DUA PULUH SATU

1.6K 81 3
                                        

Assalamualaikum

Seperti biasa sebelum lanjut baca utama kan vote dulu dan komen juga.

Kalau bisa komen nya di setiap paragraf ya, hehehehe.

Kalau ada TYPO bantu tandai aja

Terimakasih

Terimakasih

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

*****

Rayyan beralih menatap Ayna,yang di mana gadis itu sedang menunduk, setelah nya pandangan Rayyan kembali menatap Arya yang tengah menunggu jawaban.

"Dia adalah istri saya."Jawab Rayyan dengan semakin menggenggam erat tangan Ayna.

"Apa,istri lo."Arya terkejut bukan main setelah mendengar hal itu dari Rayyan.

Bagaimana Arya tak terkejut,tiba tiba saja Rayyan sudah mempunyai seorang istri,kapan mereka menikah?,dan kenapa mereka tidak mengabari nya?,itulah yang membuat Arya bingung sendiri.

"Kenapa,kaget."

Arya menganguk dengan menatap sendu Rayyan."Tapi bagaimana bisa."

"Bisa dong,kan saya sudah menikah."

"Tapi kenapa lo gak ngabarin gue,kalau lo mau nikah."Ujar Arya.

Rayyan mengerenyitkan kening nya."Untuk apa saya mengabari kamu, untuk minta restu sama kamu."

"Ya gak gitu juga konsep nya dodol.ya gue kaget aja,tiba tiba lo udah punya istri,dan lo gak ngabarin gue buat datang ke pernikahan lo gitu."

"Untuk apa juga kamu datang,lagi pula saya tidak berharap kamu untuk datang di pernikahan saya."

Mandengar hal itu Arya langsung mengerucutkan bibirnya kesal, sungguh tega sekali sepupunya itu."Tega lo."

"Kamu yang lebih tega,setelah kamu pergi ke Singapura dan meninggalkan saya, kemana aja kamu.kamu tidak pernah mengabari saya,dan bahkan ponsel kamu pun tidak aktif, jadi buat apa juga saya ngabarin kamu,apa kamu pernah mengabari saya."

Arya malah menggeleng dengan menyengir."Maaf,gue ganti nomor dan gue lupa sama nomor lo."

Rayyan menghela napas gusar nya."Terus."

"Iya gue minta maaf,ya gue akui gue salah."

"Tapi sumpah gue benar benar kaget banget kalau lo udah punya istri."Ungkap Arya.

"Sekarang kamu sudah tau kan."

"Ihssss...... nyebelin lo."

Rayyan terkekeh kecil, pandangan nya kembali menatap Ayna yang masih setia menudukan kepalanya, Rayyan merasa sangat bahagia melihat istrinya sendiri begitu menjaga pandangan nya kepada laki laki lain.

Jalur langit Captain Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang