DUA PULUH SEMBILAN

1.7K 93 22
                                        

Assalamualaikum

Seperti biasa sebelum lanjut baca utama kan vote,dan komen juga

Kalau bisa komen nya di setiap paragraf ya

Kalau ada TYPO bantu tandai aja

Aku cuman minta vote sama komen doang kok,aku gak minta bayaran, hehehe.

Terimakasih sudah berbaik hati

Terimakasih sudah berbaik hati

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


*****

Mobil yang di kendarai Rayyan dan Arya berhenti tepat di kediaman rumah Tio,orang orang berada di mobil tersebut langsung turun dari mobil, mereka semua langsung melangkah masuk ke dalam rumah kediaman Tio.

"Assalamualaikum."Salam seseorang yang baru saja masuk ke dalam rumah yang bertingkat dua itu.

"Wa, Alaikumsalam."Balas Tio dan Susi terkejut saat mereka tiba tiba saja mendapati keluarga Rayyan.

"Bu Zainab,Nak Rayyan."Ujar Susi.

"Ayna mana."Tanya Susi saat ia tidak mendapati Ayna yang tidak ada bersama mereka.

Hati Rayyan tiba tiba saja merasa sakit saat mendengar hal itu, istrinya tidak ada di rumah kedua orang tua nya,lalu di mana istrinya itu.

"Apa Ayna tidak ada di sini."Tanya Zainab.

Susi menggeleng."Tidak bu,bukannya Ayna sekarang tinggal di rumah ib."

"Astaghfirullah aldzim ya Allah,di mana Ayna,apa yang terjadi pada menantu saya ya Allah."Lirih Zainab.

Mendengar hal itu membuat Susi mengerenyit bingung."Ada apa sama Ayna, Ayna baik baik saja kan."Tanya Susi dengan wajah khawatir.

"Di mana Tasya."Tanya Rayyan,ia tak bisa berlama-lama lagi dengan semua itu,yang ia inginkan hanya ingin segera menemukan keberadaan istrinya.

Hening, hingga akhirnya mata Rayyan tertuju pada sosok wanita yang sedang menuruni anak tangga,tangan Rayyan mengepal kuat saat ia melihat siapa wanita itu.

"Tasya."Gumam Rayyan lalu menghampiri Tasya yang baru saja menuruni anak tangga.

Semua keluarga pun ikut menghampiri Tasya, meskipun Tio dan Susi belum mengerti maksud kedatangan Rayyan beserta keluarga nya yang tiba tiba menanyakan keberadaan Ayna.

Tasya terkejut saat ia mendapati Rayyan yang tiba-tiba ada di hadapannya."Captain Rayyan."

"Apa yang sudah kamu lakukan sama istri saya,di mana Ayna,kamu pasti tau kan di mana Ayna.saya tau semua yang terjadi sama istri saya pasti ada kaitannya sama kamu, katakan di mana istri saya."

Rayyan melontarkan setiap pertanyaan yang membuat Susi dan Tio tak mengerti mendengar nya.sementara Tasya,gadis itu hanya terdiam membisu dengan wajah yang terlihat ketakutan, bagaimana ia tak takut, apa yang di katakan Rayyan itu memang benar, hilangnya Ayna memang ada kaitannya dengan nya.

Jalur langit Captain Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang