* * *
"Kelompoknya akan saya sebutkan masing-masing. Rakha, Naura, Yuenda, Dafi, Cakra, Queen. Untuk kelompok satu lagi, Adara, Aksa, Alvaro, Vinia, Putri, Arvin," sebut kepala sekolah. Seterusnya, seluruh siswa pun mendapatkan kelompok masing-masing.
"Kalian cuma perlu nyelesaiin misi aja. Nanti kalian dikasih peta buat petunjuk pos 1, pos 2, dan pos 3. Tiap pos ada misi yang harus diselesain. Ingat, penerangan kalian cuma lilin. Paham anak-anak?" ujar kepala sekolah memberi pengarahan.
"Nau, loh kok ikut sih? Kan lagi sakit," gumam Rakha agak cemas kalau Naura kenapa-kenapa lagi.
"Udah gue sembuh kok. Lagian ada Queen sama Yuenda juga," jawab Naura sambil nepuk pundak Rakha.
"Yaudah, tapi lo harus deket gue. Gue takut lo kenapa-kenapa lagi."
"Gila lo." Naura nyengir.
"Gue serius!" ucap Rakha agak keras.
"E-em iya, Kha."
Tak lama kemudian, mereka dipersilakan masuk ke hutan buat jurit malam. Kelompok Rakha pun mulai jalan.
"Eh, kenapa muka kalian bertiga kayak ketakutan gitu?" tanya Cakra, ngeliat Queen, Yuenda, dan Naura.
"Enggak kok, kita nggak apa-apa," balas Queen dengan senyum terpaksa.
"Iya, nggak apa-apa," timpal Naura.
"Udah gini aja, cewek sama cowok dipasangin biar aman. Gue sama Naura ya," ucap Rakha sambil narik tangan Naura dan liat peta.
"Gimana, Rak? Peta jelas nggak? Kita udah di pos berapa?" tanya Dafi yang jalan bareng Yuenda.
"Sebentar lagi nyampe pos 1," jawab Rakha.
"Yaudah lanjut pelan-pelan," kata Dafi.
"Yuk," timpal Cakra.
Sementara itu, kelompok Adara juga jalan menuju pos 1. Tiba-tiba Vinia kesandung batang kayu cukup besar karena nggak fokus, ditambah lilinnya mati.
"Aduhh, sakit banget!" gumam Vinia sambil megangin kaki dan nangis.
"Makanya pelan-pelan," ucap Alvaro sambil mijitin kakinya.
"Pelan-pelan, aaa Varo!" Vinia refleks mukulin punggung Alvaro dan jambak rambutnya.
"Sabar ya, Vin," hibur Putri yang duduk di sampingnya.
"Udah, stop nangis. Gue takut hantu denger terus datengin kita, serem banget," ucap Adara refleks sambil nggak sadar meluk Aksa.
"Heh lo, jangan ambil kesempatan," celetuk Arvin yang ngeliat Adara.
"Eh jijik gue sama Aksa!" seru Adara buru-buru ngelepasin pelukan.
"Loh, tapi lo suka kan sama gue?" Aksa senyum lebar.
"Kepedean lo, Sa."
"Ya tapi lo suka kan, Dar," sahut Putri godain.
"Dah-dah, jangan ribut. Vinia masih sakit kan, gue gendong aja ya," ucap Alvaro ulurin tangan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rakha (End)
Fiksi RemajaSeorang anak CEO besar! Ia di jodohkan dengan anak perusahaan terbesar di jakarta pusat!. ELISA NAURA EBALEND RADEN RAKHA DANISWARAH Start: 19 Juni 2023. Finis: 11 November 2023. Murni cerita🥀 KALAU GAK SUKA, GAK USAH BACA! SELAMAT MEMBACA ☺️👍
