan melakukan hal yang nekat di luar sana.

"Mas Arya,gimana?.apa sudah ada kabar ke mana mas Rayyan pergi."Tanya Raka. Arya menggeleng.

Raka menghela napas,dan tiba tiba saja ia teringat akan suatu hal."Apa jangan jangan mas Rayyan pergi ke pulau itu."Ujar Raka.

"Mas Raka benar,saya juga berpikir seperti itu,mas Rayyan pasti nekat pergi ke sana untuk mencari istri nya."Sahut sang kyai.

"Kalau begitu saya harus ke sana."

"Saya ikut."

Arya mengangguk."Iya mas Raka,kalau begitu ayo kita ke sana."

Raka mengangguk."Pak Kyai,saya dan mas Arya ijin pergi dulu, tolong doakan saya, semoga saya bisa menemukan mas Rayyan di sana dan semoga saya mas Arya dan mas Rayyan bisa menemukan Ayna juga."Ucap Raka.

Jalur langit Captain Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang